MANAGED BY:
JUMAT
18 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 02 Juni 2020 14:12
Tarif Speedboat Diusulkan Naik 100 Persen
ist

PROKAL.CO,

 MENINDAKLANJUTI berakhirnya pembatasan transportasi yang diatur Permenhub Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idulfitri Tahun 1441 Hijriah dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19, Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) akan melakukan pertemuan dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara dan instansi terkait membahas penyesuaian tarif speedboat pada Selasa (2/6) di Tanjung Selor.

Sekretaris Gapasdap Tarakan Mulyadi mengatakan, tanggal 8 Juni mendatang merupakan batas terakhir pemberlakuan pembatasan transportasi pada kapal laut sesuai dengan Permenhub Nomor 25 Tahun 2020. Artinya setelah itu transportasi khususnya speedboat akan beroperasi kembali dengan adanya penyesuaian prosedur tetap (protap) kesehatan.

“Jadi dalam protap kesehatan tersebut nantinya akan diberlakukan pembatasan jumlah penumpang yang akan naik ke atas speedboat yakni 50 persen, mengapa hanya 50 persen karena adanya penerapan protap kesehatan untuk tetap menjaga jarak,” bebernya, Senin (1/6).

Adanya protap kesehatan yang mengharuskan 50 persen saja penumpang yang bisa diangkut menggunakan speedboat tentu menimbulkan permasalahan pada tarif. Jika hanya 50 persen dinilai tidak dapat menutup biaya operasional speedboat setiap kali berangkat membawa penumpang.

“Bila hanya 50 persen saja penumpang yang boleh naik, tentu tidak bakal menutup biaya operasional kami setiap berangkat, sehingga besok kami akan melakukan pertemuan dengan Dishub Kaltara dan instansi terkait untuk membahas berkaitan dengan penyesuaian tarif,” nilainya.

Perlu ada penyesuaian tarif dengan menaikkan tarif hingga 100 persen untuk dapat menutup biaya operasional setiap kali berangkat. “Hitung saja begini Tarakan-Tanjung Selor itu tarifnya Rp 110 ribu, adanya pembatasan jumlah penumpang yang diperbolehkan naik hanya 50 persen, tentu tidak menutup biaya operasional, karena ada 50 persen penumpang yang tidak boleh naik, artinya perlu ada kenaikan tarif 100 persen agar bisa menutup biaya operasional menjadi Rp 220 ribu. Namun ini baru penghitungan kami saja, kita lihat saja hasil pertemuannya besok (hari ini) bagaimana,” ujarnya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Rabu, 16 September 2020 11:06

Anggota Berpolitik, MUI: Silakan Mundur

TARAKAN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menempuh sikap tegas guna…

Rabu, 16 September 2020 11:03

GTM dan Gusher Plaza Dilelang?

TARAKAN - Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Tarakan…

Rabu, 16 September 2020 10:26

BKD Tegaskan ASN Berpolitik Berpotensi Menimbulkan Pemecatan

TARAKAN - Sesuai Aparatur Sipil negara (ASN) yakni PP 53…

Rabu, 16 September 2020 10:24

Hingga September, Kasus Kebakaran Menurun

TARAKAN – Angka kasus kebakaran sampai dengan pertengahan September ini…

Selasa, 15 September 2020 10:55

Buron Sejak Mei, Perampok Tambak Akhirnya Terciduk

TARAKAN – Sempat menjadi buronan pihak kepolisian sejak Mei lalu,…

Selasa, 15 September 2020 10:53

Warga Binaan yang Kabur Ketahuan Mencuri

TARAKAN – Meski sempat dikabarkan melarikan diri, seorang warga binaan…

Selasa, 15 September 2020 10:47

Arab Saudi Menyambut Jemaah Umrah

TARAKAN - Kementerian Agama (Kemenag) dan pemerintah Arab Saudi saat…

Selasa, 15 September 2020 10:35

Ekspor Kepiting Kaltara ke Malaysia Meningkat

TARAKAN - Semenjak dibukanya kembali kegiatan ekspor dan impor ke…

Selasa, 15 September 2020 10:02

KPU Sinkronkan Data Pemilih

TARAKAN - Semakin dekatnya pelaksanaan Pilkada 2020, membuat KPU semakin…

Senin, 14 September 2020 14:36

Amankan Pilkada, Kodim Siapkan Seluruh Personel

MALINAU – Pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak Tahun 2020…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers