MANAGED BY:
SELASA
09 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 18 Januari 2021 11:15
Evaluasi Vaksinasi Covid-19 Tahap I di Kaltara, Cakupan Rendah, Bermasalah di Sistem
ilustrasi

PROKAL.CO,

JURU Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kaltara, Agust Suwandy menyampaikan, pelaksanaan vaksinasi di Kaltara yang saat ini berjalan di Tarakan dan Bulungan. Dengan cakupan 3.94 persen untuk Tarakan dan Bulungan dari 279 orang sebanyak 27 orang yang tidak vaksin, 36 orang ditunda dan 216 yang telah vaksin. “Alasannya, pelaksanaan baru di wilayah Bulungan dan Tarakan, itu pun masih beberapa faskes (fasilitas kesehatan) yang belum bisa kami lihat di laporan by system. Besok (hari ini) akan dipantau manual,” ucap Agust Suwandy kepada Radar Tarakan, Minggu (17/1).

Selain itu, sumber daya manusia (SDM) tenaga kesehatan (nakes) yang mendapatkan pesan singkat hanya sebagian. Padahal, total SDM kesehatan di Tarakan 2.273 orang dan Bulungan 1.451 orang. Dan untuk alokasi distribusi vaksin tahap I ada 10.680. “Baru sebagian SDM kesehatan yg mendapatkan SMS blast. Dan masih sering terjadi kesulitan dalam registrasi, sistem masih sering bermasalah,” jelasnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Kapala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltara ini menceritakan ada beberapa nakes yang harus ditunda dan dibatalkan untuk divaksin. Penyebabnya, setelah melalui screening tidak memenuhi syarat. “Beberapa harus ditunda atau dibatalkan karena tidak memenuhi syarat kesehatan,” singkatnya.

Kemudian, kondisi ratusan orang yang telah divaksin sejauh ini baik-baik saja tanpa keluhan. Itu dibuktikan dengan tidak adanya laporan atas keluhan usai divaksin. “Bagi yang sudah divaksin sampai sekarang belum ada yang menyampaikan keluhan,” tambahnya.

Sementara, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bulungan, Ali Patokah menambahkan, pasca divaksin sejauh ini ia tidak merasakan keluhan yang berarti. Hanya pihaknya merasakan bengap 1 jam setelah vaksin. “Satu jam setelah vaksin sempat bengap, sedikit saja tidak sampai setengah menit. Saya bawa kerja, membantu pemakaman pasien Covid di Panca Agung. Alhamdulillah, tidak ada rasa apa-apa lagi. Saat disuntikan juga tidaka rasa apa. Bagus saja masuknya. Biasakan disuntik ada rasa itu tidak ada sama sekali,” pungkasnya.

REGISTRASI ULANG NAKES

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Senin, 08 Maret 2021 14:47

Deadline Visi Misi Hanya 3,5 Tahun

TARAKAN – Kepala daerah yang terpilih pada pemilihan serentak tahun…

Senin, 08 Maret 2021 14:44

Tiga Sekolah Gelar Simulasi PTM

TARAKAN - Setelah sekian lama menunggu, akhirnya pelaksanaan simulasi pembelajaran…

Senin, 08 Maret 2021 14:42

Sukses Digelar, Antusias Peserta Tinggi

TARAKAN - Antusias tinggi terlihat dalam Mini Kontes Ikan Cupang…

Jumat, 05 Maret 2021 11:31

BI Siapkan Langkah Dukung PEN, Ini yang Dilakukan...

TARAKAN – Berbagai langkah dilakukan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI)…

Jumat, 05 Maret 2021 10:00

Sarana Prasarana Minim, Optimis Perbaiki Pelayanan

TARAKAN - Lembaga Permasyarakat (Lapas) Kelas II A Tarakan mencanangkan…

Jumat, 05 Maret 2021 09:57

Sabtu Sore, Panitia Mulai Buka Pendaftaran

TARAKAN –Mini Kontes Ikan Cupang Hias Radar Tarakan Vol. 1…

Jumat, 05 Maret 2021 09:53

Disdagkop Selidiki Penjualan Elpiji di atas HET

TARAKAN – Keluhan masyarakat melalui media sosial (medsos) yang menyebutkan…

Jumat, 05 Maret 2021 09:48

BI Siapkan Berbagai Langkah Dukung PEN

TARAKAN – Berbagai langkah dilakukan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI)…

Kamis, 04 Maret 2021 11:46

Psikolog: Bekerja Usia Dini Pengaruhi Mindset Anak

TARAKAN – Maraknya pedagang cilik akhir-akhir ini yang berseliweran di…

Kamis, 04 Maret 2021 11:43

Penegakan Hukum Jadi Atensi

TARAKAN - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tarakan, Adam Saimima, untuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers