MANAGED BY:
SELASA
27 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Kamis, 15 Oktober 2020 15:57
Sikap DPRD Akan Disampaikan Lewat Paripurna
KEKEH LAKUKAN UNJUK RASA: Mahasiswa terus menerus melakukan aksi demontrasi mendesak DPRD Nunukan ikut menyatakan sikap tolak pengesahan UU Omnibus Law Cipta Kerja.

PROKAL.CO,

NUNUKAN - Setelah melakukan mediasi bersama mahasiswa yang menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja, keputusan resmi DPRD Nunukan akan disampaikan pada sidang paripurna yang diagendakan Jumat (16/10) mendatang.

Memang diketahui, belum ada keputusan secara lembaga DPRD Nunukan menolak tidaknya disahkannya UU Cipta Kerja tersebut. Akibatnya, mahasiswa terus menerus melakukan aksi demonstrasi di depan gedung DPRD Nunukan.

Kasubag Persidangan, Risalah dan Publikasi pada Sekretariat DPRD Nunukan, Herwin mengatakan, tuntutan mahasiswa, kami tawarkan keputusan DPRD Nunukan berdasarkan tata tertib, DPRD harus setengah dari jumlah DPRD melalui forum paripurna. Jika disetujui, Jumat (16/10) mendatang, direncanakan pembuatan undangan sidang paripurnanya. “Namun konsekuensinya, apabila dari jumlah ternyata setengahnya tidak menolak, maka mahasiswa harus terima konsekuensi itu, bahwa DPRD yang menolak lebih sedikit, daripada yang menerima UU Cipta Kerja tersebut,” ujar Herwin, Rabu (14/10).

Disampaikan Herwin, rapat fraksi akan dilakukan setiap fraksi soal tolak tidaknya UU Cipta Kerja tersebut. Dari hasil rapat, didapatkan keputusan anggota DPRD yang menolak dan menerima UU. Hasil tersebutlah yang akan disampaikan di sidang paripurna tersebut. Setelah itu, baru akan dibuatkan surat resmi untuk dibawa ke DPR RI untuk disampaikan secara resmi. “Kami sudah sampaikan hal ini ke mahasiswa, jika hasilnya tidak diterima dan berpotensi adanya protes, pihak kepolisian siap back up (pengamanan), itu juga sudah disampaikan dan disepakati bersama mahasiswa,” beber Herwin.

Sementara itu, Ketua HMI Nunukan, Rahman mengatakan pihaknya tentunya menunggu hasil paripurna. Jika usai paripurna mayoritas anggota  DPRD tak dapat menolak UU Cipta Kerja, pihaknya kembali akan melakukan konsolidasi dengan mahasiswa lain. Sebab sejatinya yang menjadi acuan pihaknya semata-mata meminta DPRD Nunukan menyatakan sikap menolak UU Cipta Kerja. “Sejumlah DPRD dan pemerintah daerah yang ada di luar Nunukan, seluruh hampir sudah bersikap menyatakan menolak UU Cipta Kerja ini. Jika memang tidak ditolak UU itu oleh anggota DPRD Nunukan, pertanyaannya atas dasar apa?” kata Rahman bertanya.

Usai penyampaian paripurna nantinya, pernyataan sikap mahasiswa menyusul tetap akan dilakukan  setelah dilakukannya konsolidasi setelah sidang paripurna DPRD. “Pokoknya kami hanya mengharapkan, DPRD Nunukan ini, bisa menyatakan sikap untuk menolak disahkannya UU itu, seperti yang dilakukan sejumlah pimpinan daerah di luar Nunukan. Setidaknya kuorum saja suaranya anggota DPRD yang menolak, karena baru ada 10 yang menolak dari 25 anggota DPRD, jumlah 10 itu belum kuorum,” beber Rahman.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Senin, 26 Oktober 2020 14:47

Melanggar PKPU, APK Ditertibkan

NUNUKAN – Masih banyak yang melanggar Peraturan Komisi Pemilihan Umum…

Sabtu, 24 Oktober 2020 12:59

29 Reaktif di Kantor Bupati

SETIDAKNYA ada 29 orang yang terdeteksi reaktif dari hasil pemeriksaan…

Jumat, 23 Oktober 2020 14:11

Rapid Test Massal setelah ASN di Kantor Bupati Positif

NUNUKAN - Dampak dari seorang ASN di Kantor Bupati Nunukan…

Selasa, 20 Oktober 2020 14:07

90 Pasien Positif Masih Dirawat

SATUAN Tugas Penanganan Covid-19 Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat masih ada…

Kamis, 15 Oktober 2020 15:57

Sikap DPRD Akan Disampaikan Lewat Paripurna

NUNUKAN - Setelah melakukan mediasi bersama mahasiswa yang menolak UU…

Selasa, 13 Oktober 2020 14:55

Hanura Nunukan Mendukung Omnibus Law

NUNUKAN – Di Nunukan, aksi demonstrasi menolak UU Cipta Kerja…

Senin, 12 Oktober 2020 14:44

WADUH..!! 173 Patok Perbatasan Hilang karena Faktor Alam

NUNUKAN – Faktor alam membuat patok perbatasan Indonesia - Malaysia…

Sabtu, 10 Oktober 2020 16:23

Cuma Dua Fraksi Menolak UU Cipta Kerja

NUNUKAN - Setelah aksi demonstrasi pertama yang dilakukan pada Kamis…

Kamis, 08 Oktober 2020 11:34

Camat Lumbis pun Minta Maaf

SETELAH viral dengan video menggendong pasien bayi 4 bulan yang…

Kamis, 08 Oktober 2020 11:13

Giliran Mahasiswa PMII Nunukan Lakukan Aksi Demonstrasi

NUNUKAN - Menolak UU Omnibus Law, puluhan mahasiswa yang terhimpun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers