MANAGED BY:
SELASA
19 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Kamis, 25 Juni 2020 13:24
Nonreaktif, 361 WNI dari Malaysia Dipulangkan, 134 Lanjut ke Sulsel
Sebanyak 361 warga negara Indonesia (WNI), dan 134 di antaranya merupakan pekerja migran dipulangkan dari Malaysia, Rabu (24/6).

PROKAL.CO,

NUNUKAN – Sebanyak 361 warga negara Indonesia (WNI), dan 134 di antaranya merupakan pekerja migran dipulangkan dari Malaysia, Rabu (24/6). Usai melalui pemeriksaan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nunukan di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, seluruhnya dinyatakan nonreaktif dan langsung bisa melanjutkan perjalanan ke Parepare, Sulsel menggunakan kapal swasta.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nunukan, Aris Suyono mengatakan, untuk data pekerja migran, sejatinya ada sebanyak 270 orang yang rencananya dipulangkan dari Pusat Tahanan Sementara (PTS) Tawau. Namun, pemulangan dilakukan dalam 2 tahap. Tahap pertama dilakukan Rabu (24/6) sebanyak sebanyak 134 orang. Untuk tahap kedua, direncanakan dilakukan pada hari Jumat (26/6) mendatang dengan jumlah sebanyak sebanyak 133 orang.

Sementara untuk WNI, hanya pada pemulangan yang dilakukan Rabu (24/6). “Kedatangan WNI-PMI dari Tawau Malaysia tadi (kemarin, Red), semuanya merupakan tujuan Sulawesi,” ujar Aris kepada pewarta harian ini.

Seluruh yang dipulangkan tersebut, juga telah melalui pemeriksaan kesehatan tes polymerase chain reaction (PCR) di Tawau. Tes merupakan pemeriksaan laboratorium untuk mendeteksi keberadaan material genetik dari sel, bakteri, atau virus. selain itu tes PCR juga digunakan untuk mendiagnosis penyakit Covid-19, yaitu dengan mendeteksi material genetik virus Covid-19.

Aris menyampaikan, memang dalam prosedurnya, sesampainya di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, untuk kewaspadaan dan antisipasi, petugas Gugus Tugas tetap melakukan screening pada dokumen, suhu tubuh dan gejala ISPA, surat bebas Covid-19, bagi yang sudah melakukan tes PCR.

Usai melalui proses screening, jika tidak ditemukan reaktif atas screening, langsung akan diberangkatkan ke Sulawesi menggunakan kapal swasta Thalia. “Dari hasil laporan terakhir di lapangan, tidak ada yang reaktif, jadi semuanya bisa bisa melanjutkan perjalanan ke Sulawesi, baik untuk WNI yang tertahan ataupun PMI yang dideportasi,” beber Aris.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Selasa, 19 Januari 2021 13:48

Bripka Indra Diganjar Penghargaan

NUNUKAN - Anggota Polres Nunukan bernama Bripka Indra, saksi mata…

Selasa, 19 Januari 2021 13:40

80 Persen Sembakung Terendam Banjir 4 Meter

NUNUKAN - Hingga Senin (18/1) pagi, 80 persen wilayah Kecamatan…

Minggu, 17 Januari 2021 15:23

Lima Kecamatan Terdampak Banjir Kiriman dari Malaysia

NUNUKAN - Banjir kiriman yang menimpa lima kecamatan di Kabupaten…

Sabtu, 16 Januari 2021 09:27

Banyak Pengungsi Kehilangan KTP dan KK

NUNUKAN – Setelah diungsikan di Pasar Pujasera, Liem Hie Djung…

Jumat, 15 Januari 2021 09:40

Nunukan Usul 525 P3K Formasi Guru

NUNUKAN - Setidaknya ada 525 kuota untuk pegawai  pemerintah dengan…

Kamis, 14 Januari 2021 11:20

Miras Tak Bertuan Diserahkan ke Bea Cukai

NUNUKAN – Setidaknya ada 360 botol minuman keras (miras) yang…

Rabu, 13 Januari 2021 11:32

Situasi Darurat, 29 KK Diungsikan ke Pujasera

NUNUKAN – Menghadapi cuaca tidak menentu, pengungsi korban kebakaran RT…

Selasa, 12 Januari 2021 10:12

Api dari Kompor, Motif Pelaku Pembakaran Itu Didalami

 NUNUKAN - Hingga kini, motif pelaku melakukan penimpasan terhadap sejumlah…

Senin, 11 Januari 2021 11:41

Dipersiapkan Lebih Awal, SOA ke Krayan Disiapkan Rp6 Miliar Lebih

NUNUKAN - Penerbangan bersubsidi ke wilayah Krayan dipersiapkan lebih awal…

Senin, 11 Januari 2021 10:49

Vaksin Sinovac Cukup Aman

SETELAH tibanya vaksin Sinovac di Kaltara beberapa hari lalu, kini…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers