MANAGED BY:
KAMIS
26 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL
Senin, 19 Oktober 2020 07:48
Mengapa Kita Perlu Menerapkan Physical Distancing?
INT

PROKAL.CO,

Physical Distancing atau yang sebelumnya kita kenal dengan Social Distancing sudah menjadi salah satu gaya hidup baru yang wajib kita terapkan sejak pandemi COVID-19. Salah satu contoh penerapannya adalah dengan bekerja atau belajar dari rumah. Pemerintah Indonesia sendiri juga telah mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah seperti acara kumpul keluarga, nongkrong bareng teman bahkan kegiatan-kegiatan yang dapat menyebabkan kerumunan massa. Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal WHO mengatakan bahwa physical distancing dapat membantu meminimalisir penyebaran maupun penularan virus corona. Sehingga seluruh warga dunia dihimbau untuk menjaga jarak sekitar 1-3 meter dengan orang lain ketika berada di luar rumah. 

Tetapi tidak sedikit dari kita yang mungkin masih keluar rumah untuk hal-hal yang tidak bersifat urgensi, bahkan tidak menerapkan physical distancing selama berada di luar. Menurut Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan COVID-19, Sonny Harry Harmadi mengatakan bahwa anak muda dengan usia 19 sampai 30 tahun paling banyak terinfeksi virus corona. Hal ini dikarenakan rendahnya kedisplinan dalam menerakan protokol kesehatan, salah satunya yaitu physical distancing. Tapi mengapa menjaga jarak aman perlu kita terapkan selama masa pandemi ini? Mari kita melihat pentingnya physical distancing guna mengurangi penyebaran COVID-19!

 

1. Percikan air liur dapat terbang sejauh 8 meter.

Percikan air liur atau droplets milik penderita COVID-19 dapat menjadi medium penyebaran virus. Air liur yang jatuh di bibir, mata atau hidung orang lain dapat menyebabkan penularan secara langsung, dan air liur yang jatuh pada benda-benda sekitar juga dapat menyebabkan penularan secara tidak langsung. Berdasarkan metode hitungan sederhana William Wells, insinyur Harvard, ketika meneliti penyakit tuberculosis, percikan air liur dapat terbang sejauh hampir 1 meter. Namun percikan tersebut tidak lebih dari 2 meter, sebelum akhirnya jatuh ke tanah. Percikan ini juga dapat terbang sejauh 8 meter bila terdapat angin atau dikeluarkan melalui aktivitas yang disengaja seperti bernyanyi. 

 

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Senin, 19 Oktober 2020 07:48

Mengapa Kita Perlu Menerapkan Physical Distancing?

Physical Distancing atau yang sebelumnya kita kenal dengan Social Distancing…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers