MANAGED BY:
RABU
21 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 22 September 2020 10:48
Kasus Meningkat, Karantina Khusus Akan Dibuka

Untuk Pasien Terkonfirmasi Tak Bergejala

PENGENDALIAN COVID-19: Tempat karantina khusus di BKPSDM Bulungan bakal dibuka kembali untuk merawat pasien terkonfirmasi positif tak bergejala./PIJAI PASARIJA/RADAR KALTARA

PROKAL.CO,

TANJUNG SELOR - Pemkab Bulungan memutuskan akan kembali memberlakukan karantina khusus bagi pasien Covid-19. Keputusan itu dilakukan untuk menekan angka kasus baru penularan virus sindrom pernapasan akut berat 2 (SARS-CoV-2) di Bumi Tenguyun yang terus meningkat.

Wakil Bupati (Wabup) Bulungan, Ingkong Ala mengatakan, untuk tempat karantina khusus sesuai kesepakatan bersama tidak akan dipindahkan. Tetap menggunakan  gedung Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bulungan. "Tidak ada tempat lain lagi. Jadi, tetap menggunakan gedung BKPSDM," kata Ingkong Ala kepada Radar Kaltara, Senin (21/9).

Namun, untuk kepastian kapan dibuka, dirinya belum dapat memastikan. Hal itu akan dibahas lebih teknis, termasuk dari sisi penganggaran. "Kalau dibuka kembali tentunya anggaran harus disiapkan," bebernya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulungan, H. Imam Sujono menambahkan, untuk tempat karantina khusus yang paling ideal memang di BKPSDM. Bahkan tempat tersebut masuk 150 kabupaten/kota yang mendapatkan penilaian bagus dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. "Tempatnya layak. Kemudian, dari sisi isolasi juga dapat, karena petugas TNI/Polri dan Satpol PP menjaga ketat di pintu masuk," kata Imam.

Hingga Senin (21/9), tercatat masih ada 46 orang pasien yang terkonfirmasi positif plus 148 orang kontak erat yang menjalani karantina mandiri. "Untuk penempatan pasien yang dikarantina kami akan lebih selektif, kemungkinan untuk orang yang reaktif rapid test tidak akan dikarantina khusus," ungkapnya.

Pasien yang menjalani karantina khusus hanya yang terkonfirmasi positif tidak bergejala saja. Misal, sekarang ini ada 46 orang yang terkonfirmasi positif. Enam orang di antaranya dirawat di rumah sakit. "Jadi, yang kita karantina hanya 40 orang saja, karena enam pasien bergejala," bebernya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Rabu, 21 Oktober 2020 15:43

Pemodal Tambang Emas Ilegal Ditangkap

TANJUNG SELOR – Penindakan atas aktivitas tambang ilegal yang terjadi…

Rabu, 21 Oktober 2020 15:35

Ditemukan Mobil Ringsek Tak Bertuan

TANJUNG SELOR - Nyaris setiap tahun Jalan Trans Kaltim- Kaltara…

Rabu, 21 Oktober 2020 15:22

Jalan Menuju KIPI Ditinjau Kembali

TANJUNG SELOR - Pembangunan infrastruktur jalan menuju Kawasan Industri dan…

Rabu, 21 Oktober 2020 15:06

Waspada Muncul Klaster Pilkada

TANJUNG SELOR - Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara),…

Rabu, 21 Oktober 2020 15:03

Budi Rachmat Dilantik Jadi Kabid Humas

TANJUNG SELOR – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kaltara Irjen Pol…

Selasa, 20 Oktober 2020 14:26

Tambah Kasus Baru Covid-19, KJRI Sabah Tutup Pelayanan

TANJUNG SELOR - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kota Kinabalu,…

Selasa, 20 Oktober 2020 14:24

Kasus Meningkat, Dinilai Masih Terkendali

TANJUNG SELOR – Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bulungan…

Selasa, 20 Oktober 2020 14:22

Krayan 'Disuntik' SOA Barang Rp 1 M

TANJUNG SELOR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) rencananya…

Selasa, 20 Oktober 2020 14:20

Tambang Ilegal ‘Makan’ Korban, Lima Penambang Emas Terjebak di Lubang

TANJUNG SELOR – Penambang emas ilegal di Blok Nipah-nipah Desa…

Senin, 19 Oktober 2020 15:56

BPBD Identifikasi Daerah Rawan Bencana

TANJUNG SELOR – Curah hujan di wilayah Kaltara, khususnya Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers