MANAGED BY:
SELASA
14 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 27 Mei 2020 14:13
Waspada! Tinggi Gelombang 1,5 Meter dan Hujan Lebat

BPBD: Petugas Akan Siaga 1x24 Jam

PREDIKSI BMKG: BMKG Kelas III Tanjung Harapan memprediksi dua hari ke depan tinggi gelombang mencapai 0,5-1,5 meter dan hujan lebat di waktu malam hingga dini hari./RACHMAD RHOMADHANI/RADAR KALTARA

PROKAL.CO,

TANJUNG SELOR – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas III Tanjung Harapan, memprediksi selama dua hari ke depan tinggi gelombang di wilayah perairan Kalimantan Utara (Kaltara) mencapai 0,5–1,5 meter. Tak hanya itu, pun disertai terjadinya hujan lebat pada malam hingga dini hari.

Prediksi ini khususnya di wilayah Malinau, Sesayap, Pujungan, Kayan Hilir, Lumbis, Sembakung Atulia, Sei Menggaris, Tana Lia, Nunukan, Bunyu dan Tarakan. Demikian keterangan singkat Kepala BMKG Kelas III Tanjung Harapan, Mumammad Sulam Khilmi melalui Forecaster BMKG, Sylvi Yulianti.

Sementara, mengantisipasi terjadinya sesuatu hal yang tak diinginkan bersama pasca adanya prediksi BMKG, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) memastikan akan siap siaga 1x24 jam dalam memberikan suatu pertolongan. Hal ini pun sebagaimana amanat secara langsung Gubernur Kaltara, Dr. H. Irianto Lambrie.

Kepala BPBD Kaltara, Andi Santiaji mengatakan, antisipasi pertolongan yang dilakukan yakni dengan terus menjalin komunikasi setiap perkembangan yang ada. Mengingat prediksi cuaca dengan intensitas hujan lebat, tentunya cukup banyak yang harus diantisipasi salah satunya potensi banjir.

“Kami pun sebelumnya ada membentuk desa dan kelurahan siaga. Jadi, dari situ penanganan atau pertolongan pertama dapat diterjunkan lebih awal,” ungkapnya saat diwawancara awak media Radar Kaltara, Selasa (26/5).

Lanjutnya, musibah bencana alam memang patut menjadi atensi. Meskipun, saat ini di tengah pandemi Covid-19. Namun, hal yang berkaitan dengan potensi tersebut harus tetap untuk dipikirkan. “Tak hanya soal banjir. Melainkan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pun menjadi atensi kami. Ya, karena sebelumnya potensi itu sudah cukup sering terlihat di lapangan,” ujarnya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 10:17

Lagi, Warga Belakang BRI Diciduk

<p><strong>&nbsp;TARAKAN &ndash;</strong> Beberapa kali lolos dari incaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers