MANAGED BY:
MINGGU
24 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Kamis, 14 Januari 2021 11:20
Miras Tak Bertuan Diserahkan ke Bea Cukai
PENYERAHAN MIRAS: Lanal Nunukan menyerahkan 360 botol miras kepada KPPBC melalui konferensi pers di Mako Lanal, Selasa (12/1)./DOKUMENTASI LANAL NUNUKAN

PROKAL.CO,

NUNUKAN – Setidaknya ada 360 botol minuman keras (miras) yang diserahkan Lanal Nunukan ke Kantor Pelayanan dan Penindakan Bea Cukai (KPPBC), Selasa (12/1). Miras tersebut, tangkapan Tim Second Fleet Quick Response (SFQR) Lanal Nunukan pada Sabtu (9/1) lalu.

Danlanal Nunukan, Letkol Laut (P) Nonot Eko Febrianto mengatakan, pada pukul 22.35 WITA, Sabtu (9/1) lalu, patroli tim SFQR mengamankan sebuah speedboat yang diduga memuat barang ilegal berupa miras dari Malaysia dan dicurigai akan dibawa ke Nunukan.

Saat itu, menggunakan Kapal Sea Rider, tim SFQR melakukan patroli dan pemantauan di jalur perairan perbatasan RI–Malaysia. Sekira sejam kemudian, terlihat dua speedboat melaju beriringan dari arah Tawau, Malaysia.

“Dalam jarak yang masih cukup jauh, sepertinya terduga pelaku penyelundupan melihat keberadaan kapal patroli kami, sehingga motoris yang memuat miras, diduga melompat ke speedboat satunya dan langsung pergi menjauh,” ujar Nonot merilis lewat kepada Radar Tarakan, Selasa (12/1).

Keganjilan tersebut pun menimbulkan kecurigaan petugas, sehingga mereka bergerak dan langsung memeriksa speedboat yang ditinggalkan. “Sayangnya saat itu, malam hari dan visibility (jarak penglihatan) terbatas karena gelap akan memengaruhi pengejaran, sehingga kami memilih melakukan penelusuran dari speedboat yang ditinggalkan ketimbang mengejar motoris dan ABK,” tambah Nonot.

Benar saja, di dalam speedboat, ditemukan 360 botol miras asal Malaysia dengan dua jenis merek berbeda. Barang bukti itu, akhirnya dibawa ke Mako Lanal Nunukan. Barang bukti selain miras yang diamankan pun, juga ada speedboat bermesin 40 PK. “Jadi patroli itu, perintah langsung dari Panglima Armada 2 dan Lantamal XIII Tarakan, untuk melaksanakan pencegahan terhadap barang ilegal masuk ke wilayah Indonesia. Ini juga sudah tugas pokok Lanal Nunukan,” ungkap Nonot.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 15:13

Pembangunan Harus Berdasarkan Kebutuhan

<p>MALINAU - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Malinau, Dr Ernes Silvanus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers