MANAGED BY:
SELASA
14 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 27 Mei 2020 14:31
Pasca Lebaran, Pedagang Pasar Masih Tutup Lapak
AKTIVITAS MASIH SEPI: Aktivitas jual beli di Pasar Imabyud Taka terlihat masih sepi. Pedagang masih banyak yang belum membuka lapaknya./RIKO/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO,

TANA TIDUNG – Memasuki hari ketiga Lebaran, Selasa (26/5) transaksi jual beli di Pasar Induk Imbayud Taka Kabupaten Tana Tidung (KTT) masih tampak sepi. Sejumlah kios sembako masih tutup. Begitu juga aktivitas bongkar muat barang.

Dikayakan Ijum (49), salah seorang pedagang, transaksi jual beli di sejumlah pasar tradisional belum normal. Itu lantaran sebagian pedagang masih menikmati momen IdulFitri bersama keluarga. “Kios mereka tutup, begitu juga kiriman barang sepi, aktivitas bongkar muat juga masih sepi,” kata Ijum kepada Radar Tarakan.

Menurutnya, Rabu (27/5) pun sepertinya masih banyak pedagang yang belum berdagang mengingat saat ini juga pedagang takut akan virus Covid-19. “Pembelinya pun tergolong sedikit dibanding sebelum Lebaran,” katanya.

Selain karena masih dalam suasana Lebaran, sepinya aktivitas pasar juga disebabkan pasokan barang yang belum stabil. “Biasanya H+7 Lebaran pasokan barang-barang baru masuk semua. Tapi mungkin besok sudah ada beberapa yang mulai datang, seperti bawang dan yang lainnya. Meski Covid-19, logistik seperti barang masih bisa masuk ke KTT,” jelas Ijum.

Salah seorang pedagang lainnya, Timang (33) menyebutkan belum lancarnya pasokan barang karena masih dalam suasana Lebaran. Beberapa jenis sayuran dipasok dari luar daerah, untuk memenuhi permintaan pelanggannya. “Suasana pasar akan kembali normal 10 hari setelah masa Lebaran. Karena para pedagang selain warga setempat, juga pada umumnya warga perantau dari berbagai daerah lain di sekitar Kalimantan Utara. Sehingga masih memilih bersilaturahmi dengan kerabatnya dan akan kembali membuka usahanya beberapa hari setelah Lebaran,” urai Timang.

Di tempat yang sama, Rina (39) seorang ibu yang saat itu sedang berbelanja mengeluhkan sepinya pedagang, mengakibatkan tidak banyak pilihan barang belanjaan. Rina merasa kesulitan mencari bahan yang akan dipakainya memasak untuk keperluan sehari-hari. Ia berharap agar pedagang segera kembali berjualan pekan ini. “Susah mau cari bahan makanan, soalnya banyak toko dan kios yang masih tutup,” keluhnya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Selasa, 28 Januari 2020 15:07

Jelang Pilkada, Minta Poskamling Diaktifkan

TANA TIDUNG - Menjaga keamanan menjelang pemilihan kepala daerah (pilkada), Pemerintah…

Selasa, 28 Januari 2020 15:05

Imbau Anak Tak Cukup Umur Tak Bawa Motor

TANA TIDUNG - Kapolsek Sesayap Iptu Su’udi mengimbau para orang…

Senin, 27 Januari 2020 15:26

680 Sertifikat Dibagikan ke Warga

TANA TIDUNG - Masyarakat Tana Tidung  bergembira. Sebabnya, Bupati Kabupaten…

Senin, 27 Januari 2020 15:08

Dikira Penculik Anak, Ternyata Penjual Minyak Urut

TANA TIDUNG - Viralnya berita penculikan anak yang beredar di…

Kamis, 23 Januari 2020 14:13

Jalan Tembus Bebatu-Seputuk Dikeluhkan

TANA TIDUNG - Jalan tembus Desa Bebatu- Seputuk yang dibangun…

Kamis, 23 Januari 2020 14:08

Galang Dana untuk Korban Kebakaran Tarakan

TANA TIDUNG – Musibah kebakaran yang menghanguskan ratusan rumah dan…

Rabu, 22 Januari 2020 13:54

Olah TKP di Seputar Dapur, Petugas Ambil Sampel di Rumah Nur

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Tarakan memperbarui data korban kebakaran di empat…

Senin, 20 Januari 2020 13:36

Cuaca Ekstrem, Waspada Pohon Tumbang

TANA TIDUNG - Cuaca ekstrem, membuat sebagian pemilik rumah khawatir…

Kamis, 16 Januari 2020 14:36

Undunsyah Istikamah di Jalur Parpol

TARAKAN – Dikait-kaitkan akan berpasangan dengan H. Abdul Hafid Ahmad…

Selasa, 14 Januari 2020 10:21

Dua Bangunan Warga Ludes

TANA TIDUNG – Si jago merah kembali menghanguskan satu rumah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers