MANAGED BY:
RABU
20 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 13 Juli 2020 10:13
Belum Penetapan, Bawaslu: Itu Sosialisasi
SOSIALISASI: Pemasangan banner atau baliho bapaslon saat ini dinilai Bawaslu masih sah-sah saja, sebab belum ada penetapan paslon./IWAN KURNIAWAN/RADAR KALTARA

PROKAL.CO,

TANJUNG SELOR - Di sejumlah titik strategis di Kalimantan Utara (Kaltara) saat ini tampak sudah banyak terpasang banner atau baliho bakal pasangan calon (bapaslon) yang ingin maju di pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak akhir tahun ini. 

Menyikapi hal itu, Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kaltara, Suryani mengatakan, untuk saat ini pemanfaatan ruang sosialisasi itu sah-sah saja dilakukan, baik itu oleh bapaslon maupun timnya. Sebab, saat ini penetapan pasangan calon (paslon) belum dilakukan.

"Penetapan paslon itu pada 23 September, sesuai PKPU nomor 5 tahun 2020. Setelah itu (penetapan, Red) baru ada ruang untuk mereka berkampanye. Saat ini, kami sampaikan bahwa itu merupakan bagian dari sosialisasi," ujarnya kepada Radar Kaltara saat ditemui di Tanjung Selor akhir pekan kemarin.

Suryani menegaskan, karena belum ada penetapan, maka pihaknya tidak dapat mengatakan itu kampanye. Oleh karena itu, saat ini tidak ada ruang bagi Bawaslu untuk melarang seseorang untuk bersosialisasi.  "Bahkan kami menganjurkan, ruang sosialisasi itu dimanfaatkan sebaik-baiknya," kata Suryani.

Namun, tetap dengan cara-cara yang tetap mematuhi peraturan yang telah ditetapkan pemerintah daerah. Artinya, jika ada yang keberatan dengan keberadaan dari upaya sosialisasi yang dilakukan menggunakan baliho dan sejenisnya, itu ke pemerintah daerah. "Karena ruang publik di sekitar kita ini ditata oleh pemerintah daerah. Nah, saya kira kalau dari Bawaslu tidak akan melarang. Justru kami mempersilakan semasif mungkin melakukan sosialisasi," tuturnya.

Sebab, ketika nanti sudah masuk masa kampanye, tentu aturannya sudah cukup ketat. Karena, harus ada harmonisasi. Jadi, pada masa kampanye itu, mulai dari penataan hingga bentuknya harus seragam. "Nah, ini kan tentu memberikan ruang yang sedikit sempit kepada paslon untuk melakukan kreasi. Beda dengan sekarang ini. Jadi kalau sekarang, silakan saja," serunya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Rabu, 20 Januari 2021 13:21

Pengunjung Positif Covid-19, Pasar Ditutup

TANJUNG SELOR – Sepekan pasca diresmikan, pasar modern di Desa…

Rabu, 20 Januari 2021 13:19

Zona Oranye, Harus Tetap Patuh Prokes

TANJUNG SELOR – Sempat menjadi wilayah zona merah (risiko tinggi)…

Rabu, 20 Januari 2021 13:18

Melihat Eksistensi Angkot di Tanjung Selor

JIKA dulu angkot merupakan salah satu transportasi yang cukup diandalkan.…

Rabu, 20 Januari 2021 13:06

Tambah Lagi 188 Positif, 77 Meninggal

TANJUNG SELOR – Jumlah pasien konfirmasi positif Covid-19 di Kaltara…

Selasa, 19 Januari 2021 13:55

3.000 Usaha Walet Tak Berizin

TANJUNG SELOR - Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan…

Selasa, 19 Januari 2021 13:54

Proses Vaksinasi di Sini Dinilai Kurang Sosialisasi

TANJUNG SELOR – Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bulungan telah…

Selasa, 19 Januari 2021 13:53

Covid-19 Kian Meluas, PTM Ditunda

TANJUNG SELOR – Pemkab Bulungan akhirnya memutuskan untuk menunda pelaksanaan…

Selasa, 19 Januari 2021 13:52
Pelaku Buang Bayi Karang Cerita Temukan Bayi

Melahirkan di Hotel dengan Bantuan YouTube

TANJUNG SELOR - Sepandai-pandainya tupai melompat pasti akan jatuh juga.…

Senin, 18 Januari 2021 12:50

Pelaku Pembuang Bayi Diamankan

TANJUNG SELOR - Tidak butuh waktu lama bagi Satreskrim Polres…

Senin, 18 Januari 2021 11:25

Penyelesaian Revisi Perda GSB, Legislatif Tak Pasang Target

TANJUNG SELOR – Target penyelesaian revisi Peraturan Daerah (Perda) tentang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers