MANAGED BY:
MINGGU
09 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Kamis, 02 Juli 2020 10:48
Masa Berlaku Surat Keterangan Rapid Test Diperpanjang
ATURAN BARU: Masa berlaku hasil uji rapid test bagi pelaku perjalanan diperpanjang menjadi 14 hari yang sebelumnya hanya berlaku tiga hari./PIJAI PASARIJA/RADAR KALTARA

PROKAL.CO,

TANJUNG SELOR – Masa berlaku surat keterangan uji rapid test mandiri bagi pelaku perjalanan diperpanjang 14 hari pada saat keberangkatan. Hal itu sesuai Surat Edaran (SE) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 nomor 9 tahun 2020 tentang Perubahan Atas Surat Edaran Nomor 7 tahun 2020 tentang Kriteria dan Persyaratan Perjalanan Orang Dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bulungan, H. Sudjati mengatakan, selain mengatur masa berlaku rapid test di dalam SE itu juga mengatur masa berlaku surat keterangan uji polymerase chain reaction (PCR). “Tapi untuk di Bulungan kita belum ada PCR. Yang ada sekarang ini hanya rapid test,” ungkap Sudjati kepada Radar Kaltara, Rabu (1/7).

Untuk regulasi, pihaknya mengaku tetap mengacu kepada SE gugus tugas pusat. “Kalau regulasi di daerah tidak ada, karena kita tetap mengacu pada regulasi yang di pusat,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulungan, H. Imam Sujono menambahkan, terkait masa berlaku surat keterangan hasil uji rapid test berlaku 14 hari sebenarnya sudah diberlakukan di Bulungan sejak ditetapkan SE pada tanggal 26 Juni. “Edaran yang dikeluarkan itu namanya edaran kesembilan,” ungkapnya.

Dengan keluarnya edaran kesembilan itu, maka surat keterangan uji rapid test bisa digunakan selama 14 hari. Kalau sebelumnya hanya tiga hari. “Kasihan juga masyarakat kalau masa berlaku hanya tiga hari. Tapi sekarang ini masa berlaku sudah 14 hari,” bebernya.

Lanjut Imam, pada dasarnya di daerah tetap mengacu pada regulasi yang telah dikeluarkan oleh pemerintah pusat. Jadi di daerah tidak pernah membuat keputusan sendiri. “Semua tergantung turunan dari pusat dalam hal ini Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Termasuk itu tadi yang terkait masa berlaku rapid test,” sebutnya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Senin, 03 Agustus 2020 18:28

Gerindra Berduka, Anggota DPRD Kaltara Andi Kasim Tutup Usia

TANJUNG SELOR - Politisi Partai Gerindra yang juga anggota Dewan…

Senin, 03 Agustus 2020 17:45

Berduka, Anggota DPRD Kaltara Andi Kasim Tutup Usia

  TANJUNG SELOR - Politisi Partai Gerindra yang juga Wakil…

Kamis, 30 Juli 2020 18:14

Pasien Positif Covid-19 di Bulungan Kembali Bertambah

TANJUNG SELOR - Pasien terkonfirmasi Coronavirus disease 2019 (Covid-19) di…

Kamis, 30 Juli 2020 11:53

Stok Aman, Harga Stabil

TANJUNG SELOR - Menjelang Iduladha yang jatuh Jumat (31/7). Dinas…

Kamis, 30 Juli 2020 11:47

Demokrat ke Zainal-Yansen, Klaim 7 Kursi

TANJUNG SELOR - Beberapa partai politik (parpol) sudah menentukan sikap…

Kamis, 30 Juli 2020 11:13

Batal Berangkat, Lima Jemaah Tarik Setoran

TANJUNG SELOR – Kementerian Agama (Kemenag) RI resmi membatalkan penyelenggaraan…

Kamis, 30 Juli 2020 11:12

Tak Berizin, Toko Produk Malaysia Ditutup

TANJUNG SELOR – Salah satu toko di Jalan Cendana Tanjung…

Kamis, 30 Juli 2020 11:08

Harga dan Stok Sembako Diklaim Aman

TANJUNG SELOR – Jelang Hari Raya Iduladha 1441 Hijriah, Dinas…

Rabu, 29 Juli 2020 15:33

Operasi Patuh Kayan Minim Pelanggaran

TANJUNG SELOR – Operasi Patuh Kayan 2020 yang dilaksanakan Polda…

Rabu, 29 Juli 2020 15:31

Elpiji Aman, Ditambah 11.320 Tabung

TANJUNG SELOR – Jelang Idul Adha, Pertamina Marketing Operation Region…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers