MANAGED BY:
RABU
21 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 16 September 2020 11:23
PLTA Sungai Kayan Bakal Serap 25.000 Tenaga Kerja, Berapa Persen Tenaga Kerja Lokal..??
PELUANG KETENAGAKERJAAN: Megaproyek PLTA diproyeksikan menyerap 25.000 tenaga kerja. Tampak saat KSP melakukan kunker ke lokasi PLTA Sungai Kayan di Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan./PIJAI PASARIJA/RADAR KALTARA

PROKAL.CO,

TANJUNG SELOR – Megaproyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Sungai Kayan di Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan dengan nilai investasi USD 17,8 miliar ini  diproyeksikan bakal menyerap 25.000 tenaga kerja.

Manager Operasional KHE, Roni menyampaikan, satu bendungan proyek PLTA ini akan menyerap kurang lebih sekitar 5.000 tenaga kerja. Artinya, jika ada lima bendungan maka akan menyerap sekitar 25.000 tenaga kerja.

“Jadi, puncak dari proyek ini membutuhkan sekitar 25.000 tenaga kerja,” ungkap Roni kepada Radar Kaltara melalui sambungan telepon, Selasa (15/9).

Penyerapan tenaga kerja di PLTA, sambung Roni, akan tetap memprioritaskan tenaga kerja lokal  sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan. Kenapa harus sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan, karena tidak mungkin tenaga kerja lokal yang tidak memiliki skill (ketrampilan) bisa diterima.

“Kalau tidak memiliki skill saya yakin kerjanya tidak akan maksimal dan produktif,” ujarnya. Bahkan, tenaga kerja yang tidak memiliki skill ini bisa mencelakakan diri sendiri dan pekerja lain. Contoh, tenaga kerja lokal yang tidak memiliki ahli dalam mengoperasikan alat berat tetapi dipaksakan mengoperasikan alat berat. “Nah, itukan bisa membahayakan semua,” sebutnya.

Kendati demikian pihaknya memastikan akan tetap memprioritaskan tenaga kerja lokal. Jika diperesentasikan tenaga kerja lokal akan diserap 70 sampai 80 persen. Selebihnya tenaga kerja dari luar.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Rabu, 21 Oktober 2020 15:43

Pemodal Tambang Emas Ilegal Ditangkap

TANJUNG SELOR – Penindakan atas aktivitas tambang ilegal yang terjadi…

Rabu, 21 Oktober 2020 15:35

Ditemukan Mobil Ringsek Tak Bertuan

TANJUNG SELOR - Nyaris setiap tahun Jalan Trans Kaltim- Kaltara…

Rabu, 21 Oktober 2020 15:22

Jalan Menuju KIPI Ditinjau Kembali

TANJUNG SELOR - Pembangunan infrastruktur jalan menuju Kawasan Industri dan…

Rabu, 21 Oktober 2020 15:06

Waspada Muncul Klaster Pilkada

TANJUNG SELOR - Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara),…

Rabu, 21 Oktober 2020 15:03

Budi Rachmat Dilantik Jadi Kabid Humas

TANJUNG SELOR – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kaltara Irjen Pol…

Selasa, 20 Oktober 2020 14:26

Tambah Kasus Baru Covid-19, KJRI Sabah Tutup Pelayanan

TANJUNG SELOR - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kota Kinabalu,…

Selasa, 20 Oktober 2020 14:24

Kasus Meningkat, Dinilai Masih Terkendali

TANJUNG SELOR – Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bulungan…

Selasa, 20 Oktober 2020 14:22

Krayan 'Disuntik' SOA Barang Rp 1 M

TANJUNG SELOR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) rencananya…

Selasa, 20 Oktober 2020 14:20

Tambang Ilegal ‘Makan’ Korban, Lima Penambang Emas Terjebak di Lubang

TANJUNG SELOR – Penambang emas ilegal di Blok Nipah-nipah Desa…

Senin, 19 Oktober 2020 15:56

BPBD Identifikasi Daerah Rawan Bencana

TANJUNG SELOR – Curah hujan di wilayah Kaltara, khususnya Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers