MANAGED BY:
SENIN
01 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 25 Januari 2021 10:40
‘Dukun’ Cabul, Gerayangi Korban dengan Alasan Gaib
DIAMANKAN: Diduga lakukan penganiayaan terhadap anak di bawah umur, AS yang berpura-pura jadi dukun diamankan Polsek Sebatik Timur, Sabtu (23/1)./DOKUMENTASI POLSEK SEBATIK TIMUR

PROKAL.CO,

NUNUKAN - Pria berinisial AS (19) ditangkap personel Polsek Sebatik Timur karena diduga menjadi dukun cabul. AS menganiaya korbannya yang baru berumur 9 tahun. Itu bahkan dilakukan di depan kakek korban saat berada di rumah korban sendiri, Kamis (21/1).

Kapolsek Sebatik Timur, Iptu Khomaini mengatakan, palaku dibekuk pada Sabtu (23/1) sekira pukul 21.00 WITA, saat sedang berada di rumahnya di Desa Sungai Pancang, Sebatik Utara. Keberadaan pelaku tercium usai personel Polsek Sebatik melakukan penyelidikan selama 2 hari sejak Kamis (21/1) pasca dilaporkan. “Kami bekuk di rumahnya tanpa perlawanan. Setelah itu langsung kami bawa ke Mapolsek Sebatik Timur untuk kami amankan dan kami periksa lebih lanjut,” ujar Khomaini saat diwawancarai, Minggu (24/1).

Khomaini pun menceritakan kronologis kejadian, sekira pukul 22.00 WITA, Kamis (21/1), pelaku mendatangi rumah pelapor yang merupakan kakek korban, dengan alasan bahwa ingin jalan-jalan dan bertamu. Kakek korban pun menyambut pelaku tanpa mencurigai apa pun.

Saat itu kakek korban, pelaku beserta seorang saksi, sedang bercerita di teras rumah kakek korban membahas tentang pekerjaan dan hal lainnya. Namun, sekira pukul 01.00 WITA, pelaku memberitahukan kepada kakek korban bahwa rumah yang ditinggalinya sedang terdapat bahaya. Kemudian pelaku bersama kakek korban berdiri dan menuju ke halaman rumahnya.

Tak lama kemudian, pelaku melakukan aksinya dengan berpura-pura menjadi dukun dan menarik benda gaib yang ada di sekitar halaman rumah kakek korban. Kemudian pelaku memperlihatkan kepada kakek korban benda jarum beserta garam dan mengatakan bahwa barang tersebut merupakan barang gaib yang telah ditanam oleh orang lain di rumahnya. “Padahal garam dan jarum tersebut sudah disiapkan oleh pelaku dari rumahnya sebelum ke rumah korban,” kata Khomaini menceritakan kronologis.

Aksi pelaku sontak dipercayai kakek korban, bahkan dirinya mengira pelaku adalah dukun atau paranormal. Pasca melakukan aksi tipu dayanya, pelaku meminta izin kepada kakek korban untuk membuang air kecil di kamar mandi. Kakek korban pun kemudian mempersilakan pelaku untuk masuk ke kamar mandi. Ketika hendak ke kamar mandi, pelaku sempat membuka kelambu yang di dalamnya ada korban yang sedang tertidur. Setelah membuka kelambu, pelaku kembali keluar dan duduk lagi bersama kakek korban.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 15:13

Pembangunan Harus Berdasarkan Kebutuhan

<p>MALINAU - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Malinau, Dr Ernes Silvanus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers