MANAGED BY:
SELASA
07 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 29 Juni 2020 10:19
Sehari Bisa 20 Orang Pelaku Perjalanan Lakukan PCR Swab
Pesawat mendarat di bandara Juwata Tarakan. Pelaku perjalanan diwajibkan untuk rapid test atau PCR swab.

PROKAL.CO,

Meski transportasi darat, air dan udara sudah mulai dibuka oleh pemerintah, namun setiap masyarakat yang ingin berangkat ke luar daerah diwajibkan menjalani rapid test dan PCR swab. Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. M. Hasbi Hasyim mengatakan, masyarakat antusias menjalani rapid test, khususnya pelaku perjalanan.

“Intinya memang sangat tinggi antusias masyarakat. Bisa di atas 10 sampai 20 orang,” katanya. Tidak hanya rapid test, namun beberapa perusahaan swasta juga sudah menjalankan PCR swab terhadap karyawannya di RSUD Tarakan. “Memang yang paling banyak adalah pelajar dan pegawai yang keluar masuk,” imbuhnya.

Untuk tarif, pihaknya kembali menegaskan bahwa tarif yang dipasang sesuai dengan surat keputusan yang dikeluarkan pihaknya beberapa waktu lalu. Untuk rapid test bertarif Rp 450 ribu dan swab PCR 1,9 Juta. Bahkan pihaknya sudah meminta kepada Gubernur Kaltara Dr. H. Irianto Lambrie agar dasar tarif harga itu dituangkan dalam peraturan gubernur (pergub).

Sementara itu, dr. Jumiati selaku kepala Puskesmas Karang Rejo, Tarakan Tengah menambahkan, selama Puskesmas Karang Rejo mengatakan, antusias masyarakat juga sangat tinggi. “Kami menyediakan tidak banyak, kemudian sempat kosong,” ujarnya.

Ditambahkannya, pada pekan lalu sekitar 40 alat rapid test yang disediakan pihaknya kemudian bisa sehari saja langsung habis. Pihaknya sudah memesan kembali alat rapid test. Di Puskesmas Karang Rejo, pihaknya mengambil sampel darah dari ujung jari. “Pengadaan kami bermohon tapi penyediaan barang belum tersedia makanya masih kita order,” bebernya.

Untuk melakukan tracing kontak pasien terkonfirmasi positif Covid-19, digunakan alat rapid test bantuan dari pemerintah.  Sementara untuk yang dikomersilkan, pihaknya melakukan pengadaan. “Selama ini belum ada kami temukan yang reaktif. Jadi semuanya nonreaktif,” pungkasnya. (radartarakan)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 07 Juli 2020 12:32

Bisa Jadi Lawan Kuat, Udin - Indrajit

TARAKAN – Sebelumnya H. Udin Hianggio sempat menyinggung nama Indrajit,…

Selasa, 07 Juli 2020 12:31

Perpanjang PSBB Tarakan, Bisa Ya dan Bisa Tidak

TARAKAN - Pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap keempat…

Selasa, 07 Juli 2020 12:28

Tarakan Masih Zona Merah, PSBB Potensi Diperpanjang

TARAKAN – Kasus pasien sembuh dari Covid-19 di Tarakan bertambah…

Sabtu, 04 Juli 2020 10:59

Hindari Penularan Covid, Gasebo Ditertibkan

Tarakan  -  Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama beberapa…

Sabtu, 04 Juli 2020 10:51

Cerita dari Kecelakaan Speedboat Antasena, Penumpang Tak Sadar Ditarik dari Jendela

TANA TIDUNG - Usai mengalami kecelakaan 14 penumpang speedboat nonreguler…

Sabtu, 04 Juli 2020 10:39

Selanjutnya Partai Demokrat ke Iraw?

TARAKAN – Partai Demokrat disebut-sebut salah satu partai yang dilobi…

Jumat, 03 Juli 2020 11:18

Alhamdullilah... Tiga Hari, di Tarakan 13 Pasien Sembuh

TARAKAN - Tiga hari berturut-turut terdapat pasien yang dinyatakan sembuh…

Jumat, 03 Juli 2020 09:21

“Pancasila Jangan Diganggu Lagi”

TARAKAN - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tarakan dan sejumlah ormas…

Jumat, 03 Juli 2020 09:19

Sektor Perparkiran Alami Kebocoran PAD

TARAKAN - Meski telah diresmikan sejak Januari lalu, namun hingga…

Jumat, 03 Juli 2020 08:56

Sriwijaya Air Kembali Layani Rute Tarakan

TARAKAN – Mulai 1 Juli 2020, maskapai Sriwijaya Air akan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers