MANAGED BY:
SELASA
14 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 03 Juni 2020 10:24
Masuk Malaysia Wajib Karantina Biaya Mandiri
ATURAN BARU: Sekarang jika ingin ke Malaysia, akan ada persyaratan yang harus dipenuhi. Setelah sampai di Malaysia, pelancong wajib menjalani karantina dengan biaya mandiri./RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO,

NUNUKAN - Sejumlah upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dilakukan pemerintah Malaysia. Salah satunya memberlakukan perintah kawalan pergerakan (PKP) atau lockdown (karantina wilayah). Sejak 1 Juni, pemerintah Malaysia memberlakukan kewajiban karantina untuk semua orang, baik warga negara Malaysia, maupun warga negara asing (WNA) yang datang dari luar Malaysia.

Kepala Konsulat Republik Indonesia (KRI) Tawau, Sulistijo Djati Ismojo mengatakan, pemerintah Malaysia menetapkan aturan baru terkait proses karantina dan mekanisme pembiayaannya. Ketentuannya, warga negara asing selama proses ketibaan di Malaysia, harus menjalani masa karantina selama 14 hari sejak kedatangan atau bahkan bisa lebih sesuai hasil pemeriksaan oleh pihak kesehatan setempat.

“Jadi karantinanya di hotel yang ditunjuk pemerintah Malaysia. Kemudian, biaya karantina sepenuhnya ditanggung sendiri oleh yang bersangkutan,” ujar Djati kepada kepwarta harian ini, Selasa (2/6).

Biaya yang dikeluarkan pun tidak tanggung-tanggung. Ya, setidaknya warga negara asing harus membayar biaya sebesar RM 150 atau sekitar Rp 500 ribu untuk sehari per orangnya. Nantinya yang bersangkutan harus menandatangani surat kesanggupan menjalani karantina yang formatnya sudah disiapkan pemerintah setempat.

Tak hanya itu, ada sejumlah persyaratan yang juga harus dipenuhi sebelum keberangkatan. Yang bersangkutan juga harus mengajukan permohonan ke pihak perwakilan resmi pemerintah Malaysia yang ada di wilayah negara masing-masing melalui email paling lambat 3 hari sebelum keberangkatan.

“Nantinya jika permohonan disetujui, pihak perwakilan pemerintah Malaysia akan menerbitkan surat kelulusan. Surat itu, harus selalu dibawa untuk ditunjukkan kepada petugas selama proses keberangkatan dan ketibaan,” beber Djati.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Selasa, 14 Juli 2020 10:54

Laura Bidik 4 Partai Lain di Parlemen

NUNUKAN- Calon incumbent Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Nunukan 2020 Hj.…

Selasa, 14 Juli 2020 10:42

KANGEN BANGET..!! Sudah Ngga Sabar, Pelajar Desak Belajar Tatap Muka

PELAJAR dari kawasan terdepan, terpencil dan tertinggal (3T) mendesak belajar…

Senin, 13 Juli 2020 09:43

Perkuat Sinergi dengan Bea Cukai Nunukan

NUNUKAN - Kamis (9/7), penguatan pengawasan lalulintas komoditas pertanian, baik…

Sabtu, 11 Juli 2020 11:25

Merugi, Pelni Hentikan Pelayaran ke Nunukan

NUNUKAN – Meski sempat dua kali mengangkut penumpang di masa…

Jumat, 10 Juli 2020 14:01

Speedboat Sea Raider Malaysia Nyelonong Masuk Wilayah Indonesia, TNI Bertindak..!! Ditarik ke Pos Angkatan Laut

NUNUKAN – Pelanggaran wilayah oleh petugas Malaysia yang menggunakan speedboat…

Jumat, 10 Juli 2020 13:58

Rapid Test Rp150 Ribu, Direktur RSUD Nunukan : Kami Tak Cari Untung

Di Nunukan, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nunukan mulai memberlakukan…

Selasa, 07 Juli 2020 12:29

Satgas Pamtas Sita Senpi dan Miras

NUNUKAN - Satuan Tugas Pengaman Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Batalyon…

Minggu, 05 Juli 2020 11:54

12 Calon Pengantin Terdeteksi Pengguna Narkoba

NUNUKAN – Setidaknya ada 12 orang calon pengantin (catin) yang…

Sabtu, 04 Juli 2020 11:12

Mabuk Lem, Remaja Kejar Polisi dengan Badik

NUNUKAN – Seorang remaja berinisial AN (22) diduga sedang mabuk…

Rabu, 01 Juli 2020 09:13

Pengendali di Lapas hingga Pemesan di Tana Tidung

NUNUKAN - Dalam sebulan terakhir, Satuan Reserse Narkoba (Satrekoba) Polres…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers