MANAGED BY:
SELASA
27 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 14 September 2020 14:17
PLTA Kayan Bakal Jadi Terbesar se-Asia Tenggara
Kelebihan Daya PLTA Kayan Akan Diekspor ke Malaysia
SURPLUS LISTRIK: PT KHE berencana mengekspor daya listik sebesar 250 MW ke ke Sabah, Malaysia jika sudah terjadi surplus daya. Tampak lokasi pembangunan bendungan satu PLTA Sungai Kayan./PIJAI PASARIJA/RADAR KALTARA

PROKAL.CO,

TANJUNG SELOR – Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Sungai Kayan di Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan diproyeksi mampu menghasilkan energi listrik sebesar 9.000 megawatt (MW). Dengan daya sebesar itu, PT Kayan Hydro Energy (KHE) berencana mengekspor daya listrik sebesar 250 megawatt (MW) ke Sabah, Malaysia.

Manajer Operasional PT KHE, Roni menyampaikan, di PLTA nantinya akan ada lima bendungan yang dibangun secara bertahap. Pengerjaan setiap bendungan membutuhkan waktu empat sampai lima tahun.

"Satu bendungan itu dikerjakan dalam kurun waktu empat sampai lima tahun. Jadi, kalau konstruksi awal bendungan satu dimulai 2021 berarti 2025 sudah bisa menghasilkan energi listrik," kata Roni kepada Radar Kaltara.

Kemudian untuk bendungan dua akan dimulai setelah konstruksi bendungan satu berjalan satu tahun. "Jadi, kalau bendungan satu dimulai 2021 di tahun 2022 dilanjutkan untuk konstruksi di bendungan dua," bebernya.

Terkait selisih jarak satu tahun, karena infrastruktur bendungan satu ke bendungan dua harus terlebih dahulu dipersiapkan. Nantinya, setiap satu bendungan akan menghasilkan energi listrik yang berbeda-beda. Untuk bendungan satu akan menghasilkan kapasitas listrik sebesar 900 MW, bendungan dua 1.200 MW, bendungan tiga 1.800 MW, bendungan empat 1.800 MW dan bendungan lima 3.300 MW. "Jadi, total kapasitas listrik yang dihasilkan kurang lebih sekitar 9.000 megawatt." ungkapnya.

Dijelaskan, proyek ini murni dari swasta. Tetapi pihaknya tetap ingin melibatkan beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN), salah satunya PT Waskita. Untuk metode kerja samanya saat ini masih digodok. Apakah sebagai kontraktor atau masih didalami metode kerja samanya. Begitu juga dengan PLN. "Jadi, kami tidak mau nantinya dicap tidak nasionalisme, mangkanya BUMN juga dilibatkan," bebernya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Senin, 26 Oktober 2020 15:02

Tim Wajib Kantongi Izin Satgas

TANJUNG SELOR – Layanan dokter terbang yang merupakan program Pemerintah…

Senin, 26 Oktober 2020 14:57

Pasar Induk Jadi Sorotan

TANJUNG SELOR – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro…

Senin, 26 Oktober 2020 14:54

Program Peralihan BBM-BBG Berlanjut

TANJUNG SELOR - Tidak terdampak dari pemangkasan anggaran selama pandemi…

Senin, 26 Oktober 2020 14:51

Pengeboman Ikan Marak, Tolong Ditertibkan Orang-Orang Ini..!!

TANJUNG SELOR - Kelompok masyarakat pengawas (Pokmaswas ) Tanah Kuning-Mangkupadi…

Senin, 26 Oktober 2020 10:35

Sampai Akhir Pekan Kemarin, Total Sudah 769 Kasus Corona di Kaltara

Tambahan kasus konfirmasi positif virus corona atau Covid-19 di Kalimantan…

Sabtu, 24 Oktober 2020 19:27

Pjs Gubernur Sosialisasikan Prokes hingga ke Pasar

TANJUNG SELOR – Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara)…

Sabtu, 24 Oktober 2020 19:19

Libur Panjang, Pjs. Gubernur Minta Patuhi Protokol Kesehatan

TANJUNG SELOR - Sesuai dengan hasil rakor nasional dan daerah…

Sabtu, 24 Oktober 2020 13:18

Libur Panjang, Berpotensi Klaster Baru

TANJUNG SELOR – Libur panjang di akhir Oktober 2020 berpotensi…

Sabtu, 24 Oktober 2020 13:16

Rapid Test Massal, Enam ASN Reaktif

TANJUNG SELOR – Pemkab Bulungan menggelar tes cepat atau rapid…

Sabtu, 24 Oktober 2020 13:15

Anggaran BST Dipangkas 50 Persen

TANJUNG SELOR – Di awal pandemi Covid-19 lalu, penerima bantuan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers