MANAGED BY:
SELASA
24 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 24 Oktober 2020 12:59
29 Reaktif di Kantor Bupati

Setelah Seorang ASN Positif

PROKAL.CO,

SETIDAKNYA ada 29 orang yang terdeteksi reaktif dari hasil pemeriksaan rapid test massal yang dilakukan Satgas Covid-19 di Kantor Bupati Nunukan, Kamis (22/10). Sebanyak 29 orang yang reaktif tersebut, langsung dilakukan pengambilan spesimen Jumat (23/10), diteruskan ke pemeriksaan swab di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan.

Itu diungkapkan Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nunukan, Aris Suyono kepada media ini ketika dikonfirmasi perkembangan hasil rapid test massal, Jumat (23/10). Aris membenarkan, dari 246 aparatur sipil negara (ASN) yang menjalani rapid test, 29 di antaranya reaktif. “Dari 246 yang rapid test, 29 reaktif, hari langsung diambil swab-nya,” ujar Aris ketika diwawancarai, Jumat (23/10).

Turut dijelaskan, masih tersisa 254 orang lagi yang seharusnya menjalani rapid test. Sisanya melakukan rapid test di Dinas Kesehatan (Dinkes) Nunukan. Dari sisa sebanyak 254 tersebut, hasilnya belum bisa disampaikan Aris, karena masih dalam proses. “Tambahannya sore ini (kemarin) kemungkinan selesai, hasilnya belum direkap, semoga tidak ada tambahan lagi lah yang reaktif,” harap Aris.

Sejauh ini, hasil tracing (penelusuran) kontak erat lainnya dari pasien baru NNK-68 yang terkonfirmasi, sudah dilakukan pemeriksaan dengan rapid test. Hasilnya belum ada yang ditemukan reaktif. Dari riwayat kasus yang ada, sudah ada sebanyak 6 ASN termasuk tenaga kesehatan (nakes) yang positif, namun 5 di antaranya telah sembuh.

Sementara itu, Jubir Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan, Hasan Basri Mursali mengatakan, memang akan ada 500 orang yang diwajibkan menjalani rapid test. Meski dilakukan pemeriksaan, Hasan memastikan, pelayanan di Kantor Bupati saat itu hingga Jumat (23/10), tetap berjalan normal seperti biasanya karena ASN yang terkonfrimasi positif, tidak masuk kantor selama 14 hari sebelum dinyatakan positif.

“Ya, alasan itu membuat kami tetap buka pelayanan di Kantor Bupati. Tapi memang agak sedikit terlambatlah pelayanan karena sambil menunggu pegawai selesai di-rapid test semua. Semoga saja tidak ada penularan, kita harus sama-sama berdoa,” harap Hasan.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Sabtu, 21 November 2020 10:10

Lipat Kertas Suara Tak Libatkan Masyarakat

NUNUKAN – Proses pelipatan surat suara Pemilhan Gunernur (Pilgub) dan…

Kamis, 19 November 2020 15:26

Bocah Ini Derita Gizi Buruk, Komplikasi Penyakit Kulit

NUNUKAN – Bayi dengan kelahiran di bawah batas normal saat…

Kamis, 19 November 2020 15:21

Asyik Nonton TV, Rumah Terbakar

NUNUKAN – Api yang melahap rumah Abdul Manang (68), tiba-tiba…

Rabu, 18 November 2020 15:43

Air Laut Naik ke Rumah Warga

NUNUKAN – Fenomena air laut naik hingga ke pemukiman warga…

Rabu, 18 November 2020 11:06

Banjir Rob, Air Laut Masuk ke Pemukiman

NUNUKAN – Fenomena air laut naik hingga ke pemukiman warga…

Rabu, 18 November 2020 11:01

Tinjau Prajurit di Perbatasan Kaltara-Malaysia, Ini Kata Pangdam II Sriwijaya

TARAKAN – Panglima Kodam (Pangdam) II Sriwijaya, Mayor Jendral (Mayjen)…

Jumat, 13 November 2020 14:35

Karyawan Perusahaan Ditemukan Tak Bernyawa

NUNUKAN – Seorang karyawan salah satu perusahaan di Kecamatan Sembakung…

Jumat, 13 November 2020 12:43

Karyawan Perusahaan Ditemukan Mengapung Tak Bernyawa

NUNUKAN – Seorang karyawan salah satu perusahaan di Kecamatan Sembakung…

Jumat, 13 November 2020 12:40

Nunukan Sudah Zona Hijau, Kapan Sekolah Tatap Muka?

NUNUKAN – Meski sudah berstatus zero kasus Covid-19 dan sudah…

Kamis, 12 November 2020 15:48

“Kita Kuat dengan Saling Merangkul”

Tiga narasumber, mulai dari Sandiaga Salahuddin Uno (sociopreneur), Andy F.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers