MANAGED BY:
SELASA
27 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 13 Oktober 2020 14:55
Hanura Nunukan Mendukung Omnibus Law
AKSI KEDUA: Mahasiswa dari HMI kembali melakukan aksi unjuk rasa lanjutan di depan gedung DPRD Nunukan menuntut DPRD Nunukan menolak UU Cipta Kerja, Senin (12/10)./RIKO ADITYA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO,

NUNUKAN – Di Nunukan, aksi demonstrasi menolak UU Cipta Kerja terus dilakukan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Berlangsung di depan gedung DPRD Nunukan, sekira pukul 13.00 WITA, Senin (12/10), mahasiswa masih bersikukuh meminta semua anggota DPRD Nunukan menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja.

Mereka disambut seorang anggota DPRD Nunukan dari Fraksi Hanura, Tryadi. Dirinya menyambut baik kedatangan mahasiswa. Sayangnya, Tryadi masih belum menyampaikan pernyataan sikap dari 3 fraksi yang belum menyatakan sikap, yakni Fraksi Hanura, PDIP dan Golkar.

Tryadi mengatakan, dirinya tidak bisa menintervensi fraksi lainnya di RDP Nunukan untuk menolak UU Cipta Kerja. Apalagi DPRD Nunukan tidak ikut menggodok UU tersebut di pusat. DPRD Nunukan melalui fraksi yang tak menolak, belum punya alasan untuk menolak.

Namun Tryadi sendiri, dari Fraksi Hanura, menegaskan mendukung UU Omnibus Law Cipta Kerja karena mengikuti garis koordinasi partai di pusat. “Secara fraksi saya menegaskan Hanura menyatakan sikap menerima UU tersebut sesuai dengan perintah DPP Hanura. Untuk fraksi yang lainnya, nanti akan menyatakan sikap juga,” ujar Tryadi.

Pada kesempatan itu, Tryadi kembali membacakan pernyataan sikap dari Demokrat dan  PKS yang menolak UU Cipta Kerja pada Jumat (9/10) lalu. Kemudian Tryadi juga memastikan, aspirasi mahasiswa telah dibawa dan dikawal hingga ke pusat.

Saat unjuk rasa berlangsung, seorang orator demonstrasi, Jeje Hendrawan kecewa dengan sikap Fraksi Hanura yang menerima UU Cipta Kerja. Ditambah lagi, belum adanya pernyataan sikap dari fraksi lainnya seperti fraksi PDIP  dan Golkar. “Kami kembali ke sini, tetap akan menuntut arpirasi kami yang meminta anggota DPRD Nunukan secara lembaga menyatakan sikap menolak UU Cipta Kerja. Jangan bawa-bawa nama partai, atas nama masyarakat Nunukan, tolong nyatakan tolak UU Cipta Kerja,” katanya dalam orasi.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Senin, 26 Oktober 2020 14:47

Melanggar PKPU, APK Ditertibkan

NUNUKAN – Masih banyak yang melanggar Peraturan Komisi Pemilihan Umum…

Sabtu, 24 Oktober 2020 12:59

29 Reaktif di Kantor Bupati

SETIDAKNYA ada 29 orang yang terdeteksi reaktif dari hasil pemeriksaan…

Jumat, 23 Oktober 2020 14:11

Rapid Test Massal setelah ASN di Kantor Bupati Positif

NUNUKAN - Dampak dari seorang ASN di Kantor Bupati Nunukan…

Selasa, 20 Oktober 2020 14:07

90 Pasien Positif Masih Dirawat

SATUAN Tugas Penanganan Covid-19 Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat masih ada…

Kamis, 15 Oktober 2020 15:57

Sikap DPRD Akan Disampaikan Lewat Paripurna

NUNUKAN - Setelah melakukan mediasi bersama mahasiswa yang menolak UU…

Selasa, 13 Oktober 2020 14:55

Hanura Nunukan Mendukung Omnibus Law

NUNUKAN – Di Nunukan, aksi demonstrasi menolak UU Cipta Kerja…

Senin, 12 Oktober 2020 14:44

WADUH..!! 173 Patok Perbatasan Hilang karena Faktor Alam

NUNUKAN – Faktor alam membuat patok perbatasan Indonesia - Malaysia…

Sabtu, 10 Oktober 2020 16:23

Cuma Dua Fraksi Menolak UU Cipta Kerja

NUNUKAN - Setelah aksi demonstrasi pertama yang dilakukan pada Kamis…

Kamis, 08 Oktober 2020 11:34

Camat Lumbis pun Minta Maaf

SETELAH viral dengan video menggendong pasien bayi 4 bulan yang…

Kamis, 08 Oktober 2020 11:13

Giliran Mahasiswa PMII Nunukan Lakukan Aksi Demonstrasi

NUNUKAN - Menolak UU Omnibus Law, puluhan mahasiswa yang terhimpun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers