MANAGED BY:
RABU
21 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Kamis, 03 September 2020 14:06
Segini Harga Pemeriksaan Narkotika di Nunukan

BNNK Target 17 Pemeriksa

ilustrasi

PROKAL.CO,

NUNUKAN – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Nunukan akan memberlakukan tarif khusus pada layanan penerbitan surat keterangan hasil pemeriksaan narkotika (SKHPN). Penerbitan SKHPN nantinya akan dikenakan biaya sebesar Rp 250 ribu, termasuk alat rapid test narkotika.

Meski begitu, masih ada pelayanan gratis untuk penerbitan SKHPN tersebut. Hanya itu diberlakukan kepada golongan yang tidak mampu dengan sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi. Hingga Desember mendatang, BNNK Nunukan ditarget menerbitkan setidaknya 17 pemeriksa.

Kepala BNNK Nunukan, Kompol La Muati mengatakan, itu dilakukan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2020 tentang Jenis Dan Tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada BNN. “Ya, sekarang sesuai peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2020 tersebut, itu akan diberlakukan dalam waktu dekat,” ujar La Muati saat melakukan coffe morning di kantornya, Rabu (2/9).

Sementara itu, persyaratan bagi yang tidak mampu dan digratiskan, pemohon harus mengisi fomulir permohonan nol rupiah. Kedua, harus memiliki surat keterangan tidak mampu dari kelurahan. Terakhir pemohon adalah pemegang atau peserta penerimaan bantuan iuran (PBI) pada program jaminan kesehatan nasional-kartu Indonesia sehat (JKN-KIS). Jika pemohon gratis tidak memenuhi persyaratan tersebut, tidak akan masuk dalam kategori golongan tidak mampu.

La Muati melanjutkan, jika nantinya ketika pembuatan SKHPN ditemukan yang positif, langsung akan dilakukan assesment untuk mengetahui dari mana didapatkan narkoba yang digunakan selama ini. Dengan itu, tentu akan bisa terungkap jaringan sindikat narkotika.

“Jika memang ketahuan tempatnya membeli, kami tentu akan langsung membuat sosialisasi di tempat itu, supaya masyarakat memahami di wilayah tersebut, rawan narkotika. Kemudian tentunya kami juga akan lakukan penyelidikan lebih lanjut, bahwa tempat itu, apakah benar-benar sering terjadi transaksi narkotika, hasilnya akan dilaporkan ke Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Nunukan untuk ditindaklanjuti,” imbuh La Muati.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Selasa, 20 Oktober 2020 14:07

90 Pasien Positif Masih Dirawat

SATUAN Tugas Penanganan Covid-19 Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat masih ada…

Kamis, 15 Oktober 2020 15:57

Sikap DPRD Akan Disampaikan Lewat Paripurna

NUNUKAN - Setelah melakukan mediasi bersama mahasiswa yang menolak UU…

Selasa, 13 Oktober 2020 14:55

Hanura Nunukan Mendukung Omnibus Law

NUNUKAN – Di Nunukan, aksi demonstrasi menolak UU Cipta Kerja…

Senin, 12 Oktober 2020 14:44

WADUH..!! 173 Patok Perbatasan Hilang karena Faktor Alam

NUNUKAN – Faktor alam membuat patok perbatasan Indonesia - Malaysia…

Sabtu, 10 Oktober 2020 16:23

Cuma Dua Fraksi Menolak UU Cipta Kerja

NUNUKAN - Setelah aksi demonstrasi pertama yang dilakukan pada Kamis…

Kamis, 08 Oktober 2020 11:34

Camat Lumbis pun Minta Maaf

SETELAH viral dengan video menggendong pasien bayi 4 bulan yang…

Kamis, 08 Oktober 2020 11:13

Giliran Mahasiswa PMII Nunukan Lakukan Aksi Demonstrasi

NUNUKAN - Menolak UU Omnibus Law, puluhan mahasiswa yang terhimpun…

Selasa, 06 Oktober 2020 14:04

Dapur Rumah Kayu Ambruk

TERDAMPAK angin kencang hingga hujan pada Senin (5/10) malam, dapur…

Senin, 05 Oktober 2020 13:45

KPU Tetapkan Danni-Nasir sebagai Paslon

NUNUKAN – Setelah melalui verfikasi berkas dan memenuhi syarat calon…

Rabu, 30 September 2020 10:59

Ratusan APK Paslon Ditertibkan Bawaslu

NUNUKAN – Setidaknya sudah ratusan Alat Peraga Kampanye (APK) dan …
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers