MANAGED BY:
SABTU
11 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 26 Mei 2020 09:16
Hasil Lab, 392 Sampel Negatif
MENGUJI SECARA ACAK: Petugas kesehatan melakukan rapid test di Pasar Induk, Tanjung Selor untuk membuktikan penyebaran transmisi lokal di Bulungan pekan lalu./PIJAI PASARIJA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO,

SEJAUH ini, sudah ada 556 sampel dari Kalimantan Utara (Kaltara) yang hasil analisanya telah keluar dari 4 laboratorium kesehatan, yakni BBLK Surabaya, BBTKLPP Jakarta, Balitbangkes Jakarta, dan Lab TCM RSUD Tarakan.

Dari total hasil laboratorium yang sudah keluar sejak awal pandemi Covid-19 masuk ke provinsi termuda Indonesia ini, 392 sampel di antaranya dinyatakan negatif. Sementara 164 dinyatakan terkonfirmasi positif.

“Dari 392 sampel yang dinyatakan negatif ini, paling banyak di Tarakan dengan jumlah 164 sampel, dan yang paling sedikit Nunukan dengan jumlah 38 sampel (selengkapnya di grafis),” ujarnya kepada Radar Tarakan saat dikonfirmasi, Senin (25/5).

Dijelaskan, 392 sampel yang hasil analisanya dinyatakan negatif ini di luar dari follow up (tindak lanjut) sampel kasus konfirmasi positif yang ada. Sejauh ini, yang hasil follow up dinyatakan negatif atau sudah sembuh dari paparan Covid-19 ada 60 orang.

“Total sampel ini diambil dari pasien dalam pengawasan (PDP), orang dalam pemantauan (ODP) dan orang tanpa gejala (OTG),” katanya.

Selain itu, pihaknya juga baru menerima tambahan hasil follow up yang dinyatakan sembuh seorang di Tarakan dengan inisial HDT (24). Satu pasien yang baru sembuh itu berasal dari Klaster Jemaah Eks Ijtima Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 10:17

Lagi, Warga Belakang BRI Diciduk

<p><strong>&nbsp;TARAKAN &ndash;</strong> Beberapa kali lolos dari incaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers