MANAGED BY:
RABU
20 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Kamis, 06 Agustus 2020 10:27
PLTA Dibangun, Dua Desa Bakal Ditenggelamkan
AKAN DIRELOKASI: Dua desa di Kecamatan Peso bakal direlokasi untuk pembangunan PLTA Sungai Kayan./PIJAI PASARIJA/RADAR KALTARA

PROKAL.CO,

TANJUNG SELOR – Pembangunan proyek bendungan satu Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Sungai Kayan di Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan berdampak terhadap dua desa. Bahkan dua desa ini, yakni Desa Long Lejuh dan Long Peleban bakal ditenggelamkan.

Bupati Bulungan, H. Sudjati mengatakan, penenggelaman dua desa ini juga sudah dilaporkan ke Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Dr. H. Moeldoko. “Dua desa yang ditenggelamkan ini akan kita relokasi ke tempat baru,” kata Sudjati kepada Radar Kaltara kala ditemui di ruang kerjanya, (4/8).

Tempat relokasi baru, kata Sudjati, sudah ada. Namun, tidak serta merta masyarakat bisa langsung direlokasi. Sebab, ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian. Khususnya yang berkaitan dengan fasilitas pendukung masyarakat di dua desa tersebut. “Fasilitas pendukung ini juga harus dipikirkan. Jangan sampai begitu dipindahkan fasilitas pendukung tidak ada,” bebernya.

Oleh karenanya, hal itu harus melalui pembahasan lebih lanjut walaupun saat ini masyarakat di dua desa itu sudah menyetujui untuk direlokasi ke tempat yang baru. “Masyarakat sudah menyetujui. Tetapi, harus ada pembahasan lebih lanjut lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten II Sekretariat Kabupaten (Setkab)  Bulungan, Hamdani menambahkan, pada dasarnya Pemkab Bulungan mendukung adanya percepatan investasi. Hanya saja sekarang ini yang perlu lebih diperjelas terkait kepastian dua desa yang direlokasi. “Artinya, investor juga harus memberikan kepastian ketika nantinya dua desa direlokasi ke tempat yang baru. Khususnya tempat tinggal serta fasilitas pendukung seperti jalan, kesehatan dan pendidikan,” sebutnya.

Untuk pembebasan lahan PLTA dan kawasan baru dua desa yang akan direlokasi secara umum sudah dilakukan. Sekarang ini tinggal kepastian fasilitas umum, permukiman, fasilitas pendidikan  dan lainnya yang perlu didorong. Bahkan hal ini sudah sejak beberapa tahun terakhir terus diminta kepastian.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Rabu, 20 Januari 2021 13:21

Pengunjung Positif Covid-19, Pasar Ditutup

TANJUNG SELOR – Sepekan pasca diresmikan, pasar modern di Desa…

Rabu, 20 Januari 2021 13:19

Zona Oranye, Harus Tetap Patuh Prokes

TANJUNG SELOR – Sempat menjadi wilayah zona merah (risiko tinggi)…

Rabu, 20 Januari 2021 13:18

Melihat Eksistensi Angkot di Tanjung Selor

JIKA dulu angkot merupakan salah satu transportasi yang cukup diandalkan.…

Rabu, 20 Januari 2021 13:06

Tambah Lagi 188 Positif, 77 Meninggal

TANJUNG SELOR – Jumlah pasien konfirmasi positif Covid-19 di Kaltara…

Selasa, 19 Januari 2021 13:55

3.000 Usaha Walet Tak Berizin

TANJUNG SELOR - Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan…

Selasa, 19 Januari 2021 13:54

Proses Vaksinasi di Sini Dinilai Kurang Sosialisasi

TANJUNG SELOR – Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bulungan telah…

Selasa, 19 Januari 2021 13:53

Covid-19 Kian Meluas, PTM Ditunda

TANJUNG SELOR – Pemkab Bulungan akhirnya memutuskan untuk menunda pelaksanaan…

Selasa, 19 Januari 2021 13:52
Pelaku Buang Bayi Karang Cerita Temukan Bayi

Melahirkan di Hotel dengan Bantuan YouTube

TANJUNG SELOR - Sepandai-pandainya tupai melompat pasti akan jatuh juga.…

Senin, 18 Januari 2021 12:50

Pelaku Pembuang Bayi Diamankan

TANJUNG SELOR - Tidak butuh waktu lama bagi Satreskrim Polres…

Senin, 18 Januari 2021 11:25

Penyelesaian Revisi Perda GSB, Legislatif Tak Pasang Target

TANJUNG SELOR – Target penyelesaian revisi Peraturan Daerah (Perda) tentang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers