MANAGED BY:
JUMAT
18 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Kamis, 06 Agustus 2020 09:56
BB Penyelundupan Dimusnahkan
ILEGAL: Daging dan tumbuhan asal Malaysia dimusnahkan di halaman Kantor Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas II Tarakan Wilayah Kerja (Wilker) Nunukan, Rabu (5/8)./RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO,

 NUNUKAN - Pasca menggagalkan masuknya media pembawa Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK) dan Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) yang diselundupkan dari Tawau-Malaysia ke Nunukan, akhirnya seluruh HPHK dan OPTK tersebut dimusnahkan kemarin (5/8).

Pemusnahan dilakukan langsung oleh tim dari Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas II Tarakan Wilayah Kerja (Wilker) Nunukan beserta instansi terkait di pelabuhan seperti Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Nunukan dan Bea Cukai Nunukan. Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar.

Kepala BKP Kelas II Tarakan, Ahmad Al Faraby mengatakan, media pembawa HPHK dan OPTK yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil penggagalan yang dilakukan dalam kurun waktu Januari hingga Juli 2020.

 “Ya, Ini merupakan barang bukti (BB) penyelundupan yang kita gagalkan periode Januari-Juli tahun ini,” ujar Ahmad kepada Radar Tarakan, kemarin (5/8).

Jenis HPHK  dan OPTK yang dimusnahkan  terdiri dari sosis ayam sebanyak 29,7 kilogram (kg), daging ayam beku sebanyak 30 kg, daging babi sebanyak 5 kg, bibit tanaman hias sebanyak 3 batang, benih sayuran campuran sebanyak 0,1 kg, benih sawi sebanyak 0,1 kg, benih bayam sebanyak 0,1 kg, bibit kelapa sebanyak 3 batang, bawang bombay sebanyak 1 kg dan bawang putih sebanyak 10 kg.

Seluruh HPHK dan OPTK yang dibawa dari Tawau, Malaysia itu ditegaskan telah melanggar sejumlah aturan, di antaranya tidak dilengkapi dengan sertifikat kesehatan dari negara asal, tidak dilengkapi dengan surat izin pemasukan untuk benih/bibit, tidak melalui tempat pemasukan yang ditetapkan, tidak dilaporkan kepada petugas karantina, berasal dari negara yang terjangkit penyakit menular dan dapat membahayakan kesehatan hewan, tumbuhan dan atau manusia.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Jumat, 11 September 2020 16:47

Kepsek Budi Luhur Pastikan Gaji Tersalurkan

NUNUKAN - Melalui Perkumpulan Pembina Lembaga Pendidikan Dikdasmen (PPLPD) Persatuan…

Kamis, 10 September 2020 11:08

20,5 Kilogram Sabu Cair Dibuang ke Toilet

NUNUKAN - Periode Januari hingga Agustus, Polres Nunukan telah mengungkap…

Rabu, 09 September 2020 11:13

Cerita Guru Elin, 5 Tahun Mengajar Tak Pernah Diupah

NUNUKAN – Keluhan melalui Media Sosial (Medsos) kembali disampaikan oleh…

Selasa, 08 September 2020 09:58

Pasca Dideportasi, Deportan Melahirkan

NUNUKAN - Pernah ditempatkan di Pusat Tahanan Sementara (PTS) Tawau,…

Minggu, 06 September 2020 10:26

Laura dan Hanafiah Mendaftar di Hari Terakhir

NUNUKAN - Di hari terakhir pendaftaran, sekira pukul 10.00 Wita,…

Sabtu, 05 September 2020 11:28

KRI Undang Investor Sabah Investasi di Indonesia

NUNUKAN – Triwulan tahun 2020, Malaysia menjadi negara kelima tertinggi…

Sabtu, 05 September 2020 11:25

Kasus Meningkat, WNI Dilarang Masuk Malaysia

NUNUKAN – Pemerintah Malaysia kembali memberlakukan peraturan baru, yakni melarang…

Jumat, 04 September 2020 10:17

Di Tengah Lockdown Malaysia, 133 PMI Dideportasi

NUNUKAN - Sebanyak 131 pekerja migran Indonesia (PMI) dari Pusat…

Jumat, 04 September 2020 10:07

Gerindra Pilih Laura, Perindo?

NUNUKAN – DPP Partai Gerindra akhirnya terbitkan rekomendasi dan surat…

Kamis, 03 September 2020 14:06

Segini Harga Pemeriksaan Narkotika di Nunukan

NUNUKAN – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Nunukan akan memberlakukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers