MANAGED BY:
RABU
27 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 12 Januari 2021 10:15
Vaksinasi Covid-19 di Kaltara, Tarakan-Bulungan di Tahap Awal
int

PROKAL.CO,

VAKSINASI Covid-19 di Kalimantan Utara (Kaltara) dipastikan mulai berjalan mulai Kamis 14 Januari. Bahkan hari ini dilakukan simulasi oleh Satgas Penanganan Covid-19 Kaltara di Tanjung Selor.

Sebagai tahap awal, sesuai arahan pemerintah pusat, vaksinasi akan diawali di Bulungan dan Tarakan. Hal ini disampaikan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kaltara Agust Suwandy, S.KM, M.PH, usai menerima kepastian izin darurat penggunaan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia, Senin (11/1).

“Arahan dari pusat, beberapa hari lalu, ada surat dari Kemendagri tanggal 8 Jumat lalu. Arahannya izin edar sudah keluar, sudah bisa dilanjutkan dengan distribusi. Pusat juga memberi daftar alokasi, kabupaten prioritas. Baru 2 saat ini, Bulungan dan Tarakan. Setelah simulasi, kami rapat dulu dengan pihak keamanan, bagaimana pendistribusiannya. Apakah sistemnya pengantaran dan pengambilan. Bulungan sebagai ibu kotanya, dan satu kabupaten terdekat dari ibu kota atau dengan sasaran terbanyak. Ditetapkan Bulungan dan Tarakan,” ujar Agust kepada Radar Tarakan.

Menurut Agust, pengiriman vaksin masih akan dilakukan secara bertahap. Mengingat pada tahap awal dengan sasaran masyarakat kesehatan, jumlah dosis masih belum mencukupi kebutuhan.

Ia pun mengingatkan, jika izin edar, fatwa halal hingga izin darurat penggunaan dari lembaga berwenang sebagai jaminan vaksin ini aman digunakan di masyarakat. Soal masih adanya keraguan atau kampanye aktivaksin, kata dia, harus disikapi dengan bijak oleh masyarakat. Apalagi menyangkut informasi yang belum tentu kebenarannya.

“Segala sesuatu awalnya banyak keraguan, ketika masyarakat yakin atau mengetahui, pasti jalan dengan sendirinya. Dengan upaya pemerintah untuk meyakinkan kepada masyarakat, kami percaya lambat laun, masyarakat yakin tentang vaksin tersebut. Tentang kehalalan sempat diragukan, kemudian dijawab MUI (Majelis Ulama Indonesia), mengeluarkan pernyataan, vaksin suci dan halal, ini pengujian ketat dan melibatkan ahli. Apalagi tingkat nasional, ini pertanggung jawabannya, baik dunia maupun akhirat. Izin penggunaan darurat juga sudah keluar dari BPOM. Tentu sudah sesuai dengan standarnya. Dan dinyatakan aman, dan efikasi di atas 60 persen,” jelanys.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Selasa, 01 September 2015 09:51

Pamitan, Budiman Sebut ‘Jas Merah’ dan ‘Semut Api’

<p>TANJUNG SELOR-Masa jabatan Budiman Arifin dan Liet Ingai sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers