MANAGED BY:
SELASA
07 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL
Kamis, 28 Mei 2020 14:40
Rasda Beredar Sampai ke Luar Daerah

Bupati Yakin Malinau Bisa Menghidupkan Diri Sendiri

PRODUK LOKAL: Selain parsel, Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si juga memberikan Rasda kepada petugas kebersihan, pertamanan dan pemakaman Kabupaten Malinau sebagai tali asih merayakan Hari Raya IdulFitri 1441 Hijriah, (20/5) lalu./Agussalam Sanip/Radar Tarakan

PROKAL.CO,

MALINAU – Ada pemandangan menarik saat pembagian parsel untuk para petugas kebersihan, pertamanan dan pemakaman Kabupaten Malinau. Tahun ini, selain dapat parsel, mereka juga dapat sekarung beras daerah (Rasda) seberat 5 kilogram (kg).

Usai penyerahan yang dilaksanakan (20/5), kepada Radar Tarakan, Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si mengatakan bahwa dengan adanya Rasda beredar dan dikonsumsi masyarakat, itu merupakan bukti masyarakat Malinau mampu menghidupkan kabupatennya melalui pertanian. “Saya kira begini, dari awal kita sudah mengatakan bahwa Malinau itu sebenarnya bisa menghidupkan dirinya sendiri. Tinggal kita mengubah pola perilaku masyarakat yang selama ini, yang pertama memiliki ketergantungan, yang kedua tidak berusaha untuk memanfaatkan potensi yang ada,” ujar Bupati Malinau di halaman Guest House Bupati Malinau.

Sekarang, kata Bupati, Malinau sudah bisa membuktikan bahwa mampu memproduksi beras untuk dikonsumsi masyarakat Malinau. Juga tidak hanya untuk konsumsi, tapi bisa menjadikan sumber pendapatan, karena sudah berproduksi dan bisa menyuplai untuk kebutuhan masyarakat lainnya hingga ke luar daerah. “Kalau hari ini katakan hitungan saya sudah hampir 10 ton kita bagi (Rasda),” ungkapnya.

Dengan jumlah 10 ton itu, lanjutnya, kalau dihitung nominal uangnya dengan harga Rp 13 ribu per kilogram, bisa mencapai ratusan juta. Uang ratusan juta itu tentu sangat berdampak di tengah-tengah rakyat. “Itu berdampak sosial, berdampak ekonomi dan sebagainya. Artinya potensi pengembangan sektor beras ini bukan sekadar memenuhi kebutuhan saja, tapi bisa membangun kekuatan masyarakat secara menyeluruh,” kata Bupati yang mengusung program Gerakan Desa Membangun (Gerdema) dengan tiga program unggulannya RT Bersih, Rasda dan Wajib Belajar 16 Tahun ini.

“Kita tidak tergantung, kita tidak repot lagi. Apapun situasi nasional, apapun situasi dunia kita tidak terganggu. Kenapa, lumbungnya ada di kita. Kalau lumbung kosong, masih ada petaninya,” sambungnya.

Itulah yang menjadi pemikiran pihaknya dulu, sehingga punya keyakinan bahwa kalau rakyat Malinau sadar bahwa dia bisa menghidupi diri sendiri, maka kekuatan itu tercipta di Malinau. “Terbukti hari ini. Jadi Rasda ini pun juga beredar ke Tarakan, KTT (Kabupaten Tana Tidung) dan sebagainya. Mereka juga membeli di sini,” tutur pemilik nama lengkap Yansen Tipa Padan (YTP) ini.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Jumat, 18 September 2015 15:00

BMKG Nunukan: Ini Kabut Asap yang Terparah

<p>NUNUKAN &ndash; Berdasarkan Badan Metrologi Klimatologi dan Giofisika (BMKG) Nunukan mencatat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers