MANAGED BY:
RABU
21 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 13 Juli 2020 10:12
Pedagang Bentol Masih ‘Menjamur’

Penindakan, Satpol PP Tunggu Regulasi

MELANGGAR REGULASI: Pedagang bensin botolan masih banyak ditemui di sejumlah jalan protokol di Kabupaten Bulungan./PIJAI PASARIJA/RADAR KALTARA

PROKAL.CO,

TANJUNG SELOR – Meski telah beberapa kali dilakukan penertiban, pedagang bensin botolan atau kerap dikenal bentol tak juga jera. Pasalnya, hingga saat ini pedagang bentol masih menjamur di Bumi Tenguyun.

Bupati Bulungan, H. Sudjati mengatakan, pedagang bentol ini masih bagian dari pengetap juga. Karena bahan bakar minyak (BBM) didapat dari pengetap. “Tidak ada regulasi yang memperbolehkan aktivitas pengetap maupun pedagang bentol,” ungkap Sudjati kepada Radar Kaltara, Sabtu (11/7).

Bahkan sesuai Peraturan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) nomor 06 tahun 2015 tentang Penyaluran Jenis BBM Tertentu dan Jenis BBM Khusus Penugasan Pada Daerah Yang Belum Terdapat Penyaluran. Khususnya pada pasal 6 ayat g disebutkan bahwa lokasi yang akan dibangun sub penyalur secara umum berjarak minimal 5 kilometer (km) dari lokasi penyalur berupa agen penyalur minyak solar (APMS) terdekat atau 10 km dari penyalur berupa stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) terdekat atau atas pertimbangan lain yang dapat dipertanggung jawabkan. “Nah, kalau secara aturan saya rasa sudah jelas,” ujarnya.

Selain itu sub penyalur juga harus mendapatkan izin dari pemerintah daerah (pemda). Jika tidak ada izin tentu tidak diperbolehkan. “Kalau radius 10 kilometer dari SPBU boleh saja. Tetapi tetap bersyarat. Tidak bisa sembarangan membangun,” sebutnya.

Ia mengatakan, persoalan saat ini banyak pedagang bentol yang melanggar regulasi. Karena di sebelah SPBU masih ditemukan pedagang bentol. “Harusnyakan 10 kilometer. Tapi faktanya di sebelah SPBU ada pedagang bentol,” ujarnya.

Sebetulnya, pemerintah tidak pernah melarang. Asalkan sesuai aturan, apalagi aktivitas pedagang ini kan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Kita paham untuk perut. Tapi kan masih ada pekerjaan lain selain berjualan bentol atau mengetap. Boleh berjualan bentol asalkan di luar radius 10 kilometer,” bebernya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 10:17

Lagi, Warga Belakang BRI Diciduk

<p><strong>&nbsp;TARAKAN &ndash;</strong> Beberapa kali lolos dari incaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers