MANAGED BY:
JUMAT
23 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL
Kamis, 10 September 2020 14:28
SKB CPNS Digelar Dua Hari
DICEK: Peserta bersama KTP dan kartu peserta difoto oleh panitia saat memasuki ruangan steril sebelum mengikuti tes SKB CPNS Formasi 2019 di Bandiklat Kabupaten Malinau, Rabu (9/9)./AGUSSALAM SANIP/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO,

MALINAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau bekerja sama dengan Kantor Regional VII Badan Kepegawaian Negara (BKN) Banjarmasin menggelar tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil CPNS Formasi 2019.

Peserta yang mengikuti SKB sebanyak 136 orang dan dilaksanakan selama dua hari dengan enam sesi setiap harinya mulai Rabu (9/9) sampai Kamis (10/9). Dari 136 peserta yang ikut tes dalam formasi CPNS 2019 Kabupaten Malinau ini, ada tiga orang yang mengikuti atau menumpang tes di luar Kabupaten Malinau.

“Untuk tes SKB ini dimulai hari ini. Kemudian ada yang ikut tes di luar daerah tiga orang, satu di Medan, satu di Semarang dan satu di Palangka Raya,” ujar Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Malinau Marson R. Langup, Rabu (9/9) di lokasi tes SKB Bandiklat Kabupaten Malinau.

Diungkapkan, sehari sebelum pelaksanaan memang sempat ada kendala dikarenakan jaringan internet yang mengalami gangguan. Namun, sorenya sudah normal kembali sehingga pelaksanaan di hari pertama bisa berjalan dengan baik. “Kemarin ada jaringan (internet) apa yang putus di daerah Sekatak itu. Tapi sore kemarin sudah bagus dan kembali normal, sehingga pada hari ini pelaksanaan SKB sudah berjalan dengan baik dan tidak ada hambatan,” ungkapnya.

Untuk pelaksanaan SKB, lanjutnya, tentu menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19). Peserta yang datang harus cuci tangan, dicek suhu badan serta diskrining. “Peserta harus cek suhu badan dan harus memakai masker, kemudian setelah itu peserta yang dari luar juga harus menunjukkan surat keterangan sehat dan rapid test,” terangnya sambil mengatakan bahwa kalau peserta yang asli dari Malinau hanya diskrining dan diperiksa suhu badannya saja.

Untuk transparansi, pihaknya juga memperlihatkan secara langsung nilai hasil tes peserta melalui channel Youtube BKPP Kabupaten Malinau. Di sana akan disiarkan secara langsung hasilnya dan bisa dilihat oleh keluarga di rumah.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Jumat, 11 September 2020 10:18

Gerakan Pakai Masker Dideklarasikan

MALINAU – Untuk menekan dan memutus rantai penyebaran Coronavirus Disease…

Jumat, 11 September 2020 10:17

TP PKK Kecamatan Malinau Barat Lebih Semangat Berkarya

MALINAU – Pada peringatan Hari Kesatuan Gerakan (HKG) PKK ke-48…

Jumat, 11 September 2020 10:16

Tak Hanya Luber, Pelaksanaan Pilkada Juga Sehat

MALINAU – Bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau, Polres Malinau mendeklarasikan…

Kamis, 10 September 2020 14:28

Bangga Produk Malinau Bermunculan

MALINAU – Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-48 dan…

Kamis, 10 September 2020 14:28

SKB CPNS Digelar Dua Hari

MALINAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau bekerja sama dengan Kantor…

Kamis, 10 September 2020 14:27

Ketua DWP Kabupaten Malinau Resmi Berganti

MALINAU – Masa jabatan pengurus Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP)…

Rabu, 09 September 2020 14:29

PKK Kecamatan Malinau Barat Juara Umum

MALINAU – Ketua TP PKK Kabupaten Malinau Ping Yansen mengapresiasi…

Rabu, 09 September 2020 14:27

Kader PKK Tak Patah Semangat

MALINAU – Ketua TP PKK Kabupaten Malinau Ping Yansen mengungkapkan…

Rabu, 09 September 2020 14:26

Walaupun Terbatas, HKG dan Jambore PKK Berjalan Sukses

MALINAU – Pelaksanaan rangkaian acara peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG)…

Selasa, 08 September 2020 10:25

ASN Harus Menjaga Persatuan dan Kesatuan Masyarakat

MALINAU - Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si mengingatkan agar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers