MANAGED BY:
SELASA
24 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 18 November 2020 15:49
Genjot Perekaman Lewat 'Jemput Bola'
Kepala Disdukcapil Kaltara - H. Sanusi

PROKAL.CO,

TANJUNG SELOR - Sedikitnya ada sekitar 11.300 warga Kalimantan Utara (Kaltara) yang sudah masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) pada pemilihan serentak tahun 2020, tapi belum melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP).

Persiapan itupun menjadi atensi sejumlah pihak, salah satunya pemerintah daerah. Sebagai tindak lanjut, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) masing-masing kabupaten/kota langsung turun ke lapangan melakukan perekaman e-KTP dengan sistem 'jemput bola'.

Kepala Disdukcapil Kaltara H. Sanusi mengatakan, sejauh ini pihaknya sudah melakukan perekaman hampir 50 persen dari sekitar 11.300 warga yang sebelumnya belum melakukan perekaman e-KTP tersebut. "Kita sudah lakukan itu. Tapi persoalannya itu, untuk mengejar orang ini tidak semudah yang kita bayangkan," ujarnya kepada Radar Kaltara, Senin (17/11).

Pria yang sebelumnya menjabat Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Provinsi (Setprov) Kaltara ini mengaku, upaya-upaya sudah dilakukan dengan menelusuri dengan mengecek by name by address. "Tapi di sini alamatnya juga tidak jelas, jadi harus kita kejar kembali," tutur pria yang pernah menjabat Penjabat (Pj) Bupati Tana Tidung ini.

Namun, di sisa waktu yang ada sebelum hari H pencoblosan pada 9 Desember 2020, Sanusi masih tetap optimistis bahwa sejumlah warga yang belum melakukan perekaman e-KTP itu bisa terakomodir. Namun, dengan catatan mereka tidak sulit ditemui petugas. "Mudah-mudahan kita dapat. Persoalannya di sini, mengenai kesempatan orang untuk melakukan perekaman. Berikutnya, kita lakukan 'jemput bola', belum tentu juga masyarakat yang bersangkutan itu bisa ditemui," katanya.

Tak hanya itu, terkadang, petugas sudah berupaya maksimal melakukan penelusuran sesuai dengan by name by address, namun susah warga yang sudah di-coklit harus dipastikan lagi oleh petugas mengenai domisilinya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Senin, 23 November 2020 15:57

Kepsek Bersertifikat Masih Minim

TANJUNG SELOR – Dalam peningkatan kompetensi kepala sekolah (kepsek), Dinas Pendidikan…

Senin, 23 November 2020 15:56

Pahami Programnya, Tentukan Pilihan

TANJUNG SELOR - Debat publik ketiga atau terakhir pasangan calon…

Senin, 23 November 2020 15:55

Anyaman Lebping, Rumput Liar yang Tembus ke Pasar Nasional

Nama Kelompok         : Kelompok Kerajinan Anyaman Lebping Lokasi…

Senin, 23 November 2020 15:54

Sekolah Tatap Muka, Bupati: Tidak Wajib

TANJUNG SELOR – Berdasarkan surat keputusan bersama (SKB) empat menteri.…

Senin, 23 November 2020 11:07

Protokol Kesehatan Jadi Kunci Sukses Pilkada

TANJUNG SELOR – Protokol kesehatan menjadi kunci utama yang harus…

Sabtu, 21 November 2020 10:23

Antisipasi Hoaks, Tokoh Dijadikan Pelopor

TANJUNG SELOR – Mengantisipasi penyebaran hoaks atau kabar bohong selama…

Sabtu, 21 November 2020 10:22

La Nina, Produksi Pertanian Terancam Turun

TANJUNG SELOR - Produksi pertanian di Kabupaten Bulungan terancam turun…

Sabtu, 21 November 2020 10:21

Masa Pandemi Gunakan Kurikulum Darurat

TANJUNG SELOR – Pendidikan di masa pandemi Covid-19, Pemkab Bulungan…

Sabtu, 21 November 2020 10:20

Jelang Nataru, Harga LPG Jadi Atensi

TANJUNG SELOR - Menjelangnatal dan tahun baru (nataru), selain harga…

Kamis, 19 November 2020 17:37

Penderita Covid-19 di Kaltara Tembus Seribu

  TANJUNG SELOR – Pasien positif Covid-19 meninggal dunia di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers