MANAGED BY:
SELASA
09 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 19 Januari 2021 13:49
PPPK Dibuka, Bakal Ada yang ‘Didepak’

Wali Kota: Aturan Pusat Membuat Kita Bingung

PROKAL.CO,

TARAKAN - Rekrutmen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di Bumi Paguntaka masih diupayakan Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan. Hal ini bahkan menjadi pembahasan antara Pemkot Tarakan dengan guru honorer, Senin (18/1).

Kepada Radar Tarakan, Wali Kota Tarakan, dr. Khairul, M.Kes, mengatakan, pemerintah pusat mengarahkan guru honorer ke depan dapat diangkat dengan status PPPK. Nah, 2021 ini dikatakan Khairul pihaknya belum menerima surat secara resmi, namun hanya menerima informasi melalui video dan virtual meeting terkait program 1 juta guru PPPK. “Persoalannya adalah, surat pengumuman tentang adanya perekrutan guru PPPK itu baru nyampai tanggal 23 November 2020, sementara APBD sudah tutup pada 30 September 2020 kemarin. Karena ini memang amanat dari Mendagri. Ini juga sudah dibahas sejak Juni 2020, sehingga memang ada pernyataan bahwa itu dibiayai APBN, tapi pernyataan itu melalui video atau virtual yang tidak bisa kami pegang, karena yang kami pegang itu adalah surat terakhir dari Menpan-RB bahwa jika kepala daerah mengusulkan PPPK, maka harus membuat surat penyataan bahwa sanggup membayar gaji dan tunjangan. Ini masalahnya,” ungkap Khairul.

Hal inilah yang menjadi polemik, antara guru honorer dan pemerintah. Khairul menjelaskan bahwa APBD merupakan uang rakyat dan bukan hanya milik satu golongan. Namun karena desakan yang begitu kencang dari guru honorer, maka pihaknya menawarkan opsi dengan catatan meminta pernyataan dari guru honorer yang ingin dibuka formasinya.

“Kalau kami lihat guru honorer di negeri sekarang ada 425 formasi guru honorer PPPK yang memenuhi syarat. Tapi ada 475 guru swasta yang memenuhi syarat untuk mengikuti tes, sehingga ada kemungkinan yang diterima PPPK bisa saja bukan dari honorer negeri, tapi dari swasta. Oleh karena itu solusinya, Disdikbud harus membuat surat pernyataan kepada seluruh guru honorer yang mau formasinya dibuka bahwa siap jika bukan dirinya yang lulus maka posisinya akan diganti sehingga tidak menjadi guru honorer lagi karena tidak mungkin membiayai dua-duanya,” jelas Khairul.

Menyoal dana alokasi umum (DAU) atau yang biasa dikenal dengan dana transfer umum (DTU) dikatakan Khairul merupakan dana yang telah lama ada. Namun peruntukan dana tersebut hanya untuk yang ada saat ini.

Untuk itu dalam hal ini Khairul menginginkan agar guru honorer bersikap legawa untuk digantikan dengan PPPK. Sebab itu, dalam hal ini pihaknya akan melakukan pemungutan suara dari guru honorer. Keputusan ini dinilai Khairul juga akan meningkatkan anggaran untuk guru, namun dalam jumlah yang tidak terlalu besar.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Senin, 08 Maret 2021 14:47

Deadline Visi Misi Hanya 3,5 Tahun

TARAKAN – Kepala daerah yang terpilih pada pemilihan serentak tahun…

Senin, 08 Maret 2021 14:44

Tiga Sekolah Gelar Simulasi PTM

TARAKAN - Setelah sekian lama menunggu, akhirnya pelaksanaan simulasi pembelajaran…

Senin, 08 Maret 2021 14:42

Sukses Digelar, Antusias Peserta Tinggi

TARAKAN - Antusias tinggi terlihat dalam Mini Kontes Ikan Cupang…

Jumat, 05 Maret 2021 11:31

BI Siapkan Langkah Dukung PEN, Ini yang Dilakukan...

TARAKAN – Berbagai langkah dilakukan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI)…

Jumat, 05 Maret 2021 10:00

Sarana Prasarana Minim, Optimis Perbaiki Pelayanan

TARAKAN - Lembaga Permasyarakat (Lapas) Kelas II A Tarakan mencanangkan…

Jumat, 05 Maret 2021 09:57

Sabtu Sore, Panitia Mulai Buka Pendaftaran

TARAKAN –Mini Kontes Ikan Cupang Hias Radar Tarakan Vol. 1…

Jumat, 05 Maret 2021 09:53

Disdagkop Selidiki Penjualan Elpiji di atas HET

TARAKAN – Keluhan masyarakat melalui media sosial (medsos) yang menyebutkan…

Jumat, 05 Maret 2021 09:48

BI Siapkan Berbagai Langkah Dukung PEN

TARAKAN – Berbagai langkah dilakukan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI)…

Kamis, 04 Maret 2021 11:46

Psikolog: Bekerja Usia Dini Pengaruhi Mindset Anak

TARAKAN – Maraknya pedagang cilik akhir-akhir ini yang berseliweran di…

Kamis, 04 Maret 2021 11:43

Penegakan Hukum Jadi Atensi

TARAKAN - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tarakan, Adam Saimima, untuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers