MANAGED BY:
SENIN
25 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 26 Oktober 2020 14:41
Tidak Ada yang Memaparkan Masalah TKI

Debat I Cagub-Cawagub Kaltara 2020

Dalam hal ini, Cagub Irianto menjelaskan bahwa Kaltara telah memperolah penghargaan dari KPK sebagai provinsi terbaik dalam program pencegahan korupsi. Hal tersebut menggambarkan bahwa Kaltara telah melakukan hal yang terbaik, baik dalam hal pelelangan maupun perizinan.

“Jika terpilih lagi, kami akan menegakkan aturan ini. Kemudian berdasarkan survei KPK, Kaltara disebutkan sebagai provinsi yang berkualitas untuk penyelenggaraan pemerintah yang baik. Jika terpilih kembali, kami akan menjalankan roda pemerintahan sesuai dengan aturan yang sudah berlaku menurut UU. Apa yang sudah dicapai, Kaltara sudah on the track dalam pencegahan korupsi,” jelas Irianto.

Selanjutnya, kepada Ziyap moderator bertanya terkait data KPK, hingga 2019 yang mencatat 21 gubernur dan 199 wali kota/bupati/wakilnya yang menjadi tersangka koruptor. Dalam hal ini moderator menanyakan soal hal yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya korupsi di jajaran pemerintahan. Cagub Zainal menjelaskan bahwa pihaknya akan menggandeng KPK untuk memantau semua pekerjaan proyek yang dikerjakan di Kaltara, baik APBD maupun APBN.

“Sebelum mengerakkan proyek kami akan melihat apakah proyek ini betul memberi manfaat bagi masyarakat. Kami juga akan menegaskan kepada seluruh ASN agar taat kepada aturan yang berlaku,” jelas Zainal.

Sementara itu, moderator melempar pertanyaan kepada U2OK terkait respons jika ada keluarga yang terlibat dalam pengeluaran APBD. Melalui hal tersebut, Udin menyatakan bahwa pihaknya akan bersikap konsisten. “Kami tidak akan melakukan KKN dalam masalah pembangunan ini. Kita melihat ke belakang, saya sebagai wali kota Tarakan yang menciptakan WTP pertama di Tarakan. Kami akan menindak jika ada pejabat yang menyalahi perbuatan dan aturan yang ada. Kami akan melakukan pencegahan sejak dini, mulai dari SD sampai perguruan tinggi, kami akan melibatkan Inspektorat di wilayah kita sendiri, kami meminta pendampingan dari BPKP dan kejaksaan,” jelasnya.

Lanjut, pada sesi kedua segmen 3, membahas soal penanggulangan narkoba dan perdagangan manusia. Ziyap menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan pendekatan untuk mengurangi pelaku narkoba. Sebab ada 6 faktor yang menyebabkan terjadinya penyalahgunaan narkoba seperti faktor geografis, apalagi Kaltara memiliki bentang laut yang panjang dan 1.400 jalur tikus yang mudah dimasuki penyelundup, faktor kemudahan mendapatkan narkoba, faktor keluarga dan masyarakat, serta individu yang menyalahgunakan narkoba.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Selasa, 01 September 2015 09:51

Pamitan, Budiman Sebut ‘Jas Merah’ dan ‘Semut Api’

<p>TANJUNG SELOR-Masa jabatan Budiman Arifin dan Liet Ingai sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers