MANAGED BY:
JUMAT
03 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 17 Oktober 2020 10:50
Harga Ayam Jatuh, Ini yang Dilakukan Disdagkop-UKM Tarakan
ilustrasi

Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disdagkop-UKM) Tarakan saat ini terus berupaya membantu para peternak. Anjloknya harga ayam karena banyaknya stok dan kurangnya jumlah pembeli di pasaran.

Kepala Disdagkop Tarakan, Untung mejelaskan bahwa untuk harga ayam normal di pasaran berkisar Rp 38-40 ribu per kilogram, tetapi saat ini berkisar Rp 27-33 ribu per kilogram.

Ia pun menyebut jika ayam beku dari luar juga turut dikontrol pihaknya. “Jika salah satu distributor yang ingin mendatangkan ayam beku dari luar, tidak serta merta langsung mendatangkan, tetapi harus mendapatkan izin terlebih dulu dari Dinas Peternakan, jadi tidak boleh mendatangkan seenaknya sendiri. Apalagi dengan kondisi seperti saat ini, tidak mungkin dari Dinas Peternakan akan memberikan surat rekomendasi,” ungkapnya.

Menurutnya, dampak pandemi masih berlaku. “Berkurang permintaan sejumlah rumah makan, baik yang besar maupun yang kecil, serta kurangnya acara yang dilakukan masyarakt dalam jumlah besar, hal ini juga sangat berpengaruh terhadap permintaan ayam. Bahkan saat ini jumlah kebutuhan hanya sekira 20 ton,” ujarnya.

Salah seorang pedagang Nurul menyampaikan rata-rata berat ayam per ekornya mencapai 3-4 kilogram. Menurutnya lebih ideal di bawah itu. Biasanya pada hari-hari normal ia menyetok 150 sampai 200 ekor per hari. Saat ini ia hanya menyiapkan sekira 50 sampai dengan 100 ekor ayam.

“Takutnya kalau kami menyetok terlalu banyak, dan jumlah pembeli kurang, pastinya kami mengalami kerugian dua kali, karena selain menyiapkan pakan, takutnya ayam yang sudah dipotong tidak laku bahkan bisa mengalami penurunan harga. Walaupun dari agen meminta kami untuk mengambil banyak, tetapi kami tetap menolak karena takut tidak laku,” ujarnya. (tr)

 


BACA JUGA

Selasa, 01 September 2015 09:51

Pamitan, Budiman Sebut ‘Jas Merah’ dan ‘Semut Api’

<p>TANJUNG SELOR-Masa jabatan Budiman Arifin dan Liet Ingai sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers