MANAGED BY:
SELASA
29 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 14 September 2020 14:43
Industri Rotan Desa Sebidai Makin Menggeliat

Produk Rumahan, Mampu Topang Perekonomian Warga

TAMBAH PENGHASILAN: Salah satu pengrajin dari Desa Sebidai KTT yang kini sudah menekuni bisnis sebagai pengrajin rotan./RIKO/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO,

TANA TIDUNG - Sebagian warga di Kabupaten Tana Tidung, memanfaatkan rotan untuk diolah menjadi kerajinan tangan yang bernilai jual lumayan tinggi. Rotan tersebut diolah sedemikian rupa, mulai dari kursi, tempat tisu, dan juga kerajinan dari rotan lainnya.

Potensi rotan di Kabupaten Tana Tidung (KTT) melimpah dan dapat dijumpai dimana saja, terutama di Desa Sebidai. Untuk itu warga Desa Sebidai memanfaatkan peluang ini untuk mengolahnya menjadi kerajinan tangan yang bisa menambah penghasilan. Berbagai kerajinan diolah dari bahan baku rotan misalnya piring rotan, pot bunga serta kursi dan lainnya.

Salah satu pengrajin rotan Desa Sebidai, Nawang mengatakan, sengaja memanfaatkan rotan sebagai bahan untuk membuat kerajinan tangan yang dapat menambah penghasilan. Berbagai kerajinan yang dibuatnya mulai dari piring, pot bunga dan lainnya.

"Saya sudah lama membuat kerajinan dari rotan, banyaknya rotan yang dapat dijumpai di KTT ini membuat saya memutar otak mau dibuat apa rotan ini. Akhirnya saya punya ide untuk membuat kerajinan yang memang sekarang menjadi tambahan penghasilan bagi keluarga saya," kata Nawang.

Ia mengakui dengan hasil karyanya itu bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah antara Rp 9 juta hingga Rp 11 juta dalam sebulan. Berbagai kerajinan dibuatnya dan dijual dengan harga yang bervariasi. "Kalau pot saya jual dari harga Rp 150 ribu-Rp 200 ribu sedangkan kursi dari rotan itu juga bervariasi dari Rp 5 juta hingga Rp 8 juta. Itu tergantung dari tingkat kesulitannya," jelasnya.

Bahan rotan yang ia gunakan tak jauh dari rumahnya. Ia memanfaatkan rotan tersebut dan diolah menjadi produk lokal yang bisa memberikannya penghasilan lebih. "Alhamdullilah semua bahan itu saya hanya mengambilnya dari belakang rumah. Banyaknya rotan di belakang rumah saya membuat saya lebih enak tidak mengeluarkan biaya. Sehingga menjadi lebih mudah," jelasnya sambil menganyam salah satu produk rotan karyanya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Selasa, 29 September 2020 10:15

Tekan Angka Kriminalitas, Poskamling Harus Diaktifkan

TANA TIDUNG - Komandan Komando Resor Militer (Korem) 092 Maharajila…

Selasa, 29 September 2020 10:14

2021, Makodim KTT Sudah Bisa Ditempati

TANA TIDUNG - Pembangunan Markas Komando Distrik Militer (Makodim) di…

Senin, 28 September 2020 13:46

Bawaslu Tertibkan Ribuan Algaka

TANA TIDUNG - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tana…

Kamis, 24 September 2020 21:27

Cabut Nomor Pilkada 2020, Bersih 1, Solid 2, Beriman 3 dan Maha Karya 4

    TANA TIDUNG- Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tana Tidung…

Kamis, 24 September 2020 11:41

Minim Kesadaran Warga, Buang Sampah Tak Sesuai Jadwal

TANA TIDUNG - Sampah menjadi persoalan yang harus benar-benar ditangani…

Rabu, 23 September 2020 10:33

Dua Kali Seminggu Layani KTT-Tarakan

TANA TIDUNG - Antusias masyarakat menggunakan Kapal Feri  KM Manta…

Selasa, 22 September 2020 10:59

Berlaku, Keluar Rumah Tak Pakai Masker Sanksi Menanti

TANA TIDUNG – Warga KTT yang akan beraktivitas di luar…

Selasa, 22 September 2020 10:58

Bawaslu Minta Masyarakat Teliti Tanggapi Isu di Medsos

TANA TIDUNG – Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Tana Tidung…

Senin, 21 September 2020 11:36

Beraktivitas Tanpa Masker, Siap-siap Disanksi

TANA TIDUNG – Dalam upaya pendisiplinan masyarakat untuk selalu melaksanakan…

Senin, 21 September 2020 11:34

Hari Ini, Warga Desa Tideng Pale Terima BLT Dana Desa

TANA TIDUNG - Akhirnya Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers