MANAGED BY:
RABU
27 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 21 November 2020 10:22
La Nina, Produksi Pertanian Terancam Turun
FENOMENA LA NINA: Menghadapi fenomena La Nina di musim tanam periode Oktober-Maret 2021 diperlukan strategi agar produksi pertanian tetap meningkat./PIJAI PASARIJA/RADAR KALTARA

PROKAL.CO,

TANJUNG SELOR - Produksi pertanian di Kabupaten Bulungan terancam turun karena fenomena La Nina. Hal itu disampaikan dalam webinar antisipasi La Nina menghadapi musim tanam periode Oktober-Maret 2021, Kamis (19/11).

Bupati Bulungan, H. Sudjati mengatakan, menghadapi fenomena La Nina di musim tanam (Januari-Maret 2021). Pemkab Bulungan telah mengantisipasi dengan melakukan pengelolaan air. "Dahulu tergenang air, sekarang sudah tidak tergenang," kata Sudjati.

Dengan optimalisasi pengelolaan air ini maka lahan pertanian dapat ditanami tanaman hortikultura maupun tanaman lainnya. Kemudian, musim tanam tahun ini Bulungan juga mendapatkan bantuan 124 ton bibit padi jenis inpari 32, M70D dan M400. "Bibit padi ini bantuan dari Kementerian Pertanian," ujarnya. Luasan tanam di musim tanam Oktober-Maret ini diperkirakan kurang lebih seluas 4.000 hektare (ha), tersebar di beberapa kecamatan.

Sementara itu, Penelitian Agroklimat dan Hidrologi Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian (BBSDLP) Kementan RI, Dr. Yayan Apriyana menambahkan, secara tidak langsung fenomena La Nina ini akan berdampak terhadap sektor pertanian. "Fenomena yang tidak menentu. Hal ini akan berpotensi terjadi banjir," ungkapnya.

Sehingga berdampak terhadap kerusakan tanaman. Di samping itu fenomena ini juga akan berdampak terhadap degradasi sumber daya lahan pertanian dan terjadi penurunan produktivitas lahan. “Jangka pendek hal ini akan mengakibatkan kegagalan produksi pertanian,” ujarnya.

Apabila tidak ada langkah strategis untuk mengantisipasi dampak perubahan iklim ini, maka upaya untuk mencapai swasembada pangan menjadi terkendala. Seperti diketahui bersama dampak perubahan iklim ini berkaitan dengan banjir, kekeringan dan organisme pengganggu tanaman (OPT).

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Selasa, 26 Januari 2021 14:27

Diduga dari Malaysia, Sabu Diselundupkan ke KTT

TANJUNG SELOR – Satu terduga pelaku berinisial EF penyalahgunaan narkotika…

Selasa, 26 Januari 2021 14:25

Kucurkan Rp 14 M untuk Perbaikan Jalan

TANJUNG SELOR – Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan…

Selasa, 26 Januari 2021 14:24

Usul Anggaran Pembebasan Lahan ke Bappenas

TANJUNG SELOR - Tahun ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara…

Selasa, 26 Januari 2021 14:20

Kucurkan Rp 65,8 M Tangani Covid-19

TANJUNG SELOR - Hingga saat ini, belum ada yang bisa…

Senin, 25 Januari 2021 10:56
10 Kecamatan Terpapar Covid-19

Di Bulungan, Kasus Meninggal Dunia Kembali Bertambah

TANJUNG SELOR – Kasus meninggal dunia akibat terkonfirmasi positif Covid-19…

Senin, 25 Januari 2021 10:55

Kasus Tinggi, Tapi Ruang Isolasi di Bulungan Masih Mencukupi

TANJUNG SELOR – Angka penambahan jumlah kasus yang terkonfirmasi positif…

Senin, 25 Januari 2021 10:53

Pembangunan Makorem Maharajalila Dituntaskan Tahun ini

TANJUNG SELOR – Pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini memberikan…

Senin, 25 Januari 2021 10:52

SIAP-SIAP AJA..!! La Nina Diprediksi Lebih Panjang

TANJUNG SELOR - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas…

Senin, 25 Januari 2021 10:51

Konflik Pertanahan Jadi Kewenangan Daerah

TANJUNG SELOR – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mencatat sepanjang 2020…

Senin, 25 Januari 2021 10:51

Konflik Pertanahan Jadi Kewenangan Daerah

TANJUNG SELOR – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mencatat sepanjang 2020…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers