MANAGED BY:
SELASA
27 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 12 Oktober 2020 14:44
WADUH..!! 173 Patok Perbatasan Hilang karena Faktor Alam
PATROLI PATOK: Personel Satgas Pamtas Yonif 623/BWU saat melakukan operasi patok di sejumlah kecamatan di Nunukan./SATGAS PAMTAS UNTUK RADAR TARAKAN

PROKAL.CO,

NUNUKAN – Faktor alam membuat patok perbatasan Indonesia - Malaysia hilang di sejumlah titik di Nunukan. Selain hilang, adapula yang rusak, miring dan tenggelam. tenggelam.

Meski hilang tak menjadi kendala bagi personel Satgas Pamtas Yonif 623/BWU selaku satuan yang memiliki tugas mengawasi patok. Cip yang tertanam di dalam patok tetap membuat personel Satgas Pamtas Yonif 623/BWU bisa meendeteksi keberadaan patok menggunakan satelit.

Komandan Satgas Pamtas Yonif 623/WBU, Letkol Inf Yordania melalui Pasi Ops Satgas Pamtas Pamtas Yonif 623/WBU, Kapten Hengki Saputra mengungkapkan, setidaknya ada 173 patok yang diduga hilang karena faktor alam. “Ya, jadi patok ini hilang karena perubahan atau kerusakan alam bukan karena human error. Sebagian potok berada di lereng-lereng dan ketinggian, ketika tanah bergeser karena longsor, kami menduga patok ikut hilang dan tertimbun,” ujar Hengki.

Untungnya cip yang masih berada di dalam patok, memudahkan personel melakukan operasi patok. Lokasi keberadaan patok pun terpantau oleh satelit. Meski sejatinya patok itu hilang, namun masih diketahui lokasinya. “Kan di cip itu ada koordinatnya, itu bisa kami ketahui keberadaannya. Jika susah dijangka, kami andalkan satelit, bahkan biasanya, kami menggunakan perbantuan helikopter untuk patroli cip ini,” tambah Hengki.

Dari hasil operasi yang dilakuan, di sepanjang batas negara mulai dari wilayah Kecamatan Sebatik, Sei Menggaris, Lumbis, Sebuku dan Krayan, ditemukan 85 patok yang rusak dan 96 patok yang telah tenggelam. Selain itu, juga ditemukan 124 patok dalam keadaan miring, 69 patok roboh, 24 potok rusak tertimpa pohon, 13 patok patah. “Masih ada patok di wilayah perbatasan Lumbis belum kami ketahui, karena masih dalam proses patroli,” kata Hengki.

Apalagi memang diakui Hengki, dalam melakukan kegiatan operasi patok, punya tingkat kesulitan yang berbeda-beda. Untuk di wilayah Sebatik, masih masuk dalam ketegori mudah, karena sebagian patok berada disekitar pemukiman penduduk. Namun, patroli di Sebuku dikategorikan normal karena membutuhkan waktu partoli 20 hari, begitu juga di Krayan selama 21 hari. Daerah sulit yakni Lumbis, karena membutuhkan waktu selama 30 hari. “Jadi dari 6.849 patok negara yang tersebar di perbatasan Nunukan, kami sudah menantau 5.990 patok, selebihnya 859 patok sedang dalam upaya pengawasan. Semoga saja semuanya nantinya bisa terpantau,” harap Hengki. (raw/lim)

loading...

BACA JUGA

Senin, 26 Oktober 2020 14:47

Melanggar PKPU, APK Ditertibkan

NUNUKAN – Masih banyak yang melanggar Peraturan Komisi Pemilihan Umum…

Sabtu, 24 Oktober 2020 12:59

29 Reaktif di Kantor Bupati

SETIDAKNYA ada 29 orang yang terdeteksi reaktif dari hasil pemeriksaan…

Jumat, 23 Oktober 2020 14:11

Rapid Test Massal setelah ASN di Kantor Bupati Positif

NUNUKAN - Dampak dari seorang ASN di Kantor Bupati Nunukan…

Selasa, 20 Oktober 2020 14:07

90 Pasien Positif Masih Dirawat

SATUAN Tugas Penanganan Covid-19 Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat masih ada…

Kamis, 15 Oktober 2020 15:57

Sikap DPRD Akan Disampaikan Lewat Paripurna

NUNUKAN - Setelah melakukan mediasi bersama mahasiswa yang menolak UU…

Selasa, 13 Oktober 2020 14:55

Hanura Nunukan Mendukung Omnibus Law

NUNUKAN – Di Nunukan, aksi demonstrasi menolak UU Cipta Kerja…

Senin, 12 Oktober 2020 14:44

WADUH..!! 173 Patok Perbatasan Hilang karena Faktor Alam

NUNUKAN – Faktor alam membuat patok perbatasan Indonesia - Malaysia…

Sabtu, 10 Oktober 2020 16:23

Cuma Dua Fraksi Menolak UU Cipta Kerja

NUNUKAN - Setelah aksi demonstrasi pertama yang dilakukan pada Kamis…

Kamis, 08 Oktober 2020 11:34

Camat Lumbis pun Minta Maaf

SETELAH viral dengan video menggendong pasien bayi 4 bulan yang…

Kamis, 08 Oktober 2020 11:13

Giliran Mahasiswa PMII Nunukan Lakukan Aksi Demonstrasi

NUNUKAN - Menolak UU Omnibus Law, puluhan mahasiswa yang terhimpun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers