MANAGED BY:
KAMIS
17 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 14 Oktober 2020 10:45
Harga Ayam Turun karena Over
TURUN: Harga ayam dipasaran kembali mengalami penurunan, bukan hanya di Tarakan tetapi hampir disemua wilayah Kaltara, hal ini dibsebakan banyaknya produksi ayam dan kurangnya pembeli./AGUNG RADAR TARAKAN

PROKAL.CO,

SETELAH sempat mengalami kelangkaan daging ayam pada Agustus 2020 lalu, Oktober ini, justru stok ayam lokal berlimpah. Hingga 332 ton ayam siap potong.

Kepala Disdagkop Tarakan, Untung menjelaskan bahwa harga ayam yang ada di pasar saat ini memang tidak merata, bahkan ada harga Rp 32 ribu dan juga ada harga Rp 35 ribu. “Kemarin saya juga sudah melakukan koordinasi dengan teman-teman di Nunukan, tetapi mereka juga mengalami over, bahkan harga ayam di sana sampai dengan Rp 26 ribu hingga Rp 28 ribu per kilonya,” ungkapnya, Selasa (13/10).

Disdagkop Tarakan sudah menyampaikan cara untuk melakukan antisipasi untuk harga yang turun yang hampir menyeluruh di wilayah Kaltara. Tetapi untuk daerah Nunukan walaupun harganya sampai dengan Rp 26 ribu per kilonya, hal itu bisa dijual ke daerah Lumbis, karena daerah tersebut untuk harganya masih stabil. Kemudian solusi lainnya dari para peternak melakukan pemeliharaan sampai dengan berat 5 kilogram.

“Sedangkan untuk harga normalnya di Tarakan bisa sampai Rp 38-40 ribu per kilonya, tetapi jika mulai turun dari harga Rp 40 ribu maka hal itu mulai mengalami over,” ungkapnya. 

Terpisah, Kepala Dinas Pangan, Pertanian, dan Perikanan Tarakan, Elang Buana menjelaskan, kebutuhan bulan ini biasanya diprediksi dua bulan sebelumnya. Pihaknya memprediksi karena pada bulan Agustus 2020 kondisi pandemi Covid-19 sudah memasuki adaptasi kehidupan baru kemudian diprediksi kebutuhan pangan khususnya daging ayam akan meningkat.

“Sehingga pada waktu itu dimasukkan day old chicken (DOC) atau anak ayam kurang lebih 350 ribu, dengan harapan kondisi normal dua bulan kemudian, dan ternyata meleset artinya kondisi Covid-19 susah diprediksi,” bebernya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Rabu, 16 Juni 2021 16:38

Satu Penumpang SB Benuanta Lestari Tujuan Nunukan-Tarakan Lompat ke Laut

ARAKAN- Seorang penumpang speedboat SB Benuanta Lestari tujuan Nunukan-Tarakan didapati…

Rabu, 16 Juni 2021 16:02

Terdengar Percikan Api, Diduga Korsleting Listrik

TARAKAN - Dari penyelidikan yang dilakukan kepolisian, diduga korsleting listrik…

Rabu, 16 Juni 2021 16:01

Bercocok Tanam dengan Metode yang Tidak Biasa

Serma Suprianto dikenal sebagai prajurit TNI yang bertugas sebagai bintara…

Selasa, 15 Juni 2021 19:11

Nikahi Warga Lokal, Banyak Laporan WNA di Tanjung Selor Mau Jadi WNI

TARAKAN – Dalam pengawasan keberadaan warga negara asing (WNA) di…

Selasa, 15 Juni 2021 19:09

Hanya Prokes yang Relevan Tekan Covid-19

TARAKAN – Penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat oleh masyarakat,…

Selasa, 15 Juni 2021 18:55

Koordinasi Unit Kerja Cegah Pemalsuan Dokumen Covid-19

TARAKAN – Mencegah adanya tindakan pemalsuan surat bebas Covid-19 oleh…

Selasa, 15 Juni 2021 14:15

SPBE Sudah Layani 5 Agen di Kaltara

TARAKAN - Pasca diresmikannya SPBBE di Tarakan membuat Tarakan tak…

Selasa, 15 Juni 2021 11:14

Masih Banyak Jukir Liar Berkeliaran

TARAKAN - Adanya instruksi Presiden Joko Widodo untuk memberantas aksi…

Selasa, 15 Juni 2021 11:09

MENGEJUTKAN..!! Identitas Mayat Terungkap, Korban Diduga Diterkam Binatang

TARAKAN - Pihak kepolisian akhirnya menemukan identitas mayat seorang pria…

Selasa, 15 Juni 2021 11:08

Kebakaran Ludeskan Kios Sembako dan Konter HP

TARAKAN - Kebakaran terjadi kembali di rt 12 Kelurahan Juata…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers