MANAGED BY:
SELASA
07 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 27 Juni 2020 09:34
Satgas Pamtas dan Polhut Temukan Barak Pembalak Liar

Kayu 7 Ton, Nihil Penghuni

PERUSAKAN HUTAN: Satgas Pamtas Yonif 623/BWU bersama Polhut Nunukan menemukan barak diduga milik pembalak liar di kawasan perbatasan RI-Malaysia, Selasa (23/6) lalu./SATGAS PAMTAS

PROKAL.CO,

NUNUKAN – Satgas Pamtas Yonif 623/BWU bersama Polisi Kehutanan (Polhut) Nunukan menemukan barak diduga milik pembalak kayu liar yang digunakan untuk kegiatan illegal logging di wilayah perbatasan RI-Malaysia, Selasa (23/6) lalu.

Di area barak tersebut, ditemukan sebanyak 7 kubik kayu pembalakan liar. Sayang petugas tidak menemukan seorang pun di barak tersebut, bahkan tidak ada tanda-tanda atau bekas yang ditinggalkan.

Wakil Komandan Satgas Pamtas Yonif 623/BWU, Kapten Inf Priya Firmansyah mengatakan, pihaknya bersama Polhut Nunukan memang sengaja melakukan operasi gabungan guna meminimalisir terjadinya illegal logging di daerah kawasan rawan akan pembalakan liar. “Jadi dengan adanya bekas yang ditemukan di lapangan, Satgas Pamtas Yonif 623/BWU dan Polhut  Nunukan berkomitmen akan terus melaksanakan patroli gabungan, sebagai upaya mencegah terjadinya pembalakan liar atau illegal logging di wilayah perbatasan RI-Malaysia ini lagi,” ujar Priya merilis berita acara, Jumat (25/6).

Dijelaskan Priya, terungkapnya aktivitas pembalakan liar atau yang kerap disebut illegal logging tersebut sendiri, bermula dari tindak lanjut di lapangan dari hasil laporan masyarakat dan satuan intelijennya, masih marak kegiatan illegal logging di kawasan tersebut.

Alhasil, saat tim patroli gabungan melakukan penyisiran, ditemukanlah barak beserta tumpukan kayu tak bertuan, yang diduga kuat kayu tersebut merupakan hasil aktivitas pembalakan liar. Setelah dihitung, tumpukan kayu olahan hasil pembalakan liar yang ditemukan tersebut, totalnya ada sebanyak 7 kubik kayu berjenis bangkirai dengan berbagai ukuran.

“Jadi untuk proses penanganan lebih lanjut, barang bukti yang ada dibawa dan diserahkan kepada pihak Polhut Kementerian Kehutanan Provinsi Kaltara melalui UPT Polhut Nunukan,” tambah Priya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Selasa, 07 Juli 2020 12:29

Satgas Pamtas Sita Senpi dan Miras

NUNUKAN - Satuan Tugas Pengaman Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Batalyon…

Minggu, 05 Juli 2020 11:54

12 Calon Pengantin Terdeteksi Pengguna Narkoba

NUNUKAN – Setidaknya ada 12 orang calon pengantin (catin) yang…

Sabtu, 04 Juli 2020 11:12

Mabuk Lem, Remaja Kejar Polisi dengan Badik

NUNUKAN – Seorang remaja berinisial AN (22) diduga sedang mabuk…

Rabu, 01 Juli 2020 09:13

Pengendali di Lapas hingga Pemesan di Tana Tidung

NUNUKAN - Dalam sebulan terakhir, Satuan Reserse Narkoba (Satrekoba) Polres…

Selasa, 30 Juni 2020 10:27

PDIP Aksi di Polres Nunukan

NUNUKAN – Menuntut pengusutan tuntas pelaku pembakaran bendera Partai Demokrasi…

Senin, 29 Juni 2020 10:12

Langgar Protokol Kesehatan, Dihukum PushUp

NUNUKAN - Meski status tanggap darurat Covid-19 di Nunukan beum…

Sabtu, 27 Juni 2020 09:34

Satgas Pamtas dan Polhut Temukan Barak Pembalak Liar

NUNUKAN – Satgas Pamtas Yonif 623/BWU bersama Polisi Kehutanan (Polhut)…

Jumat, 26 Juni 2020 13:03

Penerima Tunjangan Khusus Guru Dikurangi

 NUNUKAN – Dengan adanya aturan terbaru mengenai pemberian tunjangan khusus,…

Kamis, 25 Juni 2020 14:30

Nonreaktif, 361 WNI Dipulangkan dari Malaysia

    RIKO ADITYA/RADAR TARAKAN DIPULANGKAN LAGI: Setidaknya ada 361…

Kamis, 25 Juni 2020 13:24

Nonreaktif, 361 WNI dari Malaysia Dipulangkan, 134 Lanjut ke Sulsel

NUNUKAN – Sebanyak 361 warga negara Indonesia (WNI), dan 134…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers