MANAGED BY:
SABTU
11 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL
Jumat, 29 Mei 2020 10:52
Lanjutkan Tracking, Berharap Tidak Ada Klaster Baru
RAPID TEST: Salah seorang warga Malinau saat melakukan rapid test di Pasar Desa Malinau Kota, Kamis (28/5)./AGUSSALAM SANIP/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO,

MALINAU – Rapid test kembali dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Disease (Covid-19) Malinau dengan Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Malinau.

Terkait pelaksanaan rapid test kali ini, Kadinkes-PPKB Kabupaten Malinau dr. John Felix Rundpadang, M.Ph mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan upaya pihaknya melanjutkan untuk men-tracking klaster-klaster lain di luar klaster yang sudah ditemukan di Malinau.

“Kita tentu berharap bahwa kita tidak menemukan klaster baru, tetapi prinsip yang kita lakukan adalah kita tes dan setelah kita tes ada kecenderungan untuk dilanjutkan seperti halnya hari ini ada hasil yang reaktif 10 orang, maka itu akan kita persiapkan untuk dilakukan swab,” ujar dr. John Felix Rundupadang usai pelaksanaan rapid test di Pasar Desa Malinau Kota dan Kuliner Pelangi, Kamis (28/5).

Dikatakan Kadinkes–PPKB, swab akan pihaknya lakukan jika tidak ada halangan dalam minggu depan dan nanti dari hasil swab itu menunjukkan mereka betul-betul tertular atau tidak. Pihaknya juga akan kembali mem-follow up dengan melakukan rapid test kembali di Pasar Induk pada Jumat (29/5). Ia berharap hasilnya nanti semua negatif.

“Kita juga berharap bahwa hasil swab mereka-mereka yang dinyatakan reaktif hari ini (di Pasar Desa Malinau Kota dan Kuliner Pelangi) juga semoga negatif, sehingga kita yakini bahwa tidak ada klaster-klaster baru yang muncul di Malinau berkaitan dengan upaya kita pencegahan dan penanganan Covid-19,” harapnya.

Sementara itu, untuk penanganan hasil reaktif rapid test terbaru, pihaknya akan melakukan isolasi. Isolasi mandiri di rumah juga dimungkinkan apabila memenuhi syarat dan ketentuan berdasarkan protokol kesehatan. Tapi kalau tidak, tegas dr. John, maka mereka akan diarahkan untuk di karantina di SMP 1 Malinau Kota.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Jumat, 18 September 2015 15:00

BMKG Nunukan: Ini Kabut Asap yang Terparah

<p>NUNUKAN &ndash; Berdasarkan Badan Metrologi Klimatologi dan Giofisika (BMKG) Nunukan mencatat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers