MANAGED BY:
KAMIS
26 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 26 Oktober 2020 14:51
Pengeboman Ikan Marak, Tolong Ditertibkan Orang-Orang Ini..!!
BELUM MAKSIMAL: Pengawasan aktivitas illegal fishing terkendala fasilitas dan biaya operasional. Tampak aktivitas nelayan lokal saat melakukan penangkapan ikan./PIJAI PASARIJA/RADAR KALTARA

PROKAL.CO,

TANJUNG SELOR - Kelompok masyarakat pengawas (Pokmaswas ) Tanah Kuning-Mangkupadi mengaku kesulitan melakukan pengawasan wilayah perairan. Khususnya terkait dengan aktivitas illegal fishing (penangkapan ikan ilegal).

Ketua Pokmaswas Tanah Kuning-Mangkupadi, Abdul Gani mengatakan, sejauh ini kegiatan pengawasan perairan belum berjalan maksimal, karena terkendala alat transportasi. "Biaya operasional juga tidak ada. Jadi, pengawasan belum bisa maksimal," kata Gani kepada Radar Kaltara, Minggu (25/10).

Namun, kata dia, nelayan lokal yang sedang beraktivitas melakukan penangkapan ikan tetap melakukan pengawasan. Misalnya, ada nelayan yang melakukan pengeboman ikan akan langsung dilaporkan. "Jadi, sekarang ini kami hanya bisa menunggu laporan dari nelayan saja, karena untuk pengawasan kami masih terkendala biaya dan transportasi," ujarnya.

Diceritakan, akhir 2018 lalu pihaknya mengaku sempat menggagalkan aktivitas illegal fishing nelayan yang melakukan penangkapan ikan menggunakan racun sianida. "Nelayan ini meracun ikan karang dan sempat kami gagalkan," ungkapnya.

Waktu itu, sambung Gani, penggagalan penangkapan ikan dengan bahan beracun itu dilakukan bersama aparat kepolisian. "Kapalnya waktu itu langsung kami kirim ke Tanjung Selor," bebernya.

Umumnya, nelayan yang melakukan aktivitas illegal fishing bukanlah nelayan lokal melainkan nelayan dari luar daerah. "Kami berharap pemerintah bisa membantu kapal atau speedboat supaya kami bisa melakukan pengawasan," ujarnya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Kamis, 26 November 2020 14:59

Bulungan Komitmen Capai SDGs

TANJUNG SELOR - Sebanyak 10 kepala daerah di Indonesia mendeklarasikan…

Kamis, 26 November 2020 10:32

Jalan Malinau-Long Bawan Berproses, Telan Rp 549 Miliar, 27 Km Masih Hutan

TANJUNG SELOR - Hingga kini, pemerintah pusat melalui Satker Pelaksana…

Kamis, 26 November 2020 10:30

Semangat..!! Bisnis Perhotelan di Provinsi Ini Perlahan Bangkit

TANJUNG SELOR – Bisnis perhotelan yang sempat drop sejak pandemi…

Kamis, 26 November 2020 10:28

Jangan Bebani Siswa dengan Tugas Berat

TANJUNG SELOR - Sistem belajar dari rumah (BDR), diketahui sejauh…

Kamis, 26 November 2020 10:27

Tegaskan Sanksi Masih Berlaku

TANJUNG SELOR - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bulungan menegaskan…

Rabu, 25 November 2020 10:55

KLB di Kaltim, Kaltara Waspada H1N1

TANJUNG SELOR - Selain mewaspadai penyebaran virus Covid-19, masyarakat Kaltara…

Rabu, 25 November 2020 10:54

Tingkatkan PAD, 20 Tapping Box Dipasang

TANJUNG SELOR – Untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) di…

Rabu, 25 November 2020 10:53

Debit Air Hulu Sungai Kayan Naik

TANJUNG SELOR – Debit air Sungai Kayan yang berada di…

Rabu, 25 November 2020 10:52

2021, Kayan II Disuntik Rp 5 M

TANJUNG SELOR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui…

Rabu, 25 November 2020 10:50

Perda RTRW Belum Disahkan, Pembangunan KIPI Terhambat

TANJUNG SELOR – Meski telah mendapatkan  persetujuan substansi (persub) oleh…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers