MANAGED BY:
MINGGU
14 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 28 November 2020 10:41
KBM Tatap Muka, Lewati Masa Transisi Dua Bulan
MASIH BDR: 4 Januari 2021 menjadi hari pertama efektif KBM tatap muka berdasarkan SKB empat kementerian. Namun, selama waktu KBM tatap muka, ada masa transisi selama dua bulan untuk dievaluasi./RACHMAD RHOMADHANI/RADAR KALTARA

TANJUNG SELOR – Tahun ajaran 2020/2021, metode pembelajaran siswa di Indonesia mulai diperbolehkan untuk dilakukan tatap muka secara langsung. Hal ini, mengacu pada surat keputusan bersama (SKB) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Menteri Agama (Menag), Menteri Kesehatan (Menkes), dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Yaitu tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran pada semester genap tahun ajaran dan tahun akademik 2020/2021 di masa pandemi Covid-19.

Hanya, selamajalannya KBM tatap muka, sebelumnya akan ada masa transisi selama dua bulan. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) memastikan protokol kesehatan (prokes) di setiap sekolah akan diawasi secara ketat. Demikian dikatakan Plh Kadisdikbud Kaltara, Firmanannur dalam wawancaranya kepada Radar Kaltara belum lama ini.

Pengawasan secara ketat itu dilakukan lantaran pihaknya tak ingin ke depannya sampai muncul klaster baru penyebaran Covid-19 yang masuk di dunia pendidikan. Oleh karenanya, dalam rapat koordinasi (rakor) sebelumnya bersama perwakilan kepala cabang, pengawas sekolah dan kepala sekolah (kepses) se-Kaltara, organisasi perangkat daerah (OPD) itu menekankan prokes dapat diterapkan secara ketat.

“Andaipun sekolah itu dianggap tak dapat menerapkan secara ketat akan prokes itu. Kami pun tidak memaksakan sekolah itu menggelar KBM-nya secara tatap muka. Artinya, akan ditinjau lebih jauh sekolah yang benar-benar siap KBM tatap muka dan menerapkan prokes secara ketat,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya.

Dari kalender akademik, KBM tatap muka dapat diberlakukan pada 4 Januari 2021. Sehingga sekolah yang memang sebelumnya menyatakan kesiapan KBM tatap muka diharapkan dapat mempersiapkan dengan baik sebelum waktu hari efektif belajar itu berlaku. Tak hanya sarana dan prasarana (sapras), tetapi hal teknis lainnya pun demikian seirama.

“Tapi, tentunya dari masa transisi dua bulan itu akan ada evaluasi kembali. Hanya, harapannya dengan adanya SKB (surat keputusan bersama) empat kementerian itu, maka semua sekolah dapat menerapkannya,” harapnya.

Dikatakannya juga, di masa transisi dua bulan itu pun dipastikan sistem KBM dilakukan secara terbatas. Misalnya, pada proses KBM hanya dilakukan pada pukul 08.00 – 11.00 WITA. Dan ini dengan jumlah siswa atau siswi lima puluh persen dari total keseluruhan setiap ruang kelasnya.

“50 puluh persen itu pun tidak menjadi jaminan semua dapat masuk ruang kelas. Karena saat para siswa/siswi masuk akan diperiksa suhunya. Jika, suhu mereka tinggi maka akan diarahkan ke puskesmas terdekat dan pelayanan kesehatan lainnya,” jelasnya.

Senada disampaikan, Sekretaris Disdikbud Kaltara, Teguh Henri Sutanto bahwa proses KBM secara tatap muka itu dipastikan dengan mengedepankan teknis dari protokol kesehatan secara ketat dari setiap sekolah yang ada. Misal, untuk sarpras yaitu setiap sekolah harus menyiapkan tempat cuci tangan. Kemudian, alat pelindung diri (APD) bagi setiap guru dan siswa. Termasuk, pada teknis sistem belajar siswa di kelas.

“Seperti penjelasan sebelumnya, siswa/siswi sebelum masuk ke dalam kelas. Maka, wajib dilakukan pemeriksaan suhu. Termasuk, disemprot disinfektan terlebih dahulu dan dipastikan mereka menggunakan APD seperti masker,” urainya.

Tak sampai di situ, selama masa transisi selama dua bulan berjalan nantinya. Teguh menjelaskan juga bahwa proses KBM bagi setiap siswa akan dibuat secara shif atau bergantian. Mengingat, mereka saat berada di dalam kelas wajib untuk jaga jarak sesuai dengan ketentuan yang sudah ada.

“Termasuk dalam perihal tatap mukanya. Yaitu setiap pelajar hanya boleh tatap muka dua jam. Misal, dari pukul 08.00 – 11.00 WITA dan dilanjutkan pada kelompok pelajar lainnya,” sebutnya.

“Kecuali nanti setelah masa transisi ini usai. Maka, akan berangsur normal. Tapi, dengan tetap AKB (adaptasi kebiasaan baru). Mereka tetap wajib mematuhi segala aturan dan teknis prokes yang berlaku di sekolah,” timpalnya.

Sementara, Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Disdikbud Bulungan, Amar Mulia sebelumnya mengatakan, secara riil SKB itu belum keluar secara tertulis sejak diumumkan pada tanggal 20 November. “Kemungkinan sekarang ini SKB yang lama itu sedang di revisi lagi, karena SKB itu hanya memfokuskan bagi zona hijau melaksanakan pembelajaran tatap muka,” bebernya.

Sedangkan SKB terbaru, Mendikbud mempersilakan kabupaten/kota untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka sepanjang sudah mendapatkan izin dari kepala daerah. “Kalau SKB sebelumnya, daerah zona orange dan zona kuning tidak diperbolehkan tatap muka. Tetapi, bersarkan hasil konferensi pers bersama empat menteri seluruh kabupaten/kota dipersilakan mengambil keputusan tatap muka atau tidak,” bebernya.

Dalam hal ini Disdikbud mengaku siap melaksanakan sekolah tatap muka dan akan membuat formulasi untuk selanjutnya dibahas dalam rapat bersama stakeholder terkait. “Kita siap, tetapi harus duduk bersama dahulu, tidak bisa mengambil keputusan sepihak,” tegasnya. (omg/eza)

 

 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 13 Agustus 2022 13:12

Realisasi APBD Kaltara Diatas Nasional

TANJUNG SELOR – Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kalimantan…

Sabtu, 13 Agustus 2022 13:12

Banjir, Menjadi Ancaman Tertinggi Bencana di Kaltara

TANJUNG SELOR – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mengeluarkan…

Sabtu, 13 Agustus 2022 12:08

DLH Malinau Ambil Sampel Air di Tiga Titik, Satu Perusahaan Disanksi

TANJUNG SELOR - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalimantan Utara (Kaltara)…

Sabtu, 13 Agustus 2022 12:04

Dua Pengelola KIPI Belum Kantongi PBG

TANJUNG SELOR - PT Kalimantan Industrial Park Indonesia (KIPI) berencana…

Sabtu, 13 Agustus 2022 12:03

Dugaan Korupsi Anggaran NST Tahun 2021, Disdikbud Kaltara Dilaporkan ke Polisi

TANJUNG SELOR - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan…

Sabtu, 13 Agustus 2022 11:51

Layanan Operasi Jantung RSUD Jusuf SK Dilaksanakan Tahun Depan

 Upaya meningkatan pelayanan kesehatan untuk pasien terus dilakukan. Direktur RSUD…

Jumat, 12 Agustus 2022 12:01

Wakapolda Kaltara Tekankan Bahaya Miskomunikasi dan Intoleransi

TANJUNG SELOR – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara menekankan kepada…

Jumat, 12 Agustus 2022 12:00

Wilayah PSN Dianggap Favorit Dibangunkan Pasar

TANJUNG SELOR – Tak hanya di wilayah proyek strategis nasional…

Jumat, 12 Agustus 2022 10:50

Vaksinasi Booster di Daerah Ini Terhenti

 Ketersediaan stok vaksin booster di Bulungan hingga saat ini masih…

Jumat, 12 Agustus 2022 10:49

Jokowi ke Bulungan Lagi, Apa Saja Agendanya...

 Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan meninjau Kawasan Industri Park Indonesia…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers