MANAGED BY:
SELASA
14 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 26 Mei 2020 09:30
H+2 Lebaran, Pasar Gusher Masih Sepi Pengunjung
SEPI: Pada perayaan Hari Raya IdulFitri yang memasuki hari kedua kemarin (25/5), aktivitas jual beli di komplek Pasar Gusher masih terlihat sepi./AGUNG/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO,

TARAKAN -Bulan Ramadan memang menjadi momen di mana pasar menjadi salah satu tempat yang paling ramai dikunjungi masyarakat. Terlebih ketika mempersiapkan kebutuhan mendekati perayaan IdulFitri. Meski dalam masa pandemi Coronavirus disease (Covid-19) dan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Tarakan, banyak masyarakat yang tidak lagi mengedepankan aturan pemerintah dengan melakukan kerumunan di pasar.

Namun dari pantauan Radar Tarakan siang (25/5) kemarin, Pasar Gusher yang biasanya paling padat pembeli terlihat lengang. Pada H+2 Lebaran tidak lagi terlihat kerumunan massa. Selain itu, terlihat dari depan pasar, salah satu gerbang utamanya masih dilakukan penutupan oleh pengelola pasar.

Halima, salah satu pedagang ayam masih berjualan di pasar tersebut membenarkan pada hari dimana perayaan IdulFitri, pengunjung pasar kembali sepi. Namun ia meyakini, beberapa hari usai Lebaran, aktivitas pasar akan kembali seperti sedia kala. “Jumlah pengunjung sudah mulai berkurang drastis, bahkan hanya terlihat beberapa masyarakat yang memang datang hanya mencari beberapa kebutuhan dapur seperti ayam, sayur dan ikan,” aku Halimah.

“Dengan adanya pandemi sekarang ini, dipastikan usai hari raya keadaan pasar akan kembali sepi. Bahkan harga ayam yang sempat mencapai Rp 40 ribu bisa saja kembali turun dengan kurangnya pengunjung. Apalagi dengan adanya peraturan pemerintah yang masih memperpanjang PSBB,” ujarnya lagi.

Hal senada juga dikatakan Nasir, oleh salah satu penjual pakaian, yang sudah membuka tokonya pada H+2 Lebaran. Ia juga merasa bahwa saat ini terlihat pengunjung pasar sangat sepi, bahkan masyarakat yang masuk hanya melakukan pembelian di daerah pasar ikan.

“Biasanya kalau tahun sebelumnya, kalau toko sudah buka siang usai Lebaran seperti ini, biasanya masih ada sebagian pengunjung yang berdatangan, tetapi saat ini belum ada terlihat. Kebanyakan toko lebih memilih tutup untuk beberapa hari ke depan karena memang diprediksikan kurangnya pengunjung dengan adanya pandemi saat ini,” akunya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Selasa, 14 Juli 2020 10:56

Stok Gula di Bulog Dipastikan Aman

Tarakan-  Stok gula pasir atau gula putih yang ada di…

Selasa, 14 Juli 2020 10:51

Dikira Hilang 3 Hari, Ternyata Memancing

TARAKAN - Sempat dinyatakan hilang oleh keluarga selama 3 hari,…

Selasa, 14 Juli 2020 10:46

Klinik Bisa Layani Rapid Test Mandiri

TARAKAN – Sesuai instruksi Walikota Tarakan dr. Khairul, M.Kes, seluruh…

Selasa, 14 Juli 2020 10:44

Kasus di Kaltara Terbagi 6 Klaster

KASUS konfirmasi positif virus corona atau Covid-19 di Kalimantan Utara…

Senin, 13 Juli 2020 11:53

20 Sample Negatif, Positif Bertambah 1 Nakes

TARAKAN - Gugus Tugas Covid-19 Tarakan merilis tambahan pasien terkonfirmasi…

Senin, 13 Juli 2020 09:41

Dalam Hal Penyaluran Bansos, Bawaslu Ingatkan Kepala Daerah

TARAKAN - Melakukan kunjungan kerja di Kota Tarakan dalam memantau…

Senin, 13 Juli 2020 09:40

Udin Calon Penantang Irianto

TARAKAN - Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) H. Udin Hianggio…

Senin, 13 Juli 2020 09:38

Diguyur Hujan, Jalan Utama di Kota Ini Banjir Lagi

TARAKAN - Akibat hujan yang mengguyur Kota Tarakan sejak sekita…

Senin, 13 Juli 2020 09:36

PDIP ke Hanura atau Gerindra?

PARTAI Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tengah…

Minggu, 12 Juli 2020 16:52

BREAKING NEWS! Resmi, SK Pilgub Golkar ke Irianto-Irwan

TARAKAN - Partai Golongan Karya (Golkar) akhirnya telah melabuhkan hatinya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers