MANAGED BY:
MINGGU
09 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL
Senin, 08 Juni 2020 11:42
Tatanan Baru Sekolah Dalam Menghadapi “New Normal”
Oleh Erlina Subekti, S.Pd, Guru Mata Pelajaran Biologi SMK Negeri 3 Tarakan

Dalam proses pembelajaran diperlukan pengaturan jam belajar, ruang kelas, waktu istirahat dan juga materi belajar. Pengaturan jam belajar siswa dikurangi waktunya, selebihnya belajar di rumah. Pengaturan kelas sebaiknya satu meja atau satu bangku hanya boleh diduduki satu siswa. Jarak antar meja minimal 1 meter sehingga dalam satu kelas rata-rata hanya berisi maksimal 15 siswa. Oleh karena itu, setiap kelas dibagi dalam 2 kelompok. Dalam 2 kelompok ini terbagi menjadi 2 shift yaitu shift pagi dan shift siang. Pada waktu istirahat pun harus dilakukan pengaturan yaitu siswa dilarang ke luar dari kelas, maka siswa diwajibkan membawa bekal sendiri dari rumah. Pada saat pemberian materi juga perlu pengaturan dari guru. Lebih baik jika materi pembelajaran terfokus pada kompetensi yang relevan.

Yang paling penting lagi adalah pembelajaran berorientasi pada empati dengan berbagai kegiatan yang menyenangkan dengan tetap memperhatikan physical distancing dengan tujuan mengembalikan semangat dan motivasi siswa.

Penanaman karakter siswa akan kesadaran pola hidup sehat juga perlu dilakukan oleh guru agar pelaksanaan New Normal berjalan dengan baik.

Hal ini sesuai dengan pendapat Pengamat Pendidikan Prof. Karwono menyatakan bahwa kegiatan belajar-mengajar di masa New Normal harus mampu dilakukan secara blanded learning yang artinya pembelajaran yang dilakukan merupakan penggabungan antara pembelajaran tatap muka dengan virtual. Jadi pembelajaran tidak full tatap muka, tetapi pada saat guru menjelaskan materi saja selebihnya siswa belajar di rumah secara daring maupun luring.

4.Prosedur pelaksanaan pembelajaran sesuai protokol kesehatan

Setiap warga sekolah yang memasuki lingkungan sekolah harus dicek suhu tubuhnya dengan thermometer dan diwajibkan menggunakan masker. Begitu juga dengan siswa sebelum masuk ke kelas masing-masing dilakukan pengecekan suhu tubuh oleh guru yang mengajar di jam pertama. Siswa diwajibkan juga mencuci tangan sebelum masuk kelas atau dengan pemberian handsanitizer. Pemberian salam dilakukan tanpa ada kontak fisik/bersentuhan. Pada saat istirahat siswa tidak diperbolehkan ke luar kelas sehingga siswa diwajibkan membawa bekal dari rumah. Pada saat istirahat siswa selalu menjaga jarak dengan sesama temannya di kelas. Setelah siswa selesai belajar maka dilakukan penyemprotan dengan disinfektan ke seluruh ruangan kelas yang digunakan.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Jumat, 18 September 2015 09:22

Bergaya Vintage dengan Baju Second-Hand

<p>Di Kota Tarakan, siapa yang tidak kenal &lsquo;Cakar&rsquo;? Hampir semua penduduk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers