MANAGED BY:
SELASA
07 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 26 Juni 2020 13:03
Penerima Tunjangan Khusus Guru Dikurangi
PENERIMA DIKURANGI: Setidaknya akan ada ratusan guru di daerah perbatasan yang kehilangan tunjangan khusus karena adanya pemangkasan anggaran di Kemendikbud./RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO,

 NUNUKAN – Dengan adanya aturan terbaru mengenai pemberian tunjangan khusus, juga pemangkasan anggaran di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) serta kategori desa tempat guru mengajar, ratusan guru di perbatasan akan kehilangan tunjangan khusus.

Dampak itu akan dirasakan setidaknya lebih dari 400 guru berstatus pegawai negeri sipil (PNS) dan honorer di daerah perbatasan. Data di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Nunukan, dari 411 guru PNS yang diusulkan mendapatkan tunjangan khusus, hanya 115 yang akan terelisasi. Sementara untuk guru  honorer, hanya 31 orang yang mendapatkan, dari usulan sebanyak 157 guru.

Kepala Bidang Ketenagaan PAUD, TK, SD dan SMP Disdikbud Nunukan, Ridwan mengatakan, banyak faktor yang mempengarugi pengurangan realisasi tunjangan khusus guru tersebut. Salah satunya atas faktor pemangkasan anggaran di Kemendikbud akibat pandemi Covid-19.

“Selain karena pandemi Covid-19, juga termasuk adanya aturan baru mengenai pemberian tunjangan khusus dan berubahnya kategori desa di tempat guru mengajar sebelumnya,” ungkap Ridwan, kemarin (25/6).

Ridwan menjelaskan, adanya aturan baru dimana pemberian penghasilan tambahan guru perbatasan itu, mengacu pada indeks desa membangun (IDM) Kementerian PDT dan Transmigrasi, dimana tunjangan khusus 2020, sudah tidak hanya untuk daerah dengan kategoti terpencil, terisolir dan tertinggal (3-T) saja. Namun juga ada daerah sangat terpencil.

“Di sini (Nunukan, Red) yang masuk kategori pada desa sangat terpencil tersebut. Dengan begitu, status guru di desa 3-T pun berubah dan tidak lagi dapat tunjangan khusus, melainkan untuk kategori desa sangat terpencil saja,” jelas Ridwan.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Selasa, 07 Juli 2020 12:29

Satgas Pamtas Sita Senpi dan Miras

NUNUKAN - Satuan Tugas Pengaman Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Batalyon…

Minggu, 05 Juli 2020 11:54

12 Calon Pengantin Terdeteksi Pengguna Narkoba

NUNUKAN – Setidaknya ada 12 orang calon pengantin (catin) yang…

Sabtu, 04 Juli 2020 11:12

Mabuk Lem, Remaja Kejar Polisi dengan Badik

NUNUKAN – Seorang remaja berinisial AN (22) diduga sedang mabuk…

Rabu, 01 Juli 2020 09:13

Pengendali di Lapas hingga Pemesan di Tana Tidung

NUNUKAN - Dalam sebulan terakhir, Satuan Reserse Narkoba (Satrekoba) Polres…

Selasa, 30 Juni 2020 10:27

PDIP Aksi di Polres Nunukan

NUNUKAN – Menuntut pengusutan tuntas pelaku pembakaran bendera Partai Demokrasi…

Senin, 29 Juni 2020 10:12

Langgar Protokol Kesehatan, Dihukum PushUp

NUNUKAN - Meski status tanggap darurat Covid-19 di Nunukan beum…

Sabtu, 27 Juni 2020 09:34

Satgas Pamtas dan Polhut Temukan Barak Pembalak Liar

NUNUKAN – Satgas Pamtas Yonif 623/BWU bersama Polisi Kehutanan (Polhut)…

Jumat, 26 Juni 2020 13:03

Penerima Tunjangan Khusus Guru Dikurangi

 NUNUKAN – Dengan adanya aturan terbaru mengenai pemberian tunjangan khusus,…

Kamis, 25 Juni 2020 14:30

Nonreaktif, 361 WNI Dipulangkan dari Malaysia

    RIKO ADITYA/RADAR TARAKAN DIPULANGKAN LAGI: Setidaknya ada 361…

Kamis, 25 Juni 2020 13:24

Nonreaktif, 361 WNI dari Malaysia Dipulangkan, 134 Lanjut ke Sulsel

NUNUKAN – Sebanyak 361 warga negara Indonesia (WNI), dan 134…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers