MANAGED BY:
RABU
27 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 13 Januari 2021 11:32
Situasi Darurat, 29 KK Diungsikan ke Pujasera

Pelaku Penganiayaan dan Biang Kebakaran Meninggal

DIUNGSIKAN: Setidaknya akan ada 29 KK yang akan diungsikan ke Pasar Pujasera, Nunukan Utara, Selasa (12/1)./RIKO ADITYA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO,

NUNUKAN – Menghadapi cuaca tidak menentu, pengungsi korban kebakaran RT 10 Jalan Pasar Sentral Inhutani, Nunukan Utara yang sedang mengungsi di pos darurat di lapangan terminal samping Kelurahan Nunukan Utara, akan diungsikan ke gedung Pasar Pujasera, Nunukan Utara.

Kasubdit Kedaruratan BPBD Nunukan, Hasan mengatakan, pemindahan lokasi pengungsian dikarenakan kendala kondisi medan setelah terjadi hujan. Selain itu, menghindari kerumunan di masa pandemi. Di Pasar Pujasera, pengungsi akan menempati masing-masing petak.

“Jadi kami pisah memang, 1 KK diberikan 1 blok tempat. Hanya di Pasar Pujasera hanya 68 blok. Namun kami diprioritaskan bagi pengungsi saja yang mengisi bloknya, karena KK yang lainnya kan sudah ada yang di tempat keluarganya dan ada tempat lain, di Pujasera benar-benar untuk pengungsi yang sama sekali tidak punya tempat. Pengaturannya akan diatur kemudian lagi sebaik mungkin, supaya kita berharapnya tidak berkumpul juga, selain menghindari cuaca,” ungkap Hasan saat diwawancarai, Selasa (12/1).

Soal berapa lama pengungsi ditempatkan di Pasar Pujasera, pihaknya bersama intansi terkait masih akan melakukan pembahasan. “Jadi nanti dilihat, misal apakah tanggap daruratnya hanya sepekan, namun jika dinas yang bersangkutan yang punya tempat memberikan waktu selama sebulan, kami bisa terapkan selama sebulan, selebihnya mandiri,” jelas Hasan.

Memang diakui Hasan, setelah melakukan verifikasi, tak sedikit masyarakat yang memanfaatkan situasi. Setelah verifikasi, terdata sebanyak 75 kepala keluarga (KK). Namun setelah di cek RT secara detail, ada yang terdeteksi tidak ada rumahnya akhirnya data valid jumlah KK hanya 70 KK. Dari 70 KK yang ada, setidaknya sudah ada 300 jiwa yang terdata.

“Data ini juga masih bisa bertambah, kami tidak tutup, jika hasil verifikasi yang bersangkutan memang korban kebakaran, kami masukkan dalam data. Artinya data ini terus bergerak juga, masih berpotensi ada tambahan,” beber Hasan.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 15:13

Pembangunan Harus Berdasarkan Kebutuhan

<p>MALINAU - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Malinau, Dr Ernes Silvanus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers