MANAGED BY:
SELASA
19 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 16 September 2020 11:06
Anggota Berpolitik, MUI: Silakan Mundur

Ormas Islam Dilarang Menunjukkan Dukungan

ist

PROKAL.CO,

TARAKAN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menempuh sikap tegas guna mencegah perpecahan di masyarakat di tahun politik. Seluruh organisasi masyarakat Islam dilarang menunjukkan keberpihakan politik. Hal itu ditegaskan Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Utara (Kaltara), Syamsi Sarman, kemarin (15/9).

Ia menuturkan, sesuai dengan pedoman anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) MUI yang tetap independen, profesionalisme dan amanah dalam mencerahkan umat dalam berkehidupan sesuai tuntunan agama. Sehingga menurutnya, seharusnya ormas tetap terfokus dalam aktivitas keagamaan. Meski demikian, ia menegaskan sebagai lembaga yang menjunjung profesionalisme, tentunya paslon dapat menggunakan pengkhotbah dalam setiap kegiatan politik yang berhubungan dengan keagamaan. Mengingat tidak ada larangan khusus berdakwah dalam aktivitas politik.

“Jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan pilkada, kami sudah pertemuan di Tanjung Selor, ada 3 poin yang kami rumuskan sebagai pedoman MUI. Yang pertama MUI tetap pada sikap independen tidak memihak kepada siapa pun sesuai AD/ART yang terkandung di dalam MUI. Kedua, MUI juga tetap profesional, dalam artian kami tetap melayani umat. Paslon itu merupakan bagian dari umat. Jadi ketika misalnya ada permintaan, tausiah atau pembacaan doa, MUI hadir sebagai kapasitasnya majelis ulama. Tapi kehadirannya sebagai profesionalisme ulama, yang diminta hadir untuk memberikan tausiah atau pandangan keagamaan atau doa. Sehingga, aturan mainnya harus bersurat secara resmi ke MUI. Jadi misalnya ada paslon yang minta pembacaan doa misalnya, tentu harus mengirim surat resmi ke majelis ulama. Nanti MUI yang akan mengirimkan utusannya apakah ketua MUI atau yang mewakili,” ujarnya, kemarin (15/9).

Ia menegaskan, sejauh ini MUI Kaltara cukup tegas dalam menerapkan larangan kepada jajarannya. Menurutnya, jika nantinya terdapat anggota yang tetap ingin berpolitik, maka dipersilakan mengundurkan diri dari kepengurusan MUI.

“Yang ketiga, ini sifatnya komitmen. Jadi bagi pengurus MUI, yang memang ingin berkiprah di  dunia politik, apakah jadi timses atau atau pun langsung mencalonkan, dia harus mundur dari kepengurusan MUI,”tukasnya.

Terkait masalah khatib masyarakat yang dianggap berpotensi menjadi sarana kampanye, ia menyadari hal tersebut. Walau demikian, ia menegaskan jika MUI hanya memiliki wewenang dalam mengimbau organisasi tidak bersifat secara individual.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Selasa, 19 Januari 2021 13:49

PPPK Dibuka, Bakal Ada yang ‘Didepak’

TARAKAN - Rekrutmen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di…

Selasa, 19 Januari 2021 13:43

Pelaku Usaha Harus Kreatif

TARAKAN - Pandemi Covid-19 yang masih ada di 2021 ini,…

Selasa, 19 Januari 2021 13:42

Kadin ‘Jemput’ Dana PEN ke Kaltara

TARAKAN - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) menyeriusi dana pemulihan…

Senin, 18 Januari 2021 11:15

Evaluasi Vaksinasi Covid-19 Tahap I di Kaltara, Cakupan Rendah, Bermasalah di Sistem

JURU Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kaltara, Agust Suwandy menyampaikan, pelaksanaan…

Senin, 18 Januari 2021 11:12

Vaksin Merah Putih Harus Lalui 3 Tahap

TAK hanya vaksin Sinovac, Moderna dan Pfizer, namun Indonesia berhasil…

Senin, 18 Januari 2021 11:10

Kaltara Dapat 40 Paket Proyek, Senilai Rp 700,14 Miliar

GUBERNUR Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Irianto Lambrie mengungkapkan, sesuai…

Senin, 18 Januari 2021 11:08

Hujan Lebat, Bahaya Mengintai KotaTarakan

TARAKAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tarakan mengimbau masyarakat…

Minggu, 17 Januari 2021 15:15

Vaksin Moderna Khusus Lansia

TARAKAN - Usai penyuntikan vaksin Sinovac, Indonesia diprediksi akan mengeluarkan…

Sabtu, 16 Januari 2021 09:30

Seleksi PPPK, ‘Terganjal’ Anggaran

TARAKAN – Terungkap alasan Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan ‘ragu’ membuka…

Sabtu, 16 Januari 2021 09:29

RSUD Dilaporkan ke Polisi

 TARAKAN - Muklis Ramlan melaporkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers