MANAGED BY:
SELASA
07 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Kamis, 28 Mei 2020 14:27
Rapid Test Satu Keluarga Reaktif

Masyarakat Tetap Diminta Ikuti Protokol Kesehatan

CONTACT TRACING: Satu keluarga reaktif rapid test dari hasil tracing pasien 41. Tampak saat petugas melakukan pemeriksaan rapid test di Pasar Induk, Tanjung Selor beberapa waktu lalu./PIJAI PASARIJA/RADAR KALTARA

PROKAL.CO,

TANJUNG SELOR – Satu keluarga di Kelurahan Tanjung Selor Hulu, Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan reaktif tes cepat atau rapid test.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulungan, H. Imam Sujono menyampaikan, satu keluarga ini merupakan keluarga almarhumah pasien 041 dengan inisial H (39) yang terkonfirmasi positif CoronaVirus Disease (Covid-19), Selasa (26/5). “Satu keluarga ini sudah dikarantina sejak lama,” kata Imam kepada awak media ini

Hingga saat ini atau penelusuran kontak atau contact tracing masih terus dilakukan. Keluarga yang dikarantina yakni suami dan dua orang anak serta orang tua almarhumah. “Swab sudah dikirim. Sekarang ini tinggal menunggu hasil swab keluar saja,” ujarnya.

Sementara itu, untuk hasil tracing pasien 040 degan insial IG (52) warga Desa Keriting, Kecamatan Sekatak, Kabupaten Bulungan ditemukan empat orang yang kontak erat dengan pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19, Sabtu (23/5). “Ada beberapa orang yang kami rapid test. Hasilnya, ada empat orang yang reaktif,” ungkapnya.

Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Bulungan, dr. Heriyadi Suranta menjelaskan, jika rapid test menunjukan hasil reaktif berarti sudah terpapar virus sindrom pernapasan akut berat 2 (SARS-CoV-2), karena rapid test ini merupakan metode untuk memeriksa dan mendeteksi keberadaan antibodi Immunoglobulin M (IgM) dan Immunoglobulin G (IgG) untuk Covid-19. “Tetapi untuk memastikan tetap harus melalui uji swab,” bebernya.

Namun demikian, ada sebagian orang walaupun hasil rapid test reaktif namun hasil swab negatif. Itu artinya virus sudah tidak ada lagi di dalam tubuh. “Kalau dari sisi kesehatan seperti itu,” kata Heriyadi.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 10:17

Lagi, Warga Belakang BRI Diciduk

<p><strong>&nbsp;TARAKAN &ndash;</strong> Beberapa kali lolos dari incaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers