MANAGED BY:
SENIN
18 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Kamis, 14 Januari 2021 11:20
Miras Tak Bertuan Diserahkan ke Bea Cukai
PENYERAHAN MIRAS: Lanal Nunukan menyerahkan 360 botol miras kepada KPPBC melalui konferensi pers di Mako Lanal, Selasa (12/1)./DOKUMENTASI LANAL NUNUKAN

PROKAL.CO,

NUNUKAN – Setidaknya ada 360 botol minuman keras (miras) yang diserahkan Lanal Nunukan ke Kantor Pelayanan dan Penindakan Bea Cukai (KPPBC), Selasa (12/1). Miras tersebut, tangkapan Tim Second Fleet Quick Response (SFQR) Lanal Nunukan pada Sabtu (9/1) lalu.

Danlanal Nunukan, Letkol Laut (P) Nonot Eko Febrianto mengatakan, pada pukul 22.35 WITA, Sabtu (9/1) lalu, patroli tim SFQR mengamankan sebuah speedboat yang diduga memuat barang ilegal berupa miras dari Malaysia dan dicurigai akan dibawa ke Nunukan.

Saat itu, menggunakan Kapal Sea Rider, tim SFQR melakukan patroli dan pemantauan di jalur perairan perbatasan RI–Malaysia. Sekira sejam kemudian, terlihat dua speedboat melaju beriringan dari arah Tawau, Malaysia.

“Dalam jarak yang masih cukup jauh, sepertinya terduga pelaku penyelundupan melihat keberadaan kapal patroli kami, sehingga motoris yang memuat miras, diduga melompat ke speedboat satunya dan langsung pergi menjauh,” ujar Nonot merilis lewat kepada Radar Tarakan, Selasa (12/1).

Keganjilan tersebut pun menimbulkan kecurigaan petugas, sehingga mereka bergerak dan langsung memeriksa speedboat yang ditinggalkan. “Sayangnya saat itu, malam hari dan visibility (jarak penglihatan) terbatas karena gelap akan memengaruhi pengejaran, sehingga kami memilih melakukan penelusuran dari speedboat yang ditinggalkan ketimbang mengejar motoris dan ABK,” tambah Nonot.

Benar saja, di dalam speedboat, ditemukan 360 botol miras asal Malaysia dengan dua jenis merek berbeda. Barang bukti itu, akhirnya dibawa ke Mako Lanal Nunukan. Barang bukti selain miras yang diamankan pun, juga ada speedboat bermesin 40 PK. “Jadi patroli itu, perintah langsung dari Panglima Armada 2 dan Lantamal XIII Tarakan, untuk melaksanakan pencegahan terhadap barang ilegal masuk ke wilayah Indonesia. Ini juga sudah tugas pokok Lanal Nunukan,” ungkap Nonot.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Minggu, 17 Januari 2021 15:23

Lima Kecamatan Terdampak Banjir Kiriman dari Malaysia

NUNUKAN - Banjir kiriman yang menimpa lima kecamatan di Kabupaten…

Sabtu, 16 Januari 2021 09:27

Banyak Pengungsi Kehilangan KTP dan KK

NUNUKAN – Setelah diungsikan di Pasar Pujasera, Liem Hie Djung…

Jumat, 15 Januari 2021 09:40

Nunukan Usul 525 P3K Formasi Guru

NUNUKAN - Setidaknya ada 525 kuota untuk pegawai  pemerintah dengan…

Kamis, 14 Januari 2021 11:20

Miras Tak Bertuan Diserahkan ke Bea Cukai

NUNUKAN – Setidaknya ada 360 botol minuman keras (miras) yang…

Rabu, 13 Januari 2021 11:32

Situasi Darurat, 29 KK Diungsikan ke Pujasera

NUNUKAN – Menghadapi cuaca tidak menentu, pengungsi korban kebakaran RT…

Selasa, 12 Januari 2021 10:12

Api dari Kompor, Motif Pelaku Pembakaran Itu Didalami

 NUNUKAN - Hingga kini, motif pelaku melakukan penimpasan terhadap sejumlah…

Senin, 11 Januari 2021 11:41

Dipersiapkan Lebih Awal, SOA ke Krayan Disiapkan Rp6 Miliar Lebih

NUNUKAN - Penerbangan bersubsidi ke wilayah Krayan dipersiapkan lebih awal…

Senin, 11 Januari 2021 10:49

Vaksin Sinovac Cukup Aman

SETELAH tibanya vaksin Sinovac di Kaltara beberapa hari lalu, kini…

Senin, 11 Januari 2021 10:47

Di Nunukan, Pembatasan Sosial Berskala Lokal Lebih Efektif

MENGHADAPI gelombang Covid-19 dengan varian barunya, Pemkab Nunukan masih kukuh…

Senin, 11 Januari 2021 10:42

Ribut dengan Istri, Timpas 7 Orang Lalu Bakar Rumah

NUNUKAN – Kebakaran besar melanda Pasar Sentral Inhutani sekira pukul…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers