MANAGED BY:
SELASA
19 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 21 November 2020 11:18
Dokter Spesialis Positif Covid-19, Ini Kata Wali Kota Tarakan
Khairul

PROKAL.CO,

Wali Kota Tarakan, dr. Khairul, M.Kes mengatakan bahwa dokter spesialis yang dinyatakan positif wajib menjadi perhatian masyarakat. Dalam hal ini dokter spesialis harus bersikap terbuka kepada seluruh pasien, sehingga bagi masyarakat yang sempat melakukan perawatan bersama dokter yang terkonfirmasi positif dapat berkunjung ke Dinas Kesehatan Kota Tarakan untuk dilakukan tracing.

“Karena kalau misanya yang tracing ini mencari satu satu, maka akan ribet. Karena kalau dokternya yang mau ditanya akan lupa, orangnya yang mana satu. Makanya kesadaran masyarakat ini yang penting. Tapi kalau yang diingat, bisa disampaikan ke dinas kesehatan untuk di-tracing,” jelasnya.

Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan masyarakat pun gratis karena merupakan program pemerintah. Dalam hal ini, bukan hanya rapid test, namun pelaksanaan swab test. Hanya saja, swab ini akan dikirim ke pusat yakni Jakarta dan Surabaya dan menunggu selama beberapa hari. Untuk itu, selama menunggu hasil, masyarakat diwajibkan untuk menunggu dan melakukan isolasi di rumah. “Kalau tracing memang agak lama, kecuali yang mandiri itu ada di sini,” ujarnya.

Disinggung soal respon IDI yang meminta ketegasan pemerintah dalam penanganan kesehatan, Khairul mengatakan bahwa berdasarkan anjuran Mendagri pemberian sanksi kepada masyarakat lebih baik jika dilakukan seperti kerja sosial, namun jika tidak melakukan denda sosial maka masyarakat wajib membayar secara adminstratif. Untuk itu dalam hal ini, kesadaran masyarakat lebih diperlukan dalam pelaksanaan protokol kesehatan.

“Tapi sekarang masyarakat sekarang menganggap bahwa covid-19 ini sudah bukan masalah. Jadi harus bagaimana? Apa mau lockdown? Tapi itu tidak mungkin, karena masyarakat tidak bisa menerima itu, masyarakat juga harus cari nafkah. Aparat juga tidak mungkin mengawasi 24 jam sehingga harusnya membangun kesadaran itu yang penting,” katanya. (rtr)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 19 Januari 2021 13:49

PPPK Dibuka, Bakal Ada yang ‘Didepak’

TARAKAN - Rekrutmen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di…

Selasa, 19 Januari 2021 13:43

Pelaku Usaha Harus Kreatif

TARAKAN - Pandemi Covid-19 yang masih ada di 2021 ini,…

Selasa, 19 Januari 2021 13:42

Kadin ‘Jemput’ Dana PEN ke Kaltara

TARAKAN - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) menyeriusi dana pemulihan…

Senin, 18 Januari 2021 11:15

Evaluasi Vaksinasi Covid-19 Tahap I di Kaltara, Cakupan Rendah, Bermasalah di Sistem

JURU Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kaltara, Agust Suwandy menyampaikan, pelaksanaan…

Senin, 18 Januari 2021 11:12

Vaksin Merah Putih Harus Lalui 3 Tahap

TAK hanya vaksin Sinovac, Moderna dan Pfizer, namun Indonesia berhasil…

Senin, 18 Januari 2021 11:10

Kaltara Dapat 40 Paket Proyek, Senilai Rp 700,14 Miliar

GUBERNUR Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Irianto Lambrie mengungkapkan, sesuai…

Senin, 18 Januari 2021 11:08

Hujan Lebat, Bahaya Mengintai KotaTarakan

TARAKAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tarakan mengimbau masyarakat…

Minggu, 17 Januari 2021 15:15

Vaksin Moderna Khusus Lansia

TARAKAN - Usai penyuntikan vaksin Sinovac, Indonesia diprediksi akan mengeluarkan…

Sabtu, 16 Januari 2021 09:30

Seleksi PPPK, ‘Terganjal’ Anggaran

TARAKAN – Terungkap alasan Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan ‘ragu’ membuka…

Sabtu, 16 Januari 2021 09:29

RSUD Dilaporkan ke Polisi

 TARAKAN - Muklis Ramlan melaporkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers