MANAGED BY:
SELASA
27 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 17 Oktober 2020 10:48
Cari Jalan agar Pengusaha Ayam Untung, Masyarakat Tak Mengeluh
ilustrasi

PROKAL.CO,

TARAKAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan diharapkan mencari solusi atas masalah yang tengah dihadapi peternak ayam saat ini. Namun, dengan tetap memperhatikan kemampuan daya beli masyarakat konsumen. Ekonom yang juga akademisi Universitas Borneo Tarakan, Margiyono mengatakan, ada beberapa hal yang bisa ditempuh pemerintah. Agar peternakan di Tarakan tetap dapat berjalan serta harga ayam dapat dijangkau konsumen.

Ia mengungkap, fenomena harga ayam turun drastis juga sempat terjadi pada Mei-Juni lalu, karena terdampak pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di tengah pandemi Covid-19.

Sehingga kemudian peternak mengubah pola, tak banyak ayam yang diternakkan. Kemudian harga kembali naik. Belakangan PSBB dilonggarkan. Sehingga banyak kegiatan warga yang sudah berjalan. Kendati masih dengan protokol kesehatan. Pada Agustus-September, kata dia, ada insentif tinggi bagi pengusaha. Sehingga memprediksi konsumsi naik, kemudian menambah kapasitas produksi.

“Sekarang, Oktober ini, harga menurun kembali. Terjadi paradoks, akibat semua menambah kapasitas. Tapi terjadi luberan produksi. Sementara konsumsi masih bergerak pada restoran, rumah makan dan kenduri. Tak disambut daya serap permintaan pesta, acara-acara,” ungkapnya, (15/10).

Ia pun menyarankan, para peternak tak menggunakan teori jaring laba-laba menyikapi kondisi saat ini, dengan mengurangi kapasitas yang jauh. “Kalau teori jaring laba-laba, nanti lompat lagi harganya. Permasalahannya mereka tidak memiliki informasi berapa kecukupan, atau kebutuhan real. Ini yang harusnya menjadi tugas stakeholder (pemangku kepentingan) terkait. Stakeholder inilah yang mengontrol, menjadi alarm (pengingat). Pelaku usaha yang ada di bawah, akhirnya kena akibat sumbatan informasi itu,” jelasnya.

“Harus mengetahui, permintaan bibit ayam berapa, pakan ayam berapa? Hampir terjadi setiap sesi atau musim ternak. Mereka sering terjerembab di satu kondisi,” tambahnya. Menyoal ayam beku yang masih didatangkan dari luar Tarakan, sarannya, pemerintah tidak boleh hanya melihat satu sisi. Selain melindungi produsen juga harus melindungi konsumen. Dalam pilihan kebijakan, antara tarif dan kuota.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Selasa, 27 Oktober 2020 11:16

Debat Perdana Dinilai “Hening”

TARAKAN - Pelaksanaan debat cagub-cawagub Kaltara, Minggu (25/10) malam dievaluasi…

Selasa, 27 Oktober 2020 11:09

Besok, Ibrahim Berenang dari Sadau ke Tengkayu II

DALAM menyambut Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada Rabu (28/10)…

Selasa, 27 Oktober 2020 11:05

Tujuh Pemancing Ditemukan Selamat

TARAKAN - Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas B Tarakan,…

Selasa, 27 Oktober 2020 11:00

300-an UMKM Masih Menunggu Bantuan

TARAKAN - Bantuan pemerintah pada sejumlah usaha mikro kecil dan…

Selasa, 27 Oktober 2020 10:50

Vaksin Fase Ketiga, Harga Swab Penyesuaian

TARAKAN – Dunia berlomba-lomba menyelesaikan penelitian vaksin untuk Covid-19. Termasuk…

Senin, 26 Oktober 2020 14:46

Money Politics Dianggap Tak Menakutkan

PENGAMAT Politik sekaligus Akademisi Fisipol Universitas Kaltara (Unikaltar) Jimmy Nasroen, M.A,…

Senin, 26 Oktober 2020 14:41

Tidak Ada yang Memaparkan Masalah TKI

TARAKAN - Debat calon gubernur dan wakil gubernur (cagub-cawagub) Kalimantan…

Senin, 26 Oktober 2020 10:34

Kasus Bertambah Lagi, Bisa Jadi Tarakan PSBB Lagi

TARAKAN – Tidak menutup kemungkinan Tarakan kembali memberlakukan pembatasan sosial…

Senin, 26 Oktober 2020 10:32

Tarakan Ajukan Penambahan CPNS di 2021

TARAKAN – Di masa pandemi Covid-19 ini, Pemerintah Kota Tarakan…

Sabtu, 24 Oktober 2020 13:04

Ekonomi Diprediksi Membaik setelah Vaksinasi

TARAKAN – Perekonomian Indonesia sedang berada pada titik terbawah. Pemerintah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers