MANAGED BY:
SELASA
27 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 10 Oktober 2020 16:23
Cuma Dua Fraksi Menolak UU Cipta Kerja
DESAK TOLAK UU CIPTA KERJA: Aksi demonstrasi di depan kantor DPRD Nunukan berlanjut hingga Jumat (9/10). Mahasiswa masih mendesak anggota DPRD Nunukan untuk menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja./RIKO ADITYA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO,

NUNUKAN - Setelah aksi demonstrasi pertama yang dilakukan pada Kamis (9/10) belum membuahkan hasil, Jumat (9/10) sekira pukul 10.15 WITA, aksi demonstrasi oleh mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam dan perwakilan buruh berlanjut di depan kantor DPRD Nunukan.

Pada demo kedua tersebut, sudah ada pernyataan sikap dari 2 fraksi DPRD Nunukan yakni dari Fraksi Demokrat dan Fraksi PKS. 3 fraksi lainnya, Fraksi Hanura, PDIP dan Golkar masih belum menyatakan sikap saat itu. Akibatnya mahasiswa masih akan terus malakukan aksi demontrasi sampai ada jawaban ikut menolak dari 3 fraksi yang masih bungkam.

Ketua Komisi III DPRD Nunukan, Saleh mengatakan setelah melakukan rapat fraksi menghasilkan, setidaknya sudah ada 2 fraksi di DPRD Nunukan yang ikut menolak UU Omnibus  Law Cipta Kerja tersebut.

Dalam pernyataan sikap itu, Saleh mengungkapkan DPRD Nunukan sejatinya menerima aspirasi masyarakat Nunukan yang diwakili seluruh elemen mahasiswa dan perwakilan buruh.

“DPRD Nunukan saat memahami keberatan atas penolakan mahasiswa dan buruh terkait pengesahan UU Cipta Kerja. Dua fraksi di DPRD Nunukan yakni dari Fraksi Demokrat dan PKS menyatakan sikap juga menolak disahkannya UU Cipta Kerja tersebut,” ujar Saleh membacakan pernyataan pihaknya, Jumat (9/10).

DPRD Nunukan tentu akan mendorong agar perjuangan mahasiswa dan perwakilan buruh di Nunukan, disalurkan ke pemerintah pusat melalui mekanisme yang ada. Selanjutnya DPRD Nunukan mengajak mahasiswa dan buruh Nunukan untuk terus berjuang melalui mekanisme demokrasi dan mengedepankan dialogis serta menjaga kondisi Nunukan tetap kondusif.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Senin, 26 Oktober 2020 14:47

Melanggar PKPU, APK Ditertibkan

NUNUKAN – Masih banyak yang melanggar Peraturan Komisi Pemilihan Umum…

Sabtu, 24 Oktober 2020 12:59

29 Reaktif di Kantor Bupati

SETIDAKNYA ada 29 orang yang terdeteksi reaktif dari hasil pemeriksaan…

Jumat, 23 Oktober 2020 14:11

Rapid Test Massal setelah ASN di Kantor Bupati Positif

NUNUKAN - Dampak dari seorang ASN di Kantor Bupati Nunukan…

Selasa, 20 Oktober 2020 14:07

90 Pasien Positif Masih Dirawat

SATUAN Tugas Penanganan Covid-19 Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat masih ada…

Kamis, 15 Oktober 2020 15:57

Sikap DPRD Akan Disampaikan Lewat Paripurna

NUNUKAN - Setelah melakukan mediasi bersama mahasiswa yang menolak UU…

Selasa, 13 Oktober 2020 14:55

Hanura Nunukan Mendukung Omnibus Law

NUNUKAN – Di Nunukan, aksi demonstrasi menolak UU Cipta Kerja…

Senin, 12 Oktober 2020 14:44

WADUH..!! 173 Patok Perbatasan Hilang karena Faktor Alam

NUNUKAN – Faktor alam membuat patok perbatasan Indonesia - Malaysia…

Sabtu, 10 Oktober 2020 16:23

Cuma Dua Fraksi Menolak UU Cipta Kerja

NUNUKAN - Setelah aksi demonstrasi pertama yang dilakukan pada Kamis…

Kamis, 08 Oktober 2020 11:34

Camat Lumbis pun Minta Maaf

SETELAH viral dengan video menggendong pasien bayi 4 bulan yang…

Kamis, 08 Oktober 2020 11:13

Giliran Mahasiswa PMII Nunukan Lakukan Aksi Demonstrasi

NUNUKAN - Menolak UU Omnibus Law, puluhan mahasiswa yang terhimpun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers