MANAGED BY:
SABTU
06 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 22 Mei 2020 13:57
Sejak H-3 IdulFitri Pengawasan PSBB Diperketat
RAMAI PENGUNJUNG: Pusat perbelanjaan yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman yaitu kompleks THM tetap dipadati pengunjung sejak sore hingga malam hari, meski kebijakan PSBB masih diberlakukan./IFRANSYAH/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Semakin mendekati perayaan Hari Raya IdulFitri 1 Syawal 1441 Hijriah, Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan telah memperketat pengawasan di setiap pusat perbelanjaan. Hal itu tidak terlepas dari semakin padatnya masyarakat yang menjalankan aktivitas di tengah kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Saat dikonfirmasi, Wali Kota Tarakan dr Khairul M.Kes menuturkan, melihat mobilisasi masyarakat yang semakin besar, ia mengimbau agar pelaku usaha maupun warga yang berbelanja tetap menaati protokol pencegahan Covid-19 dari pemerintah. Ia menegaskan, sejauh ini pemerintah belum melakukan kebijakan pelonggaran dalam pelaksanaan PSBB.

“Kami tidak pernah mengatakan ada pelonggaran PSBB buktinya sampai saat ini sekolah masih libur, dan aturan jam buka usaha masih dijalankan. Jadi pengelola usaha harus tetap melakukan physical distancing maupun social distancing. Minimal jarak 1 meter setiap orang. Terutama di kasir, maupun pada saat belanja di tempat lain,” ujarnya.

Wali Kota menjelaskan, pelaku usaha bisa mendapatkan sanksi jika tidak mengikuti aturan PSBB sesuai surat edaran (SE) Wali Kota Tarakan. Lanjutnya, sanksi tersebut bisa berupa pencabutan izin usaha jika ditemukan adanya pelaku usaha yang sudah diperingatkan secara berulang-ulang. “Petugas sudah menegur secara persuasif seperti teguran lisan. Tapi kalau sampai berulang ulang bisa dilakukan pengangkutan fasilitas usaha atau pencabutan izin operasi,” tegasnya.

Lanjutnya sejauh ini pihaknya sudah beberapa kali melakukan tindakan tegas bagi pelaku usaha yang keras kepala. Karena menurutnya, 2 kali peringatan yang diberikan seharusnya sudah cukup membuat pelaku usaha mengerti. “Sudah ada kan yang disanksi. Kalau ke satu dan dua teguran belum dengar, peringatan ketiga kami pasangkan police line, ditutup. Kalau dia masih melanggar diangkat barangnya, begitu saja. Dan kalau dia masih ngotot lagi, kami akan cabut izinya. Itu kan sudah disepakati sebelumnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, mantan kepala Dinas Kesehatan tersebut meminta masyarakat agar bisa menahan diri dulu sebelum pelaksanaan PSBB selesai. Karena menurutnya, semakin taat masyarakat menjalankan protocol kesehatan, maka semakin cepat berakhirnya pandemi Covid-19. “Nanti jualannya IdulAdha sajalah. Kan nanti ada Lebaran lagi, masih ada Natal dan Tahun baru. Kita minta masyarakat bersabar, untuk menunda,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (KaSatpol-PP) Hanip Matiksan mengatakan pihaknya akan lebih intens dalam melakukan pengawasan khususnya pada pusat perbelanjaan. Mengingat sejauh ini, pusat perbelanjaan mengalami peningkatan pengunjung cukup pesat. “Kalau sebelumnya kami fokus pada kafe, tempat makan dan rumah ibadah, saat ini kami juga fokus pada pusat perbelanjaan. Karena semakin dekatnya Lebaran semakin banyak masyarakat yang berbelanja. Itu tentu menimbulkan potensi penularan di sana,” tuturnya Hanip.

Meski demikian, ia menilai sejauh ini pusat perbelanjaan masih mengikuti jadwal buka yang ditentukan. Sayangnya, masih terlihat banyaknya masyarakat yang tidak menjaga jarak dalam berbelanja. Sehingga hal itulah yang membuat Satpol-PP harus bersikap tegas. “Memang toko ini sudah tutup sesuai jadwal, cuma dalam aktivitas belanja masih banyak yang melanggar. Jadi kami juga berkoordinasi kepada sekuriti agar memisahkan jika adanya pembeli yang jaraknya terlalu dekat,” pungkasnya. (*/zac/fly)

 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 06 Juni 2020 10:11

DUH..!! Tenaga Kesehatan di Tarakan Terkonfirmasi Covid-19

KABAR menyedihkan kembali disampaikan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tarakan.…

Sabtu, 06 Juni 2020 09:18

Perkantoran Sudah, Menyusul Pelonggaran Toko dan Pasar

TARAKAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan akhirnya merilis tahapan pelonggaran…

Jumat, 05 Juni 2020 14:49

Tiga Terdakwa Sabu 2 Kg Divonis 18 Tahun Penjara

  TARAKAN – Tiga terdakwa perkara sabu 2 kg yaitu…

Jumat, 05 Juni 2020 13:35

BREAKING NEWS! Seorang Nakes Positif Covid 19

TARAKAN - Gugus Tugas Covid-19 Tarakan kembali menyampaikan kabar terkait…

Jumat, 05 Juni 2020 13:30

Tenggelam, Ditemukan dengan Cara Dijaring

TARAKAN – Salah seorang warga Pantai Amal, Tarakan Timur pada…

Jumat, 05 Juni 2020 13:26

Tak Diperkenankan Imam/Khotib di Luar Lingkungan

TARAKAN - Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Tarakan memastikan seluruh…

Jumat, 05 Juni 2020 13:24

Penyesuaian Tarif Menunggu Usulan

 TARAKAN - Belum ada angka pasti penyesuain tarif yang akan…

Jumat, 05 Juni 2020 13:21

Biaya Mahal, Dilema Pengusaha

 SEBAGIAN pengusaha di Kalimantan Utara (Kaltara), khususnya Tarakan menyambut baik…

Jumat, 05 Juni 2020 11:59

Polri Siap Kawal New Normal, Kapolda : Masyarakat Harus Bisa Disiplin

TARAKAN- Kapolda Kaltara Irjen Pol Indrajit kembali menegaskan TNI-Polri siap…

Jumat, 05 Juni 2020 11:57

Transportasi Laut Dibuka 8 Juni, Wali Kota Maunya Kurangi Penumpukan di Pelabuhan

TARAKAN- Wali Kota Tarakan dr. Khairul, M.Kes, mengharapkan, semua masyarakat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers