MANAGED BY:
SELASA
07 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 29 Mei 2020 10:38
Masa Pandemi, Nihil PAD di Sektor Objek Wisata
NIHIL PAD: Objek wisata di Pantai Cemara tampak sepi pengunjung setelah ditutup sementara selama masa pandemi Covid-19. PADA di sektor ini pun nihil./RACHMAD RHOMADHANI/RADAR KALTARA

PROKAL.CO,

TANJUNG SELOR – Jika selama ini sektor objek wisata diandalkan menjadi salah satu penyumbang pendapatan asli daerah (PAD), tapi sejak masa pandemi Covid-19 ini sektor tersebut dipastikan nihil pendapatan.

Objek wisata di Pantai Cemara, Desa Mangkupadi, Kecamatan Tanjung Palas Timur salah satunya. Diketahui, sejak adanya instruksi pemerintah setempat untuk menutup objek wisata, maka pendapatan di sektor itu pun sama sekali tidak ada.

Pj Kades Mangkupadi, Sariadi mengatakan, biasanya objek wisata di Pantai Cemara itu mampu menghasilkan PAD hingga jutaan rupiah selama ini. Namun, saat ini semuanya sirna lantaran adanya instruksi penutupan selama pandemi.

“Kami tentu mengikuti apa yang menjadi instruksi pemerintah di tingkat kabupaten. Ya, jika memang dilakukan penutupan. Maka, penutupan itu pun kami laksanakan selama ini,” ungkapnya kepada Radar Kaltara.

Lanjutnya, dengan penutupan objek wisata ini tak ditampik membuat suasana di Desa Mangkupadi pemandangannya berubah 360 derajat. Sebab, biasanya di akhir pekan ataupun hari libur secara nasional sangat ramai. Tetapi, saat ini pemandangan itu sudah tak pernah dilihatnya kembali.

“Penutupan akses ke objek wisata Pantai Cemara ini sudah lama. Jelasnya, setelah adanya wabah itu masuk ke wilayah Kabupaten Bulungan,” ujarnya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 10:17

Lagi, Warga Belakang BRI Diciduk

<p><strong>&nbsp;TARAKAN &ndash;</strong> Beberapa kali lolos dari incaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers